Dendam cinta 2 bersaudara

Dendam cinta 2 bersaudara
Part 29


__ADS_3

Dendam💘Cinta


2 Bersaudara


Part 29


Siang ini benikno berniat menemui eri dirumanya. Setela selesai makan siang benikno langsung bergegas keruma eri.


Sedangkan frans nampak sibuk dengan beberapa koper ditangannya, frans akan shuting diluar kota.


Percuma de, kalau punya banyak asisten tapi ngga ada yg bisa tepat waktu.." dumel frans sambil menarik kopernya sendiri. Kekesalan frans bertambah ketika sampai didepan pintu dia bertemu dengan pp beni.


Mau ngapain anda kesini..? Tanya frans dengan melipat kedua tangannya dida.


Frans.." tolong ijinin pp ketemu sama mm kamu.." pp mau ngomong penting sama mm kamu.." mohon pp beni pada frans.


Mm ngga ada..." jawab frans dengan ketus.


Tolong frans ini tentang fildan" fildan uda menghilang selama dua hari.." pp beni mencoba menjelaskan pada frans.


Apa..!! K fildan hilang..? Eh tapi ko bisa ya? Bukannya dia lagi dijaga sama kedua orang tua kandungnya' tapi ko bisa hilang? heran aku.." frans sangat kaget mendengar fildan hilang namun beberapa detik kemudian raut wajanya kembali seperti biasa.


Pp minta maaf frans.." pp belum bisa jadi orang tua yg baik buat kalian.." kata pp beni dengan menundukan wajanya.


Bagusla kalau anda uda nyadar' aku pergi dulu, anda hanya membuang waktuku saja disini, dan kalau anda mau nyari mm saya cari dikantornya jangan disini..." kata frans sambil berlalu dari hadapan papanya.


************************


Sedangakan dikampus setela kelas dens lesti selesai, seperti biasa lesti menuju kekantin untuk mengisi perutnya dengan ditemani salsa.


Les.." lo ngapainsi ngajakin gue kekantin' lo kan tau guetu bentar lagi mau ada kelas vocal.." lo ma enak cuman ngambil kls dens doang, nah gue..." sepanjamg perjalanan menuju kantin salsa terus mengoce karna sahabatnya itu mengajaknya bolos dijam pelajaran.


Lagian emangnya gue ya' yg nyuru lo buat ambil 3kls sekaligus" enggakan? Jawab lesti dengan santai.


Sesampai dikantin lesti sangat terkejut karna perkiraannya kantin akan sepi karna sedang ada kls yg blajar ternyata sala, justru kantin kampus mereka sangat ramai dipenuhi dengan anak2 yg bolos, Disana juga ada riski dan kawan2.


Sal..' tadi lo bilang katanya kalian lagi ada kls vocal' tapi kenapa sicurut sama teman2nya ada disini juga..? Tanya lesti sambil memandang keara riski dan teman2nya.

__ADS_1


Oh mereka ma uda biasa kaya gitu, guema uda ngga kaget kalau mereka bolos.." jawab salsa dengan santai.


Lesti mengarakan pandangannya ketempat lain untuk mencari tempat duduk yg masi kosong. Namun pandangannya terhenti pada sesesok gadis kecil yg duduk di pojok kantin. Gadis itu menikmati makanannya dengan tertunduk malu karna orang2 disekitarnya tak henti2 menghujatnya.


Sal lo gabung sama geng mantan lo ajaya.." gue lagi ada urusan soalnya.." kata lesti sambil meninggalkan salsa yg masi berdiri.


Iiiii...ngesalin bangatsi tu anak" dia yg ngajakin gue bolos juga' tapi dia juga yg ninggalin, nasibya.." dumel salsa sambil menghampiri riski dan teman2nya.


Wissss...!! Ada apani? Sampai2 anak paling pintar dan ngga perna bolos gabung sama kita disini.." ledek riski saat salsa bergabung dengan mereka.


Diam lo..!! gue lagi malas ngomong' ini semuatu gara2 colon istri lo tau ngga.." dumel salsa tampa dia sadari perkataannya berusan mendapat tatapan tajam dari riski.


Calon istri..? Tanya irwan,randa dan rafli secara bersamaan.


Busettt..." kompak bangat lo semua' kalau mau panduan suara jangan disini di kelas aja.." riski mencoba mengalikan pembicaraan agar ketiga temannya itu tak melanjutkan pertanyaan mereka.


Sedangkan lesti berjalan menghampiri gadis yg dilihatnya tadi. Lesti lanngsung duduk disamping gadis itu dan memasangkan henset ditelinga gadis itu.


Apaanni ngga ada suaranya..? Protes putri sambil menatap lesti yg barusan memakaikan hensed ditelinganya.


Uda..habisintu makan kamu, aku perhatiin kayanya kamu kelaparan bangat.." emangnya orang tua kamu ngga ngasi kamu makan ya diruma..? Lagian aku sengaja ngga nyetel musiknya supaya kamu bisa dengar mereka lagi ngomongin kamu apa' kalau mereka ngomongnya uda keterlaluan maka kamu harus bls jangan diam aja..! Jawab lesti tampa melihat waja putri..


Beberepa menit kemudian terjadi keheningan anatara lesti dan putri, masing2 dari mereka asik menikmati makanan mereka tampa ada yg membuka suara.


K..' aku bole tinggal diasrama ngga..? Tanya putri.


Ngga..! Jawab lesti dengan ketus.


Oh okey..." jawab putri dengan pasra.


Lagian kamu ngapain mau ikut-ikutan tinggal diasramasi? Emang ruma pp masi kurang besarya buat kamu sampai2 kamu harus ngikutin aku tinggal diasrama.." bentak lesti samibil berdiri dan hendak meninggalkan putri namun tangannya cepat ditahan ole putri.


Yaudasi.." aku minta minta maaf' emang kk ngga bisa apa nemanin aku nakan dulu..? Pinta putri pada lesti. Karna merasa kasihan lestipun kembali duduk disamping putri.


Andai kamu tau k' kalau saat ini aku ngga beta tinggal diruma pp.." guman putri sambil menatap lesti.


Ya trus..nagapain ngelamun? Habisintu makanan kamu.." lesti menghetikan lamunan putri.

__ADS_1


Jelang beberapa saat ridwan datang menghampiri lesti dan putri dengan makanannya dan raut waja yg sulit diartikan. Ridwan menatap putri dan lesti secara bergantian.


Sebelum bicara pada lesti, Ridwan menatap putri yg sedang memakai hendset ditelinganya.


Les.." kemarin lo sama riski ngapain dikamar lo? Riski ngga ngapa-ngapain lo kan..? Soalnya kemarin setela dia masuk gue ngga lihat riski keluar dari kanar lo lagi..? Tanya ridwan dengan serius tampa dia sadari pertanyaannya itu didengar ole putri hingga membuat putri tersedak.


Uhuk...uhuk..!!


Lo keanapa? Ni minum dulu.." ridwan menyodorkan segelas air pada putri.


Namun putri hanya menatap lesti dengan tatapan penu tanya.


Ih...emang harusya lo ngomong kaya gitu disini.." kata lesti dengan emosi pada ridwan. Lesti tak menyangka akibat dirinya memakai hendset saat riski masuk kekamarnya, dia sampai tak sadar kalau kemarin ridwan mengetahui bahwa riski berada dikamarnya.


Dengan kesal lesti meninggalkan ridwan dan putri yg masi duduk.


Kenapasi tu orang ditanya bukannya jawab mala pergi gitu aja.." dumel ridwan sambil menatap kepergian lesti.


K..' sebenarnya..." putri menunjukan unjung hendset yg tak terpasan di henponnya pada ridwan.


Oh..astaga..!! Jadi dari tadi lo dengar semuanya..? Tanya ridwan sambil menepuk jidatnya. Dan putri hanya mengangguk kearanya.


Lesti berjalan menghapiri riski dan teman2nya yg sedang bercanda ria.


Ikut gue sekarang.." kata lesti sambil menarik tangan riski.


Mau kemana..? Gue lagi malas berantam skarang.." jawab riski dengan cuek.


Lo mau ikut gue sekarang juga atau gue seret lo dari sini..! Ancam lesti pada riski, dan dengan terpaksa riski menurutinya.


Bersambungg...


Maafya semalam mimin ngga nepatin janji.


Itu karna mimin lagi ada masala dikit.


Okey jadi selamat membaca..

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejakya kalau kalian mau cb nya tetap dilanjutin.


__ADS_2