
"Baiklah.. Sihir gabungan 3 element - Ledakan Es Api Dan Petir." Ucap mereka bersama. Setelah mereka mengucap kan itu, seketika awan hitam muncul, lalu awan itu mengeluar kan hujan es dan ledakan petir mengarah pada Liu, Liu hanya diam dan hanya melihat semua petih mengarah dirinya.
Ketika petir itu sudah mengenai Liu, petir itu lalu mengeluar kan api yang sangat panas, membuat pesilat perak awal kebawah terbunuh dengan muda. Tetapi berbeda dengan Liu hanya Menyeringai lalu mengeluar kan Crystallized Gale Scythe nya. Liu lalu mengaliri sabit tenaga dalam nya itu untuk membuat sabit itu berputar di depan nya untuk menankis bonkahan - bonkahan es itu.
Crystallized Gale Scythe nya Liu masih pada bentuk nya yang berwarna hijau, tetapi penampilan Liu tidak berubah sedikit pun. "Seperti nya jurus ini menarik, aku akan tiru ah jurus nya." Ucap Liu dalam hati. Liu lalu mengaktif kan skil mata meniru, membuat dirinya dapat mengunakan skil musuh hanya dengan 1 orang.
__ADS_1
"Seperti nya kalian akan menjadi bahan percobaan ilmu mata meniru ku.." Seringai Liu. "Jurus Mata Meniru,
'3 element - Ledakan Es, Api Dan Petir.'!" Ucap Liu. Mereka terkejut ketika Liu dapat meniru jurus. Ketika mereka sangat terkejut, mereka menjadi lebih terkejut ketika jurus yang Liu keluar kan sangat kuat berkali - kali lipat, membuat mereka sangat takut dan hanya pasrah ketika petir dan bonkahan batu es mengenai mereka.
Bonkahan es yang di keluar kan Liu tidak mengarah pada titik vital mereka, membuat mereka masih dapat bertahan tetapi mereka sekarang menjadi pingsan, membuat Liu menyuruh orang membawa ke 4 orang yang sudah Liu kalah kan. Jurus Meniru Liu dapat menjadi milik nya secara permanen, membuat dirinya sangat lah di untung kan. Jurus yang Liu tiru dapat di kendali kan dengan mudah, membuat para penonton dan Fang Xuan tidak terkena jurus tersebut.
__ADS_1
"Kalau begitu, aku akan mematah kan tangan kirimu, agar kau dapat merasa kan apa yang mereka rasakan saat kau menindas mereka.." Ucap Liu yang sedang berjalan pelan mendekati Fang Xuan. "Aku menyerah.. Aku menyerah.. tolong ampuni aku, aku berjanji aku tidak akan melakukan hal jahat lagi, kumohon jangan mematah kan tanga kiriku..ahghhhhhh.. ahkah.. trakkk.." Liu yang sudah dekat dengan Fang Xuan, Tidak mendengar kan permohonan nya dan lalu memotong kan tulang Fang Xuan dengan pelan - pelan membuat Fang Xuan merintih kesakitan ketika sesudah di patah kan tulang nya.
"Apa kau pernah mendengar kan mereka yang memohon, tidak bukan? Apa kau pernah merasakan sakit yang mereka rasakan, tidak pernah bukan?? Walau satu tangan tidak cukup untuk mengampuni dosa - dosa mu, semoga saja kau dapat bertobat untuk melakukan hal - hal yang baik.." Fang Xuan lalu memaksa kan dirinya bankit lalu menghampiri Liu yang sedang berjalan menjauh.
"Tuan, terima kasih karna telah mengampuni ku, dan terima kasih karna kau telah membuka kan mata ku yang gelap ini.. Aku minta maaf sebesar - besar nya, walau permintaan maaf tidak bisa menebus semua kesalahan ku, tetapi aku tetap minta maaf sebanyak - banyak nya." Fang Xuan lalu terduduk berdiri sambil menangis darah, membuat dirinya menyadari semua dosa - dosa yang telah ia lakukan.
__ADS_1
"Ya, sama - sama, aku terima terimakasih mu itu.. Tetapi untuk permintaan maaf, aku tidak bisa melakukan nya, kau harus meminta maaf pada orang nya langsung.." Ucap Liu dengan tersenyum tipis. "Terima kasih tuan, aku akan membalas budi mu nanti.." Ucap Fang Xuan yang sedang menangis darah.
Pembawa acara, para penonton dan para tetua menjadi terharu, membuat mereka mengingat kesalahan mereka. Ada pun yang sedang menangis, membuat suasana menjadi sedih tak karuan. (A hahahaha😂😂).