Dendam cinta 2 bersaudara

Dendam cinta 2 bersaudara
Part 39


__ADS_3

Kisah💘Cinta


2 Bersaudara


Part 39


Setela kekalahannya kemarin, riski tak perna terlihat lagi di kampus maupun di asrama.


Tok..tok.." rido segera beranjak dari tempat tidurnya ketika mendengar suara ketukan pintu.


Ceklekk.." pintu terbuka dan menampakan gadis manis berginsul terlihat tersenyum kearahnya.


Hm..kk lo ada ngga? Tanya lesti dengan gugup, sedangkan rido hanya bisa mengernyitkan keningnya mendengar pertanyaan lesti.


Tumben...!! Lo nanyain kk gue? Kangen? Ledek rido ke lesti.


Ngga.." apaansi lo..! Gue cuman mau minta tolong buat ngantarin gue kehotel, mobil gue lagi bermasala soalnya.." kata lesti.


Oh..sory..!! Abang gue lagi ngga ada' uda dua hari setela acara kemarin dia ngga ada diasrama, diruma juga ngga ada..! Lesti membulatkan matanya ketika mendengar jawaban rido.


Watt..!! Lahko jadi ginisi..? Ntar malamkan pertunangan gue sama dia..' masa ia dia kabursi.." kalau mau batalin kenapa ngga dari awal aja, kalau kaya ginikan mau taru dimana muka gue, masa ia belum tunanga uda ditinggal pergi sama calon tunangan gue.." keluh lesti sambil merengek didepan rido, lesti bahkan sampai tak peduli dengan tanggapan rido padanya.


Pasangan aneh..." kalau dekat brantem mulu kaya ton and jery tapi kalau jau-jauhan rindu, bahkan rindunya melewati rindunya dilan ke milea.."uda gue aja yg nganterin lo kehotel.." ledek rido sebelum memutuskan untuk mengantar lesti.


Sepanjang perjalanan lesti tak henti2 mengelu dan merengek pada rido, sampai2 rido dibuat pusing oleh tingkahnya lesti.


Sesampai dihotel rido langsung pamit sedangkan lesti langsung masuk kedalam hotel.


Hari ini adala hari peenikahan aya,ibunya lesti dan malamnya dilanjutkan dengan acara resepsi sekaligus pertunangan riski dan lesti.


Sepanjang acara pernikahan pp beni dan mm eri, lesti tak melihat batang hidung riski disana, hanya rido dan kedua orang tua riski yg ada disana. Lesti mendekati rido dan kembali menanyakan keberadaan riski.


Do.." ini riski benaran ngga datang..? Trus pertunangan gue gimana..? Tanya lesti dengan mata yg suda berkaca-kaca.


Astaga.." lo jangan nangis dong.." tenang aja abang gue pasti datang ko.." udah jangan nangis ntar gue dikira ngapa-ngapain calon tunangan abang gue lagi.." kata rido saat melihat air mata lesti berhasil keluar dari mata indanya.


Tau ah.." gue kesal.." kata lesti dengan menghentakan kakinya dan berlari kekamarnya.


Acara pernikahan pp beni dan mm eri berjalan lancar, dan kini tibala acara resepsi sekaligus pertunangan lesti dan riski.

__ADS_1


Salsa memasuki kamar lesti dengan bahagia namun setibanya dikamar lesti raut wajahnya beruba saat melihat lesti yg terlihat duduk murung didepan meja riasnya.


Les..." ar you okey..? Tanya salsa sambil mengusap pipi sahabatnya itu. Lesti menjawab pertanyaan salsa dengan senyuman.


Ngga tautu k.." dari taditu k lesti ngga mau ganti baju ngga mau dimek'upin.." aku sama yg lainnyatu dibuat pusing sama dia.." kelu putri yg berada disamping lesti.


Say.." lo punya latban ngga..? Pertanyaan lesti membuat salsa bingung.


Buat apa..? Tanya salsa balik.


Buat nutupin mulut ini anak kecil.." kesal lesti sambil menatap putri, seketika putri langsung menutup mulutnya.


Udaah.." jangan brantam, ganti bajuyu, bentar lagi acaranya uda mau mulai, tadi nyokap lo nyuru gue kesini buat jemput lo sama putri.." salsa mencoba membujuk lesti agar mau mengganti pakainnya.


Riski..!! Entah kenapa nama itu keluar begitu saja dari mulut lesti.


Ya riski uda ada dibawa.." jawab salsa seakan dia tau kalau sahabatnya itu sedang mencari sosok pemilik nama tersebut. Mendengar jawaban salsa enta kenapa lesti langsung smangat dan mau mengganti pakaiannya sampai2 salsa dan putri dibuat bingung olenya.


Lesti turun dari tangga dengan begitu anggun, gaun mera muda yg dipakainya makin menamba kecantikannya membuat siapapun yg melihatnya tak mau memalingkan pandangan mereka.


Putri dan salsa mengantar lesti sampai didepan riski.


Tak lama kemudian acara pertunanganpun dimulai.


Slamatya les.." akhirnya lo tunangang juga.." kata salsa sambil memeluk tubu lesti.


Makasi.." jawab lesti.


Riski dibuat bingung ole tingka lesti, karna dari tadi lesti tak henti2 tersenyum kepada setiap orang yg memberi mereka ucapan slamat. Karna yg dia tau wanita yg kini tela resmi menjadi tunangannya ini tidak mungkin mau menerima pertunangan mereka begitu saja. Riski bingung dengan tingka lesti tapi sebenarnya dia juga terligat aneh, karna sejak mereka resmi bertunanga, riski tak melepeskan rangkulannya dari pinggang lesti.


Gue keluar bentar ya.." bisik riski ditelinga lesti. Dan diangguki lesti.


Setela kepergian riski, lesti menghampiri keluatganya yg sedang melakukan foto keluarga.


Loh.." tunangan kamu mana..? Tanya fildan.


Lagi keluar.." jawab lesti.


Ma.." putri mau minta adik bolehkan..? pinta putri dengan polosnya tampa dia sadari permintaannya itu dihadia tatapan tajam ole lesti.

__ADS_1


Eh..ngga ya.." gue ngga mau punya adik lagi, ada lo dihidup gue ajatu uda nyusahin apalagi ditamba satu adik lagi, pokoknya gue ngga mau.." protes lesti.


Iya..iya.." lagian mm sama pp ngga akan program anak lagiko" asalkan...!!


Asalkan apa ma..? Tanya lesti ketika mm eri menggantung perkataannya.


Asalkan kamu sama riski mau ngasi mm cucu secepatnya.." kata mm eri dengan antusias.


Ihhh.." kalau mau minta sesuatutu yg wajar dong.." kesal lesti.


Loh emang permintaan mm ngga wajar..? Pertaanyaan mm eri membuat lesti mematung karna tak bisa dijawabnya..


Makanya gue bilang juga apa" nending setuju aja gue minta adik,, karna lo protes jadi slamat menjakankan porogram cari anakya.." ledek putri sambil berlari meninggaljan lesti karna takut kena semprot.


Ih..nyebelin bangatsi tu bocah.." kesal lesti sambil mengepalkan kedua tangannya. Inih siriski kemana lagi pergi ko ngga balik2.." kekesalan lesti bertamba saat menyadari kalau dari tadi riski belum juga kembali.


bi ima datang nenghampiri lesti yg sedang berdiri sambil memberikan ponsel riski yg dia temukan.


Non.." sapa bi ima.


Iya bi.." jawab lesti dengan rama.


Bibi mau ngasi ini sama non lesti' tadi bibi nemuin hp ini didepan dan sepertinya itumilik den riski.." kata bi ima sambil menyerakan ponsel riski pada lesti.


Oh iya makasi bi.." saat lesti memegang ponsel itu tiba2 ada sebua pesan wa masuk yg bertuliskan.


Kamu dimana..? Aku skarang ada didepan hotel yg dipakai buat acara pertunangan kamu.." aku mohon temui aku skarang juga.." kira2 seperti itu isi pesannya. Karna merasa tak nyaman dengan isi pesan tersebut lestipun keluar sekeder mengecek siapa orang yg mau menemui tunangannya.


Setibanya diluar lesti dibuat kaget dengan adegan yg dilihatnya. Lesti melihat riski dupeluk ole seorang wanita.


Kamu tega ki.." aku keluar negritu buat sekola tapi kamu mala tunangan sama orang lain disini.." apa sala aku kekamu? apa...? Tanya gadis itu dengan tangis yg menjadi sambil memukul-mukul dada riski.


Maaf..." ini semua bukan kemauan aku.." mm sama pp yg jodohin aku sama dia.." jawab riski sambil menarik gadis itu kedalam pelukannya.


Melihat adengan itu air mata lesti langsung keluar begitu saja.."


Ya Allah kenapa rasanya sakit sekali.." kelu lesti sambil memegang dadanya yg terasa sesak? Apa aku suka padanya? Tapi sejak kapan..? Tanya lesti pada dirinya.


Lesti menjatukan tubuhnya kelantai sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya agar suara tangisannya tak didengar ole riski karna memang saat ini jarak mereka sangat dekat.

__ADS_1


Bersambung...


Maaf kalau ada penulisan kata yg kurang benar.


__ADS_2