
bab 13
Arsyta hari ini tidak biasanya tidak datang ke resto. Renata mencoba menghubunginya tapi tidak diangkat.
sepertinya dia marah padaku.
ucapnya dalam hati.
"kenapa melamun Ren ?" tanya Laila.
" ila , kayaknya Arsy marah padaku. karena kejadian Elena waktu itu ?"
"hmm sepertinya Arsy sedang ada masalah Ren. di kampus pun kadang dia tidak fokus. bahkan aku pernah melihatnya sedang marah-marah lewat telphone."
"benarkah Itu La ? dia memang tertutup dengan siapapun. Dia tidak pernah menceritakan masalah nya kepada siapapun."
"iya kamu benar. tapi yasudahlah kita bisa apa kalau memang dia tidak ingin orang lain tau tentang masalahnya."
ditempat lain di kosan Arsyta.
Arsyta memandang tespek itu berkali-kali. bahkan lebih dari satu yang ia coba hasilnya sama. positif.
Dia hanya bisa menangis saja.
Dia sangat frustasi dengan apa yang terjadi pada dirinya.
Telphonenya berdering namun tidak dia angkat.
itu adalah Renata.
"ini semua gara-gara kamu Elena ? ini semua gara-gara kamu ?"
Arsy menjambak-jambak rambutnya.
Dia berteriak histerius. Dia meringkuk ditempat tidurnya.
telphonenya berdering lagi. itu Elena.
Arsy tidak mengangkatnya. tapi kemudian ada notive wa, lalu Arsy membacanya.
Arsy terbelalak kaget membaca wa dari Elena.
kemudian dia beranjak dari tidurnya dan menuju pintu luar.
ketika dibuka , benar saja Elena ada disana. dan lebih mengejutkan lagi. Dia menyeret Pak Nickolas Summer.
"Elena apa yang kamu lakukan? kamu bisa membunuhnya." tanya Arsy
__ADS_1
"Dia pantas mati Arsy. maka dari itu aku membawanya kemari agar kamu bisa melihat detik-detik terakhir wajah menjijikannya." jawab Elena.
"Elena ,aku mohon maafkan akuu ?" ucap Nick dengan tak berdaya memohon pada Elena.
"Aku hanya akan memaafkan mu ,tapi kamu harus mengakui perbuatanmu dan harus menikahi temanku !" ucap Elena dengan emosi.
Arsy yang mendengar itu pun kaget. Menikah. dia tidak terpikir untuk menikah dengan bajingan ini bisa-bisanya Elena menyuruhnya untuk menikahinya.
"Tidak Elen, aku tidak mau menikah dengannya."
"kamu harus. karena ini semua demi janin yang ada dikandunganmu."
Arsy terkejut bagaimana dia tau. yang tau hanyalah dia dan Nick.
"jangan ikut campur urusanku Elen. aku seperti ini semua karena salah kamu !" ucap Arsy emosi.
"Jika itu salahku maka aku menebusnya dengan membawa bajingan ini , kau ingin aku apakan bajingan ini Arsy ?"
Arsy yang melihat tatapan Elena seakan-akan serius dia akan menghabisi Nick, justru membuatnya takut.
"Aku mohon Elen, jangan habisi aku Elen. " mohon Nick pada Elen sambil menangis ketakutan.
"Kalian para laki-laki tidak pernah mau menyadari sikap bajingan kalian. apa kamu tau kenapa Ramon pergi meninggalkan kampus. aku paling tidak suka diusik oleh siapapun bahkan laki-laki terpoluler sekampus pun aku tidak suka !" ucap Elena lalu membanting tubuh Nick kedalam.
"dengarkan aku baik-baik Nick, jika kamu tidak menuruti keinginan ku ,aku tidak segan-segan memenggal kepalamu !" ucap Elena dengan tatapan dingin itu lalu pergi meninggalkan mereka.
"dia bukan wanita biasa. dia, dia seperti iblis Arsy. dia tidak kenal takut. dia sangat kuat bahkan dia sehabis menjalani oprasi. kamu lihat tadi ,dia sangat menakutkan."
ucap Nick dengan ketakutan.
"Elena sudah pergi. jadi kamu bisa pergi dari sini pak Nick."
Nick beranjak dari duduknya, tapi ketika sampai pintu keluar dia berhenti. Lalu dia teringat kembali beberapa jam yang lalu.
Nickolas yang akan ke hotel milik Stev untuk cek in dengan wanita bayarannya dihentikan oleh Elena.
Elena datang tiba-tiba dan menyeret Nick masuk ke mobilnya.
Kemudian membawanya kepantai tempat pertama mereka bertemu.
Elena menyeret paksa tubuh Nick dan membantingnya ke tanah.
"apa kau sudah gila hah ! " tanpa menunda Elena langsung memukul wajah Nick.
Nick yang belum siap tampak terkejut.
"Pukulan pertama ini untuk pegawai hotel yang kau suruh."
__ADS_1
bugh . "pukulan kedua ini untuk ancaman ke pegawai hotel yang tak berdaya itu, karena mu dia harus di pecat."
bugh." pukulan ketiga ini untuk kecelakaan minuman anggur itu."
bugh." pukulan ke empat ini untuk Arsy yang sering kamu ancam."
bugh. "pukulan kelima ini untuk perbuatan yang sudah menjadikan Arsy sebagai pelampiasan nafsu bejatmu."
bugh bugh . "pukulan ke enam dan ke tujuh ini untuk anakmu dan ancaman karena kamu menyuruh Arsy untuk melakukan aborsi."
lalu bugh ."aaagghhk, ampun Elenaaaa?"
mohon Nick dengan tak berdaya.
Elena menginjak perut Nick dengan tenaga extra nya.
"ini adalah hukuman untuk orang-orang seperti kalian. Nick ? aku kira kamu berbeda dengan yang lainnya. tapi kenapa kamu sama dengan mereka yang aku temui.
Aku kira kita bisa menjadi teman biasa tapi ternyata tidak ?"
ucap Elena dengan mengusap airmatanya.
Nick terpaku melihatnya, seakan-akan dia mengerti luka hatinya.
"Sadarlah walau sebentar saja Nick. kamupun orang yang terluka karena ibumu pergi dan mencampakanmu. Lalu kenapa kamu menyakiti wanita biasa nan sederhana seperti Arsy. Diapun sama-sama orang yang terluka karena orang tua. Kenapa kamu tega melakukan itu Nick ?" ucap Elena dengan menangis tentang kejadian ini.
"maaf Elena ?" ucap Nick tulus.
"kenapa minta maaf padaku. minta maaflah pada Arsy. Nikahi dia. bahagiakan dia. sayangilah dia Nick. Lindungilah dia. dia adalah calon ibu dari anakmu kelak. dia adalah wanita yang terluka sama seperti ku. aku hadir diantara mereka semua karena aku ingin mengubah takdir mereka. Ingatlah Nick. lindungilah dia ,jangan jadi pengecut atau pecundang. sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah. kamu ingin dipanggil apa oleh anakmu nanti hmm , papa atau daddy ?"
Nick yang mendengar ucapan Elena seakan-akan terhipnotis.dia sungguh sangat tersentuh.
"Jika kamu menikahinya maka dia akan menjadi nyonya Summer. anak yang dia kandung saat ini adalah penerus keluarga summer. tolong jangan sakiti dia Nick.
naikkan derajatnya dengan melindunginya.
Nick yang masih mematung dipintu kosan Arsy kemudian dia berbalik dan menuju ke arah Arsy.lalu Nick berkata.
"Aku akan melindungimu dan anak kita."
seakan ada rasa hangat dalam diri mereka ketika menyebut kata "anak kita".
Arsy memandang tak percaya dengan apa yang ia lihat.
"Jika Elena yang menyuruhmu melakukan ini maka jangan pak Nick." Arsy menangis sambil memandang Nick.
"Dia memang mengancamku pada awalnya. tapi, justru ancamannya itu menyadarkanku dari semua kesalahanku. Kini aku mengerti Arsy ? Elena dia itu memang iblis , tapi berhati malaikat suci. Aku sadar dengan semua yang kulakukan. aku akan bertanggung jawab Arsy. mari kita menikah secepatnya. mulai saat ini kita akan tinggal bersama. dikeluarga besar Summer ?"
__ADS_1
bersambung