
Kisah💘Cinta
2 Bersaudara
Part 42
Setela pesta penyambutan mahasiswa baru waktu itu, lesti langsung dirokomendasikan kekelas vocal, dan Hari ini lesti mulai bergabung di kls vocal bersama yg lainnya.
Lesti duduk melamun ditempat duduknya, meskipun kelas masi sepi tapi lesti suda berada dikelas vocal.
Astaga lesti tumben lo hari ini pagi bangat datangnya..? Biasanya jam segini masi nongkrong dikanntin..? Tanya salsa yg baru datang dan langsung duduk di samping lesti.
Sengaja biar gue ngga ketemu sicurut.." jawab lesti dengan cuek.
Kan gue uda bilang lotu perlu ngomong sama dia.." usul salsa lagi.
Mau ngomong apa..? Lo nyadar nggasi kalau ruhiltu juga cewe' gue tau saat initu hatinya pasti lagi hancur bangat.." kata lesti dengan lesu.
Lotu ngga kenal siapa ruhil.." kalau lo uda kenal" gue yakin lo bakalan cabut rasa kasian lo itu.." sambung rani yg suda duduk diblakang mereka, karna keasikan ngobrol mereka sampai tidak menyadari kehadiran rani.
Hmm..benar bangattu yg dibilang sirani.." lagian lotu calon istrinya, loharus nyelamatin calon suami lo dari orang kaya ruhil.." salsa tak henti2 memberikan masukan pada lesti. Lesti tak bisa berkata apa2 mendengar perkataan salsa dan rani. dari tadi dia sibuk memandang rani dan salsa secara bergantian.
Lo ngeliatin apaansi..? Tanya rani yg mulai tak nyamam dengan tatapan lesti.
Kalau dipikir-pikir kejadian ini ada hikmanya jugaya.." sahabat gue jadi menamba.." ucap lesti dengan sombongnya.
Idihhh..." siapa yg mau sahabatan sama elo.." ingatya kitatu masi punya dendam yg belum kelar.." elak rani.
Masaaaa.." ledek lesti pada rani.
Karna keasikan bercanda lesti rani dan salsa sampai2 tak menyadari kelas mereka suda ramai karna semua siswa suda menempati tempat mereka masing2. Bu weni juga suda memasuki kelas mereka.
Anak-anak..! Hari ini kita kedatangan mahasiswi baru..! Teriakan buweni dari depan mengagetkan tiga orang siswa yg asik beecanda dibangku belakang.
Ayo perkenalkan nama kamu.." tita buweni pada murid tersebut.
Haii..nama saya ruhil.." salam kenalya semuanya.." sapa ruhil dengan rama.
Oke..ruhil setiap siswa yg masuk dikelas ini harus dites kemampuan bernyanyinya.." kata buweni dan diangguki ole ruhil.
Ruhil bernyanyi dengan sangat baik didepan kelas agar bisa mendapatkan penilaian yg bagus dari buweni. Namun ternyata bagus saja belum cukup bagi buweni.
Ruhil..suara kamu bagus.." tapi kamu harus lebi banyak latihan lagi.." saya sarankan' kamu harus banyak blajar sama lesti.." kata buweni sambil menunjuk lesti.
Mendengar namanya disebut lesti lansung berdiri dari tempat duduknya.
__ADS_1
Lohko aku sibu..? Akukan baru gabung juga di klas ini.." protes lesti yg tak mau mengajari ruhil.
Yatapikan suara kamu bagus' cara bernyanyi kamu juga baguss.." kata buweni.
Pokoknya aku ngga mau.." kenapa ngga putri aja.." putrikan suaranya juga bagus.." putri yg mendengar namanya disebut langsung membulatkan matanya.
Lohko guesi..? Nggaya.." gue ngga mau ngajarin cewe yg pecicilan sama tunangannya orang.." sindir putri.
Kalau putri ngga mau.." sama aulia aja.." kemampuan aulia juga ngga bisa diragugan.." lesti mulai mengusulkan satu persatu temannya agar dia tak ditunjuk untuk mengajari ruhil.
Tapi lestiii..." buweni ingin membanta usulan lesti namun belum selesai buweni bicara lesti suda meninggalkan kelas itu.
Permisi buu.." pamit lesti sambil meninggalkan kelasnya.
Huff..dasar anak jaman skarang.." kelu buweni sambil menatap kepergian lesti.
Bu.." saya permisi ketoilet jugaya.." izin ruhil dan langsung keluar padahal buweni belum mengiyakannya. Lagi2 buweni hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Lesti...!!
Lesti langsung membalikan badannya ketika namanya dipanggil.
Ruhil..? Lesti mengernyitkan keningnya saat gadis itu suda berada dihadapannya.
Lo ngapain..? Tanya lesti.
Ngapain lo nyusulin gue..? Tanya lesti lagi.
Gue mau ngomong penting sama lo.." jawab ruhil dengan serius.
Soal apa? Riski..? Lotenang aja gue uda tau ko.." kata lesti dengan santai.
Haaa.." jadi lo uda tau dan lo ngga mara? Astaga makasi lesti.." ruhil begitu senang enta apa yg membuatnya senang" padahal lesti belum bilang kalau dia mara atau ngga sama ruhil.
Lesti hanya memalingkan bolamatanya memales saat melihat tingka ruhil. Lesti berbalik dan hendak meninggalkan ruhil namun langkanya terhenti saat dia menyadari kalau ruhil masi mengikutinya.
Lo mau ngapain..? Tanya lesti yg mulai tak nyaman dengan keberadaan ruhil.
Ya mau ngikutin elola.." jawab ruhil dengan pede.
Lesti menatap ruhil dari bawa sampai atas membuat ruhil bingun dengan tingkahnya.
Lo lihatin apaansi..? Tanya ruhil yg mulai tak nyaman.
Maafya gue harus ngomong ini sama lo.." lo itukan murid baru' suaralo juga kalau menurut gue ngga bagus2 amat, bukannya saat ini lotu harusnya blajarya sama yg lainnya..? "skat mat" perkataan lesti barusan langsung membuat ruhil mematung dan berhenti mengikutinya.
__ADS_1
Iiihhhh...." apa tadi dia bilang..? Suara gue ngga bagus2 amat.." ihhh..ngesalin bangatsi tuorang.." ternyata lesti itu ngga sebego yg gue kiraya.." jadi gagalde gue ngedekatin dia buat ngelawan sisalsa ama rani.." dumel ruhil sambil menghentakan kakinya kelantai saat dirinya ditingga pergi ole lesti.
Setela jam pelajaran selesai, putri rani salsa dan yg lainnya langsung menuju kantin untuk mengisi perut mereka yg suda keroncongan.
Saat putri dan yg lainnya sedang menikmati makanan mereka, riski dan teman2nya datang menghampiri mereka dan langsung bergabung bersama mereka.
Hai bebs.." sapa irwan pada rara dan dibalas senyuman ole rara.
Hai neng ega.." sapa rafli sambil menyolek dagu ega.."
He..he..jangan mesra-mesraan didepan gue kalau lo berdua ngga mau gue siram pake makanan gue.." ancam tasya pada rafli dan ega membuat kedua sijoli itu bergedip ngeri menatap tasya.
Lo kenapa wa..? Lagi pms ya..? ledek rani pada tasya. Padahal jelas2 rani suda tahu kalau sahabatnya itu cemburu dengan kedekatan ega dan rafli.
Sedangkan yg lainnya hanya bisa tertawa melihat tingka tasya.
Saat mereka lagi asik bercanda ruhil datang menghampiri mereka dengan membawa napan yg berisi makanannya.
Eh..gue bole duduk disinikan..? Tanya ruhil dan langsung duduk disamping riski padahal belum ada yg mempersilakan dia untuk duduk.
Kamu ngapainsi hil.." kalau ada yg liat trus fotoin kitakan bisa hebo.." kelu riski yg mulai tak nyaman dengan sikap ruhil.
Ih..kenapasi yang..? Orang lesti aja ngga masalako dengan hubungan kita.." kata ruhil dengan pede.
Apa tadi kamu bilang..? Lesti ngga masala? Jangan bilang kalau kamu uda ngasi tau dia tentang hubungan kita.." tuduh riski keruhil.
Engga.." aku ngga ngasi tau diako.." aku pikir kamu yg uda ngasi tau dia.." jawab ruhil.
Riski langsung menatap salaa dan rido secara bergantian.
Ngapain lo liatin gue kaya gitu..? Gue belum ngasi tau dia tentang hubungan gelaplo sama dia.." kata salsa sambil menatap ruhil.
Gue cuman bilang ke putri" yang kamu uda bilangya Kelesti..? Tanya rido pada putri.
Belum.." lagian ngapain aku yg harus ngomong.." kan tunangannya bukan aku.." jawab putri dengan cuek.
Jangan2..!! Hp.." astaga ko gue ngga nyadarsi.." kata riski sambil menjambak rambutnya sendiri saat sesuatu terlintas difikirannya.
Eh..e..ngomong2 soal lesti.." dia dimanaya skarang? Prasaan setela dia keluar dari kelas tadi sampai skarang dia belum kelihatan.." tanya rani yg mulai menyadari ketidak beradaan lesti.
Astaga..ko gue ngga sadarsi.." uda ada yg coba nelfon dia belum? Tanya riski dan langsung berdiri dari tempat duduknya.
Uda..tapi nomornya ngga aktif.." jawab salsa.
Mendengar jawaban salsa riski langsung meninggalkan teman-tenannya dan segera mencari lesti
__ADS_1
Ih..riski.." mau kemanasi..? Riski.." teriak ruhil namun tak digubris ole riski.
Bersambungg...