
saat pintu sudah terbuka Rifki terkejut melihat keadaan di dalam, dia melihat Devan sudah telanjang bersama wanita dan mereka berdua terlelap di sini, Rifki bisa menyimpulkan bahwa terjadi adegan panas
Dia sangat menyesal telah meninggalkan Devan, kemudian Rifki memanggil Rio dan juga Rafiq yang masih melawan Restu, Restu yang sudah tahu akan hal itu dia langsung pergi meninggalkan Rio dan juga Rafiq
" gimana ini ri, fiq, kalau Devan tahu bisa mati kita" ucap Rifki
" mau nggak mau kita harus bawa nih cewek ke tempat yang Devan nggak tahu kita harus mastiin bahwa ini wanita gagal mengandung anak Devan, meskipun jika nanti ni cewek berhasil mengandung anak Devan kita harus merahasiakannya," ucap Rio
" tapi kenapa kita harus merahasiakan ri kenapa kita nggak kasih tahu aja Devan sekarang" tanya Rafiq
" kamu itu bodoh Apa mau cari mati, kalo si Devan tahu dia udah nidurin cewek bisa ngamuk dia apalagi kan dia baru putus dari Alena terus ditambah kayak begini dia bisa nambah stress, Udah Buruan daripada lu banyak omong mendingan lu bawa nih Laura ke markas kedua nanti biar Devan gue yang urus" ucap Rio
mau tidak mau Rafiq dan juga Rifki pun setuju mereka pelan-pelan mengangkat tubuh Laura dari pelukan Devan, setelah berhasil memisahkan Devan dan juga Laura, Rio bergegas memakaikan pakaian di tubuh Devan, akan tetapi tadi sebelum Rafiq dan juga Rifki mengangkat tubuh Laura Rio sudah memfoto dan juga memvideo kejadian tersebut
dia yakin bahwa suatu saat hari nanti Rio pasti membutuhkan foto dan video tersebut, sedangkan Rafiq dan juga Rifki mengantarkan Laura ke markas kedua, karena nanti dia akan di intorgasi oleh Rio
__ADS_1
pukul 09.00 pagi Devan baru terbangun dari tidurnya
" Duh gue di mana ini?" tanya Devan kepada diri sendiri, karena kepala di terasa pusing, dia pun mencoba mengingat-ingat kejadian semalam,
" kue lupa semalam habis mabuk sama si rio, ke mana lagi nih anak, bentar bentar semalam Kayaknya gue habis berhubungan badan sama cewek, tapi itu cewek ke mana ya" tanya Devan heran
Devan pun tak terlalu memikirkan kejadian itu dia berlanjut ke kamar mandi lalu membersihkan diri, setelah selesai membersihkan diri Devan pun berangkat ke markas utama, ternyata di markas utama hanya ada Rio dan juga Rafiq
" si Rifki ke mana?" tanya Devan
" Oh ya Ri, gue semalam ngerasa tidur bareng cewek, lu nggak pindahin tuh cewek kan?" tanya Devan kepada Rio, karena semalam Devan hanya mengingat pergi bersama Rio
" Lu ngomong apaan sih Dev, Masa iya gua pindahin cewek yang tidur sama lu" jawab Rio grogi
" tapi semalam beneran kan gue nggak tidur bareng cewek?" tanya Devan lagi
__ADS_1
" enggak dev" jawab Rio
" laptop gue ke mana,?" tanya Devan lagi
" buat apaan?" tanya Rio
" udah buruan sini" jawab Devan
Rio pun terpaksa menyerahkan laptop milik Devan, dan Devan pun menerima laptop dari Rio, cukup lama Devan memainkan laptopnya, dan betapa terkejutnya dia saat melihat wanita masuk ke kamar yang sama dengannya
Rafiq dan Rio yang melihat perubahan raut wajah Devan pun menjadi panik, meskipun Rio sudah menghapus rekaman CCTV di klub tersebut, akan tetapi Devan bisa mengembalikan rekaman CCTV itu lagi
" Kalian bawa ke mana wanita itu!" tanya Devan
" Ki... kita bawa ke markas kedua" jawab Rio dan Rafiq bersamaan
__ADS_1
tanpa banyak basa-basi Devan pun pergi ke markas kedua, disusul oleh Rafiq dan juga Rio