
Kisah๐Cinta
2 Bersaudara
Part 46
Alhamdulillah.." ucap pa penghulu sambil mebacakan doa.
Ok..tolong mempelai wanitanya dipanggjl untuk proses selanjutnya.." kata pak penghulu lagi.
Iya..tunggu bentarya pa.." biyar saya panggil dulu.." jawab mm eri. Mm eri kemudian berjalan menuju kamar lesti.
Namun betapa terkejutnya mm eri, saat dia mendapati kamar lesti kosong tak berpenghuni.
Astaga..!! Lestii.." lesti.." na.." jangan bercanda dong sayang.." ini ngga lucu.." kelu mm eri sambil mencari keberadaan lesti disetiap sudut kamarnya.
Kepanikan mm eri bertamba saat dia menyadari kalau putrinya suda kabur dari ruma.
Dengan mencoba tenang, mm eri menelfon fildan dan frans untuk kekamar lesti.
Riski yg sejak tadi menunggu kehadiran mm eri membawa lesti. akhirnya merasa curiga, karna lesti dan mmnya tak kunjung datang.
Om.." iki bole ngga jemput lesti dikamarnya..? Pinta riski pada pp beni.
Pp..sayang.." sekarangtu dia uda jadi aya kamu.." kata pp ramzi dari belakang.
Iya..tentu aja boledong sayang.." sakarangkan lesti uda sah jadi istri kamu.." kata pp beni sambil mempersilakan riski kekamar lesti.
Riski mengatur nafasnya dengan tenang saat suda berada didepan pintu kamar lesti. karna' grogi saat mengucapkan ijab kabul tadi belum juga hilang dari diri riski.
Namun raut waja riski beruba menjadi panik saat mendengar ucapan mm eri fildan dan frans dari dalam kamar lesti kalau lesti kabur dari ruma..!
Brukkk...!!
Apa tadi ma.." iki ngga sala dengarkan? Lesti kaburrr..? Tanya riski dengan raut waja panik sambil mendobrak pintu kamar lesti.
Mm eri, fildan dan frans hanya bisa menatap riski dengan tatapan penu penyesalan.
Maafin mm ki" mm ngga bisa jagain lesti buat kamu.." kata mm eri dengan penyesalan.
Astaga les.." lo kemanasi..? Kata riski dengan frustasi.
Riski tak mau lama2 stres karna kepergian lesti. Dalam fikiramnya saat ini adala dia harus menemukan lesti secepat mungkin.
Riskipun segera menelfon rido dan menyurunya segera kekamar lesti.
Halo.. Do.." kekamar lesti skarang juga.." ajak irwan sama yg lainnya jugaya.." kata riski sambil memutuskan sambungan telfonnya tampa memberikan kesempatan rido untuk bicara.
Ada apa bang..? Tanya rido yg suda berada dikamar lesti bersama teman-temannya.
Lesti kabur.." jawab riski dengan suara yg lema.
Apaaa..!! Lesti kabur..? Gue bilang juga apa" semalamtu gue ngga mungkin sala dengar.." kata irwan dengan kaget.
Diam dodoll.." lo bisa pelanin ngga suara lo itu.." kalau kedengaran sampai dibawakan bisa brabe.." tegur riski pada irwan.
Trus apa rencana lo skarang..? Tanya irwan.
Ya kita harus cari merekala.." sebelum acara ini selesai gue harus uda bawa lesti pulang kesini.." kata riski dengan yakin.
Yauda ayooo.." ajak ridwan.
Tunggu dulu.." mm tolongya ulur waktunya dulu sampai iki dan lesti balik, dan k fildan sama frans tolong usahain agar masala ini ngga bocor sampai kewartawan.." kata riski sebelum dia dan yg lainnya berlalu meninggaljan kamar lesti.
Mobil gue mana do..? Tanya riski saat suda berada didepan ruma lesti.
Tadi gue parkirin disini ko.." jawab rido.
Lalu mobilnya kemana? Ngga munkinkan mobilnya jalan sendiri.." dumel riski.
Astagaaaa.." ko gue bisa ngga nyadarsi.." kaget rido saat dirinya suda menyadari kebodohannya.
Apaan..? Tanya irwan.
Tadi putri minta kunci mobilnya waktu kita tiba disini.." rido menjelaskan kejadian waktu putri mengambil kunci mobil riski dari tangannya.
Ohhh..bagus bangatya.." mereka kabur pake mobil guee.." ridwan lacak mereka skarang juga.." irwan kita pake mobil lo sama mobil bokap gue aja.." kata riski sambil berjalan kemobil yg akan mereka pakai.
__ADS_1
Saat mereka hendak mencari lesti dan yg lainnya, tiba2 mobil yg dikemudi riski berhenti saat dia melihat rafli dan kedua sahabat putri yaitu ega dan aulia yg baru datang keacara pernikahannya dengan lesti
Kalian berdua ikut kita.." kata riski pada aulia dan ega.
Mau ngapain..? Tanya ega dengan bingung.
Uda ikut aja ngga usa bawell.." dumel riski. Akhirnya dengan terpaksa aulia ega dan rafli terpaksa mengikuti riski dan yg lainnya.
********************
Sedangkan dalam perjalan lesti merasakan pusing karna sejak semalam perutnya belum diisi dengan memakan apapun.
K Lesti.." ini kita mau kemana..? Tanya putri yg sedang fokus menyetir.
Ke fila kita yg dipuncak aja.." kata lesti sambil memegang kepalanya yg terasa pusing.
Lo..kenapa les..? Tanya salsa yg melihat lesti seperti menahan sakit.
Ngga tauni tiba2 kepala gue pusing.." jawab lesti sambil memegang kepalanya.
Gue rasa itu karna dari semalam lo sibuk nyiapin rencana buat kabur sampe2 lo lupa buat makan.." kata rani.
Setibanya lesti difila mereka yg berada dipuncak.." lesti langsung mendudukkan dirinya disofa karna rasa sakit dikepalanya semakin terasa.
Lo ngga apa2 les..? Minum obat ini dulu de.." ini obat penghilang pusing.." kata tasya sambil menyodorkan beberapa butir obat pada lesti.
Tau darimana lo kalau ini obat pereda pusing..? Tanya lesti penu curiga.
Ya bokap guekan dokter les.." mendengar jawaban tasya lesti langsung menelan obat yg diberikan tasya tampa ragu.
Gue keatas duluya.." pamit lesti dan diangguki teman-temannya.
********************
He kalian berdua telfon putri skarang juga dan tanya dimana dia sekarang.." tapi ingat lo ngga bole bikin dia curiga kalau kita lagi ngelacak keperadaan mereka.." gue sengaja ngajak kalian berdua karna kalau kita yg telfon pasti mereka ngga akan jawab.." kata riski sambil fokus menyetir.
Aulia pun mengerti dengan apa yg dikatakan riski. diapun segara menelfon putri.
Halo put.." sapa aulia saat panggilan telfonnya suda dijawab ole putri.
Iya aul.." ada apaya..? Tanya putri dari sebrang sana.
Oh..ngga apa-apako untung aja lo ngga datang.." lagian kalau lo datang juga percuma.." kata putri.
Percuma kenapa put..? Tanya aulia pura2 tak tau.
Oh..ngga apa2ko..lupain aja.." jawab putri.
Oh iya put" lo dimana? Kayanya lo ngga lagi ada dirumaya? Soalnya sepi bangat' gue ngga dengar suara berisik disitu.., aulia mulai menyelidiki keberadaan putri.
Gue lagi dipuncak difila keluarga gue.." jawab putri tampa curiga.
Yauda put uda duluya.," kata aulia sambil memutuskan panggilan telfonnya.
Gimana..? Dapat ngga infonya..? Tanya riski penasaran saat aulia memutuskan panggilan telfonnya.
Mereka lagi ada diipuncak difila keluarganya lesti.." jawab aulia.
Do.." cepatan dm k fildan minta alamat fila mereka yg ada dipuncak.." pinta riski pada rido.
*****************
Siapa yg nelfon..? Tanya rara pada putri.
Oh..itu aulia.." dia ngasi tau kalau dia ngga bisa datang diacaranya k lesti.." jawab putri dengan santai.
Trus lo ngasi tau keberadaan kita..? Tanya rara lagi.
Iya..emang kenapasi..? Putri balik bertanya pada rara saat dirinya mulai tak nyaman dengan pertanyaan rara padanya.
Astagaaa..putri" lo bego bangatsi.." kalau bokap lo lagi ngelacak kita lewat aulia gimana..? Tanya raea dengan panik.
Oh..iya.." ko gue ngga kepikiran ya.." kata putri sambil menepuk jidatnya.
Saat putri mulai menyadari kesalahannya tiba2 terdengar suara mobil yg memasuki pekarangan fila tempat mereka bersembunyi.
Siapa yg datang..? Tanya salsa sambil menghanpiri rara dan putri.
__ADS_1
Ngga tau.." jawab mereka serempak.
Yaampun ngumpet sekarang juga.." riski sama yg lainnya ada disini.." kata rani yg yg mengintip dari balik horden.
Lesti dimana..? Tanya salaa lagi.
Lagi istirahat diaatas.." jawab putri.
Yauda biarin lesti istirahat dulu, soal siriski biar kita hadapi sama2. Kata salsa dengan yakin.
Brukkk...!! Riski memasuki fila dengan mendobrak pintu fila.
Sesampai mereka disalam fila, mereka mendapati putri, rara,tasya,rani dan salsa yg sedang berdiri mematung sambil melipat kedua tangan mereka didada. Mereka terlihat santai menghadapi riski dan yg lainnya padahal waja mereka suda terlihat pucat karna takut dengan waja riski yg suda memera karna menahan amara.
Dimana lesti..? Tanya riski sambil melihat setiap sudut ruangan yg ada di fila ituu.
Ngga tau.." jawab putri dengan cuek.
Lesti..les.." lo dimana? Keluar les..gue mau ngomong penting sama lo.." teriak riski sambil mencari keberadaan lesti.
Namun teriakan riski tak digubris ole lesti.
Put.." dimana lesti..? Tanya riski sambil mendekati putri.
Ya mana guetau.." jawab putri masi dengan nada juteknya
Oke.." kalau lo ngga mau ngasi tau gue.." tentang keberadaan lesti!!. jangan salahin gue kalau sampai lo semua kenapa-napa disini.." ancam riski pada putri sambil memberikan isarat pada rido dan yg lainnya.
Rido dan yg lainnyapun mengerti dengan isarat yg diberikan riski.
Dan Dengan sekuat tenaga ridwan menghampiri salsa dan rani sambil mencekram kedua tangan mereka, sedangkan irwan menghampiri rara sambil menguncinya didalam pelukannya.
begitupun dengan rido dia mendekati putri dan mendekapanya dengan erat.
Kalian kasi tau dimana keberadaan lesti sekarang juga, kalau kalian ngga mau terjadi sesuatu pada diri kalian.." ancam riski.
Lo pikir gue takut.." ngga ya.." teriak putri sambil berontak.
Udade sayang.." kamu bilang aja.." dimana keberadaan lesti dari pada kamu aku apa2in disini.." kali ini giliran rido yg mengancam putri.
Ha..kamu pikir aku takut sama ancaman kamu.." lagian ngga mungkinkan kamu ngapa-ngapain aku didepan mereka semua.." kata putri yg tak takut dengan ancaman mereka.
Srreeeekkkk...!! Putri menjerit saat rido membuktikan anacamannya dengan merobek baju putri bagian belakang.
Aaaaa..." rido apa yg kamu lakuin.." teriak putri dalam pelukan rido.
Sreeeekkk....! Rido kembali melanjutkan aksinya saat putri lagi2 tak mau memberitau keberadaan lesti.
Kata siapa aku ngga brani sayang.." ancam rido kali ini rido mengancam putri sambil mencium leher putri.
Sedangkan irwan dan ridwan hanya bisa menelan luda mereka melihat aksi rido. Tidak dengan riski dia hanya santai melihat aksi saudara kembarnya itu.
Iya-iya aku kasi tau.." k lesti ada di kamar paling pojok bagian atas.." teriak putri dengan histeris saat rido terus melanjutkan aksinya.."
Gitudong sayang.." jadinyakan aku ngga perlu lakuin semua ini.." kata rido sambil melepaskan jas yg dipakainya dan dipakaikan keputri agar sobekan baju putri tak terlihat ole orang.
Sedangkan riski langsung berlari kelantai atas untuk menjemput lesti.
Lesti sejak tadi mendengar suara brisik yg ada dilantai bawa.
Lesti ingin keluar dan melihat namun karna kepala yg semakin pusing akibat meminum obat yg diberikan tasya tadi.
Membuat penglihatan lesti buram dan bukannya berjalan keara pintu lesti mala berjalan keara balkon.
Hampir saja lesti terjatu, tapi untung saja riski dengan cepat menarik tangan lesti kedalam pelukannya.
Astaga lesti.." les lo kenapa? Tanya riski dengan panik sambil menepuk-nepuk kedua pipi lesti.
Putri dan yg lainnya sangat terkejut saat riski turun dari lantai atas sambil menggendong lesti yg suda tidak sadarkan diri.
Ki.." lesti kenapa..? Tanya ridwan dengan panik.
Ngga tau.." tolong bukain pintu mobil buat gue.." kata riski sambil berjalan menuju mobilnya.
Beraambunggg...
Ni mimin uda lanjutin..
__ADS_1
Jadi jangan pada demo lagiya mimin atut soalnya.
dan khusus buat pembaca setiaku Mmh kamil.. malam pertamanya dipending duluya..๐๐๐