Dewa Iblis

Dewa Iblis
CH.1. Mitos Pohon Penjaga Iblis >Repair Of Words<


__ADS_3

Sesudah membaca chapter ini dan seterus nya, jangan lupa kasih vote, like & share~ biar author semakin semangat buat ni update setiap hari dan do'a kan ni novel agar panjang umur.


Oh ya, satu lagi, klo ada yang punya saran tolong komen di bawah ini, semoga menikmati~


-------------------------


Di sebuah hutan yang dalam, di tengah - tengah hutan berada, terdapat seseorang remaja tampan berambut biru berumur 15 tahun, berlatih memukuli pohon yang besar nan tinggi. Pukuluan demi pukulan di lontar kan, debu bertebaran di sekitar remaja itu, terlihat kalau pohon itu tak hancur, bahkan tergores pun tak terkecuali di sana.


Walau tak hancur atau tergores, itu masih lah membuah kan hasil yang sepadan, terlihat tubuh remaja itu menjadi kokoh, lebih kuat rata - rata dari remaja lain nya. Setelah remaja itu beristirahat, ia pun mulai kembali latihan. Untuk beberapa alasan, sang Remaja itu tak tau, kalau di dalam pohon itu memiliki rahasia yang sangat dalam.


Beberapa bulan berlalu dengan cepat, remaja itu tetap berlatih sampai sekarang, walau pohon itu tak tergores. Ke-esokan hari pun berlalu, tepat di mana malam purnama. Terdengar suara auman Srigala di tebing yang tak ada ujung itu, mengiang di mana - mana. Kelelawar yang biasa nya berkeliling secara individual, sekarang berkumpul membulat di bawah sinar purnama.


Pohon yang tinggi nan besar yang selalu di jadikan latihan oleh remaja itu bersinar terang, menyinari seluruh hutan tak terkecuali ujung - ujung sekalipun. Dalam beberapa saat, pohon itu menciptakan lapisan kuning membulati pohon, bukan hanya 1,, Tapi 100 lapisan.


Di ujung hutan bagian barat, terdapat desa manusia biasa, di sana setiap bulan purnama selalu mengadakan ritual penyembahan. Biasa nya mereka setiap tahun melakukan ini. Bersama'an dengan itu, mereka selalu mengadakan ritual peremaja'an sekaligus ritual kebankitan, seperti membankit kan tenaga dalam seseorang.


*** Ke esokan Hari sesudah mengadakan ritual Kebankitan.

__ADS_1


"Buk, Buk, Buk.." Suara pukulan terdengar nyaring, angin bergelegar di sekitar pukulan itu. Remaja yang selalu latihan terus melanjut kan latihan nya yang kemarin. Di sekitar tempat itu, ada seseorang adik kecil laki - laki, dengan rambut biru di sertai keunikan nya yaitu di rambut nya terdapat sedikit merah di ujung rambut birunya.


"Wah! Dage - Lin (Kakak Lin).. Kamu sangat kuat! Walau pohon tua itu tak tergores, untuk memukul manusia biasa, itu akan meremukan tulang!" Ucap adik kecil yang berumur 10 tahun itu. Untuk anak yang seumuran adik kecil ini, biasa nya mereka habis kan untuk bermain bersama anak sebaya nya, tapi ia memilih untuk menemani Dage nya (kakak nya) berlatih.


Ketika remaja itu mendengar itu, ia pun menghentikan pukulan nya, menghampiri adik laki - laki itu. Melihat adik laki - laki itu melempar minuman, ia pun menankap nya dengan ahli. "Terima kasih ya, Xiao Yun (Awan).." Ucap nya berterimakasih sebelum duduk.


Setelah menankap minuman itu, ia pun duduk di sebelah xiao Yun, sembari meminum minuman yang putih - jernih itu. Terlihat di leher mengalir air, tegukan demi tegukan sampai habis.


"Dage - Lin, kamu sangat kuat! Lihat, otot mu sangat keren.." Ucap xiao Yun antusias melihat tubuh Lin Yue Yue setengah telanjang, sekalian meraba otot kakak nya. Lin Yue Yue hanya diam, tertawa pelan.


"Ya! Pasti Xiao Yun akan kuat, sekuat Dage - Lin! Tidak, lebih kuat dari Dage - Lin!" Ucap nya semangat sambil berdiri, menunjuk kan jari nya kelangit. Lin Yue Yue hanya diam memperhatikan, sesekali tertawa melihat tinkah lucu adik nya.


"Oh ya, Dage - Lin.. Kenapa Dage - Lin memukuli pohon tua itu? Padahal itu sangat lah keras, bahkan untuk seorang kultivator (Kultivasi dari China) sekalipun.." Ucap nya langsung duduk, bertanya pada Dage nya.


"Hmm, alasan ya? Kalau alasan untuk memukuli pohon itu, itu tidak ada alasan nya. Kalau pun ada, Dage - Lin ingin melindungi Xiao Yun, Ayah dan ibu.. Agar kita tetap bersama.." Ucap nya serius mengenai keluarga. Untuk beberapa saat, Xiao Yun tanpa di sadari menyumpai diri nya untuk melindungi Dage - Lin, Ayah dan Ibu nya.


"Xiao Yun juga ingin melindungi Dage - Lin dan Ayah Ibu!" Ucap nya serius. Beberapa saat pun berlalu, Xiao Yun pun mulai bertanya kembali. "Oh ya! Dage - Lin.. Apa kau tau? Pohon ini sangat lah berbahaya, ucap Ibu.. Ibu pernah bercerita tentang mitos pohon ini..

__ADS_1


Dikatakan, ketika bulan purnama, setiap malam nya, lebih tepat nya tengah malam, setiap saat selalu memuncul kan lapisan terang berwarna kuning dengan jumlah 100 lapisan. Tapi bukan itu mitos nya, tapi setiap tengah malam, selalu ada pintu di dalam pohon itu! Katanya pohon tua Itu terdapat penghuni iblis! Bukan hanya iblis, tapi pangeran iblis dosa!" Ucap nya memperingati.


"Hmm, seperti nya agak di lebih - lebih kan.." Batin Lin Yue Yue di dalam pikiran nya itu.


"Oh ya, sebelum Xiao Yun, atau lebih tepat nya Dage - Lin.. Tidak, Ibu. Sebelum Ibu melahir kan, katanya terdapat 100 lebih kultivator yang ingin memasuki pohon itu, tapi sebelum 1 lapisan di lewati, mereka sudah lenyap menyisa kan tulang - tulang nya! Bahkan sampai musnah tak bersisa!!" Ucap nya, membuat Xiao Yun yang menceritakan nya sendiri merinding ketakutan.


"Memang nya ada apa di dalam pohon itu..?" Tanya Lin Yue Yue penasaran.


"Entah lah, kata ibu ada harta tersembunyi di dalam sana.." Ucap Xiao Yun mengangkat bahu. Beberapa saat, Lin pun terus mengingat itu.


----------


Hallo, perkenal kan, nama saya "Kelinci Imut" ^^ (Nama samaran).


Oh iya, untuk pembaca yang lama, tolong di baca ulang di awal Ch, karna ada perubahan di awal Ch. Di sini, ada perbaikan kata, nama, dan jalur aktivitas dalam novel. Untuk pembaca baru, di batasi sampai Ch di mana di judul tertulis seperti "Repair of Words", yang mengartikan sudah di perbaiki. untuk yang belum ada tulisan seperti tadi, itu meng arti kan kalau itu belum di perbaiki.


Ok, terima kasih sudah memperhatikan~ Salam dari "Author Kelinci Imut" ^^

__ADS_1


__ADS_2