Derita Masa Lalu

Derita Masa Lalu
Derita Masa Lalu


__ADS_3

bab 15


Steven dan Mikail saat ini berada diresto. Mikail menunggu Rena ,sementara Stev dia hanya sendirian.


"jadi akhirnya kamu menyerah mengejar wanita itu hmm." tanya Mikail ke Stev.


"kau jauh lebih tau itu, dia benar-benar tidak bisa digapai. Dia seperti ada diatas langit sangat tidak mungkin aku raih." jawab Steven.


"Aku sendiri memang lebih memilih mundur karena aku tau, aku tidak pantas untuknya."


"why ?"


"karena dia wanita yang rapuh tapi tegas dengan sikapnya. Dia terlihat kuat tapi tidak pada sebenarnya. Sedangkan bajingan sepertiku, Aku tidak akan pernah bisa mengobati semua luka itu. " jawab Kael


" jadi pada akhirnya kamu memilih Rena hm ?"


"Semula aku tidak berniat, tapi aku teringat pada kata-kata Elena waktu itu. dia mengatakan hal yang tak pernah ku duga."


"apa itu ?"


Kael mengingat kembali saat sebelum pesta itu dimulai. Kael mengajak Elena tapi jawabannya.


"Aku benci dengan laki-laki seperti mu Kael. kau mendekati Rena hanya untuk menjadikannya sebagai alat mendekatiku. Dimana hati nurani mu. Apa kamu pikir aku bersama dengan mereka itu tanpa sebab. ada alasannya Kael. Mereka orang-orang yang aku bawa adalah mereka orang yang layak untuk dijunjung tinggi derajatnya. Apakah menurutmu aku akan diam saja jika kamu melukai salah satu temanku hm. Rena adalah gadis yang lugu ,dan baik. apa kamu tega Kael melukai gadis yang sangat mencintai orang tuanya itu. lalu bagaimana dengan dirimu sendiri. pernahkah kamu berbakti lebih dari yang Renata lakukan untuk orang tuanya. bahkan Rena rela jika tidak kuliah demi ayahnya yang hanya bekerja pas-pasan. Tapi pak Sofian bukan orang yang pantang menyerah. Dia ingin putri satu-satunya itu mendapat kehormatan dimata orang-orang. Apakah kamu tega melukai hati ayah Rena hm? Bahkan ayah Rena tidak mau menikah lagi karena cintanya yang besar pada ibu Rena. Rena adalah lambang cinta mereka. Apakah kamu tega menghancurkan cinta mereka hm. sadarlah Kael, bahkan dirimu yang merasa hebat ini tidak akan pernah bisa sebanding dengan orang tua Rena. Mereka memiliki hati yang bersih. jangan kamu kotori itu. lebih baik menyerah saja.


"yah begitulah yang Elena katakan." jelas Kael. tanpa mereka sadari Rena mendengar obrolan mereka secara diam-diam. Rena tidak menyangka jika Elena begitu memikirkan dirinya.


Rena pergi ke toilet , dan saat keluar ayahnya menyuruhnya untuk berbicara.


"Ayah ada apa." Plak.


Rena sangat terkejut dengan sikap ayahnya yang tiba-tiba menamparnya.


"Apa kamu serendah ini Rena. Ayah membesarkanmu bukan untuk ini !" Rena terkejut dengan hasil tespack yang dipegang ayahnya. dia memang bodoh. Aku kira semua tidak akan pernah terjadi walau hanya satu malam.


"Ayah maafin Rena ?" Rena menangis sambil bersimpuh dihadapan ayahnya.

__ADS_1


"Ayah malu melihat kamu jadi seperti ini ?" ucap Pak Sofian sambil menyeka air matanya. hati Rena sangat sakit melihat ayahnya menangis karena dirinya.


"Pak Sofian ?" Mikail datang bersama-sama dengan yang lainnya. semua orang ada disini.


"Pak Sofian saya mohon jangan marah . semua yang terjadi ini adalah kesalahan saya. Saya akan bertanggungjawab atas apa yang sudah saya lakukan." ucap Mikael dengan sungguh-sungguh.


"dihadapan kalian semua, aku ingin mengakui kejahatanku yang sudah membuat Renata hamil ." semua orang terkejut , terutama Niel,Mian,dan Stev.


"Pak Sofian saya mohon, restui kami, saya akan menikahi Renata."


Pak Sofian menghela nafas dengan berat.


"Baik, saya terpaksa merestui karena memang kamu harus bertanggungjawab atas apa yang terjadi pada anak saya. Tapi saya mohon, dia adalah anak ku satu-satunya, tolong jangan sakiti dia,tolong jaga dia."


ucap Pak Sofian sambil menangis. Hati Mikael terasa tersentuh melihat betapa besarnya cinta seorang ayah kepada anak perempuannnya.


"Iya Pak Sofian, saya berjanji akan membahagiakan Rena ?"


Elena memberikan tepuk tangan untuk Kael lalu yang lain juga ikut tepuk tangan.


"Aku sangat terkejut dengan sikap gantle mu ini bro. selamat ya ?" ucap Mian.


Elena segera pergi dari Resto begitu ada panggilan dari seseorang.


"kamu yakin itu Al ?"


aku sangat yakin Elie, dia tidak ada di Amerika. tapi di Jerman. dan sepertinya dia tidak menyadari siapa aku. bahkan aku sangat terkejut saat aku tau ternyata dia masih ada hubungan keluarga dengan Maxime kekasihku. Elie sepertinya ini tidak bisa kamu lakukan sendiri. kamu harus meminta bantuan seorang detektif. karena orang yang kita hadapi ini jauh lebih berbahaya dari Prakas.


"iya Al baiklah. aku mengerti. kamu juga harus jaga diri baik-baik disana."


setelah itu aku menutup telphone. Aku sudah mencari tau dirumah sakit Heaven Hospital.


"jika dia menggunakan identitas Richard , apa kemungkinan Richard yang asli telah dibunuh atau disekap."


Elena melajukan mobilnya ke rumah sakit nya.

__ADS_1


"Kapan dokter Lucas akan kembali ?"


tanyaku kepada resepsionis.


" Dokter Lucas ada jadwal pertemuan dengan pasien besok siang jam 14.00. "


"baiklah kalau begitu."


Elena pergi ke tempat dokter Lucas. lebih tepatnya apartement nya . tetapi setelah sampai ,dia justru malah berbalik.


"ini tidak benar. aku akan membuktikannya dengan caraku sendiri."


Elena lalu pergi , tanpa Elena sadari ada seseorang yang mengamati Elena.


Lalu orang itu masuk ke apartement itu.


....


Elena hanya perlu mempersiapkan diri. karena musuh yang sebenarnya sudah ada dihadapannya. hanya tinggal menunggu nya untuk membuka topengnya.


Elena menuju kantor Mandalika Group milik Damian.


mereka sedang membahas bersama-sama tentang Abraham L. Sawyer.


"jika Richard memang satu-satunya keluarga Sawyer , itu brrti marga Abraham sendiri dipalsukan. "


"iya kak Mian benar. Dia sepertinya bukan hanya mengubah wajahnya tapi seluruh identitasnya. jika memang dia ingin membunuh kita kenapa harus repot-repot mengganti identitasnya. ini sangat aneh ?"


"Aku tidak tau apakah ini hanya firasatku saja, tapi sepertinya Abraham memalsukan datanya karena dia ingin merubah rencana awalnya yang semula ingin membunuh kita , tapi ingin dekat dengan kita."


"iya mungkin saja. dia ingin menjadi mata-mata kita.karena dia adalah kaki tangan yang sempurna untuk prakas."


sementara ditempat lain, seseorang dengan memakai jaket hitam dan masker hitamnya ,mengunjungi penjara Prakas.


"hai dokter Richard , apakah kamu senang berada disana ?" kemudian dia tersenyum mengerikan.

__ADS_1


.....bersambung


__ADS_2