
"mas nya bisa kerja ga sih, kalo kerja hati hati dong mas" ucap seorang wanita
"maaf mba saya tidak sengaja" ucap pria tampan yang tidak sengaja menumpahkan minuman sang wanita
"ada apa ini" ucap seorang manager menghampiri
"nih pak, karyawan bapak numpahin minuman ke baju saya" ucap sang wanita
"Devan! apa benar itu" ucap sang manager
"maaf Pak saya tidak sengaja" ucap Devan
"saya ga mau tau, mas nya harus tanggung jawab"ucap sang wanita
"ta- tapi saya belum gajian mbak, gimana kalo saya cicil" tawar Devan
" ya saya ga mau tau, pokoknya harus tanggung jawab!!" ucap sang wanita
"baik mba kami akan bertanggung jawab, atas kelalaian karyawan kami"ucap sang manager, lalu dia memanggil salah satu teman devan
"sinta" panggil Krisna ( sang manager)
"iya Pak, saya?" ucap Sinta
"iya kamu, kamu tolong urus mba ini, dan ganti kerugian yang mba nya alami" ucap Krisna
"dan kamu devan, ikut saya" tambah nya
"baik pak" ucap devan dan Sinta barengan
devan dan Krisna pun berjalan duluan, sedangkan Sinta mengurus wanita itu
setelah sampai di ruangan, Krisna langsung memarahi devan
__ADS_1
"devan! kamu itu bisa kerja ga, kalo mau kerja yang bener, jangan bikin masalah, gara-gara kamu kafe jadi rugi, pokoknya bulan ini, gaji kamu saya potong 75 persen!!!" ucap Krisna
"maaf Pak, saya tidak sengaja melakukan nya, dan maaf pak, kalo bisa gaji saya bulan ini jangan " ucap devan
" gaji kamu saya potong 85 persen, dan lembur sebulan tapi tanpa uang lembur, kalo kamu nawar lagi, gaji kamu bulan ini tidak saya kasih sepersen pun" ucap Krisna
"maaf Pak" ucap devan pasrah
"sekarang balik lagi sana" usir Krisna
"kalo gitu saya permisi pak" ucap devan
"heem"
devan pun melanjutkan kerja nya, pukul 17:00 seharusnya dia pulang, akan tetapi karna doa kena hukuman, jadi mau tidak mau dia menjalani hukuman dari sang manager
" Dev lu nggak balik" tanya Rendi salah satu temen Devan
" Enggak gua dapat dapat hukuman dari Pak Krisna" ucap Devan
" Tadi gua nggak sengaja numpahin minuman ke salah satu pelanggan jadi ya gitu deh" ucap Devan
" Oalah gitu toh" ucap Rendy
" Iya gitu, lu udah mau balik?" tanya Devan
" Iya gue balik dulu ya" jawab Rendy
" Ya udah sana hati-hati" ucap Devan
" Iya makasih dev, semangat dong lemburnya yang lemes kayak gitu" canda Rendy
" iya iya gue semangat dah sono balik" usir Devan kepada Rendi
__ADS_1
Rendy pun meninggalkan Devan begitu pula dengan Septian, Sinta, Putri, Alex dan Tania, setelah kepergian mereka tak berapa lama, Imam, Iqbal, Kayla, Kiara, Kaira dan Fikri pun datang bersamaan
" eh dev kok lu masih di sini?" tanya Iqbal mewakili teman-teman mereka
" Iya gua lembur" jawab Devan
" Tumben lu lembur" ucap Imam
" bisalah dapat hukuman dari Pak Krisna" ucap Devan
" numpahin minuman lagi lu?" tanya Fikri
" Hahaha tahu aja lu" ucap Devan
" gue kan bisa baca pikiran lu hahaha" canda Fikri
Devan dan yang lainnya pun mengerjakan pekerjaan mereka dengan baik, hingga pukul 12.00 Cafe pun tutup
" udah pada mau balik lu pada" tanya Iqbal
" iyalah udah tengah malam gini" jawab Imam
" La mau balik sama siapa?" tanya Iqbal kepada Kayla
" biasa balik sama Kiara dan juga Kaira" jawab Kayla
" nggak mau balik sama kita aja la? " tawar Iqbal
" nggak mau nanti bukannya dianterin ke rumah malah kalian macem-macem lagi" tolak Kayla
" Lagian kita juga bawa motor Kok" ucap Kayla
" Ya udah kita Kawal, ya kan Mam, fik" ucap Iqbal ngasih kode kepada imam dan Fikri
__ADS_1
" iya" jawab mereka berdua kompak
" Ya udahlah Terserah kalian aja" ucap Kayla pasrah