
Di ruang bawah tanah di suatu penjara jaring laba - laba, terlihat banyak tengkorak berserakan di mana - mana. Terlihat Xiao Yun serta Wang Yushu di tahan di sana tanpa makan dan minum seharian ini, berdiam diri menunggu sesuatu.
"Xiao Yun, apa kita akan terkurung di sini selamanya?" Tanya Wang Yushu memegangi perut nya yang kelaparan. Dari pagi sampai sekarang, Wang Yushu hanya memakan 1 daging dan hanya itu yang tersisa saat makan tadi. Terlihat Xiao Yun pun bernasib sama seperti Wang Yushu.
Awal nya kejadian mereka berdua sebelum tertankap nya siluman laba - laba, mereka tidur di dalam goa dekat pintu keluar. Tapi karna kabut yang tiba - tiba muncul di sektiar mereka, itu membuat mereka tertankap oleh siluman laba - laba, bahkan sebelum melawan mereka.
"Tidak akan lama. Percayalah kalau Dage - Lin pasti akan datang menyelamatkan kita." Ucap Xiao Yun tersenyum hangat, sedikit memeluk Wang Yushu yang kedinginan memakai sekain tipis baju. Dengan dekapan Xiao Yun, terlihat Wang Yushu lebih baik dari sebelum nya.
""Terimakasih.."
Wang Yushu tersenyum hangat berkata pelan, itu cukup tak terdengar kalau memakai pendengaran saja. Walau sudah berkata pelan, tetap Xiao Yun dapat melihat gerak bibir mungil nya Wang Yushu.
"Percaya lah, pasti Dage - Lin menyelamat kan kita." Sekali lagi Xiao Yun memastikan nya.
***
"Hmm.." Lin berguman, menyanyikan lagu yang cukup istimewa. "Yah yah, seperti nya kalian akan terbantai oleh ku seorang diri saja.." Lin tersenyum, membunuh dengan membelah siluman laba - laba terakhir di hadapan nya.
Terlihat di sepanjang jalan Lin menapakan kaki sampai ujung goa, terlihat banyak siluman laba - laba terbunuh dengan tubuh yang terpisah menjadi 2 bagian. Bukan cuman 2 bagian saja, yang lebih parah nya sampai tercincang menjadi beberapa bagian potongan.
Tapi jangan lupa juga dengan batu keristal siluman yang di miliki laba - laba berumur 100 tahun itu. Lin sudah mengumpul kan keristal siluman dan menyimpan nya di tas yang cukup besar di punggung nya. Terlihat ada beberapa puluh keristal siluman berumur 100 tahun, cukup untuk menjual mereka dengan harga yang tinggi.
Lin yang masih memegang senjata Sabit nya yang karatan itu, terlihat sungguh menakut kan dengan Aura 'Kemarahan' milik nya yang keluar di sekitar tubuhnya. Terlihat dari luar kalau Lin seperti marah akan sesuatu, tapi sebenar nya Lin dapat mengontrol amarah nya dengan mudah semudah membalik kan telapak tangan nya.
"Yah, walau aku tidak dapat menemukan sarang bos laba - laba, ayo kita selamat kan adik ku dan Wang Yushu dulu lalu membunuh bos nya dengan mudah." Lin melankah kedepan dengan senyum mekar di mulut nya.
Tapi sebelum mencari adik nya itu, Lin bingung mau cek jalan kemana dulu, karna di sana terdapat 2 jalan untuk menuju ruang bawah tanah serta menuju jalan ke atas goa, yang menuju ke kurungan adik nya.
"Hmm, menurut hypothesis ku dalam kehidupan sebelumnya, biasa nya penjara buatan monster, biasa nya di tempat kan di bawah tanah.. Baiklah, ayo kita coba dulu periksa ruang bawah tanah, semoga saja mereka ada di sana."
__ADS_1
Lin yang santai, melankah ke ruang bawah tanah dengan jalur tangga. Terlihat tangga itu terbuat dari tanah, tapi itu cukup padat dan tidak mudah rusak. Ketika Lin sudah di dasar ruang bawah tanah, terlihat di sepanjang lorong terdapat puluhan penjara di sepanjang jalan, dari sisi kiri dan kanan di penuhi tenkorak dan manusia yang mati membusuk.
Di dalam penjara sisi kanan nya Lin, terlihat disana ada beberapa yang mati kelaparan, ada juga yang mati membusuk di penjara sebelah kirinya Lin. Dan ada juga yang berubah menjadi tulang setelah beberapa tahun mati kelaparan.
Lin yang melihat itu sedikit mengertak gigi, tak bisa membantu mereka yang sudah mati. Tapi walau begitu, ia masih bisa menolong yang masih hidup di sekitar nya Lin.
"Baiklah, ayo kita mulai. Detection Life - Aktif!" Lin menutup mata nya perlahan, dan membuka mata nya kembali dengan sekejap mata setelah mengatakan jurus deteksi nya itu, bersama'an dengan kerutan di alis.
Dalam sekejap mata, gelombang angin menyebar di depan arah Lin seperti ombak melayang di atas kepala. Terlihat kalau itu adalah aura milik nya Lin yang berwarna bening. Kalau musuh Lin merasakan angin ini, mereka akan bergetar dalam beberapa saat, bahkan sampai tertekan selama beberapa detik.
***
"Deg!" Sfx: Suara jantung.
"Baiklah, aku sudah menemukan nya." Lin tersenyum menemukan 2 tanda kehidupan di ujung lorong penjara. Di saat bersama'an, Lin dapat melihat 2 orang itu sedang berpelukan, menghangat kan diri dengan baju mereka yang hangat. Lin cukup yakin kalau saat ini sangat lah dingin dengan malam yang penuh akan hembusan angin malam.
Untuk beberapa alasan, Lin kebal dengan rasa dingin yang hawa nya rendah sampai menengah. Karna itu Lin tidak dapat merasakan hembusan yang cukup dingin di sekitar nya.
Wang Yushu yang pertama terbangun, waspada berkata. "Siapa itu?" Merasakan lankah suara yang cukup dapat di kenal nya. Dengan nada yang lembut dari Wang Yushu, Xiao Yun pun terbangun dari tidur nya yang cukup pulas. Walau begitu ia sudah mengenal siapa yang ingin mendekati penjara nya.
Kalau bukan Lin Yue Yue yang datang, lalu siapa lagi yang akan mendekati mereka kalau bukan Lin Yue Yue seorang?
"Dage - Lin!" Wang Yushu dan Xiao Yun berteriak, berteriak seperti melihat malaikat turun di depan mereka. Walau mereka sudah memprediksi Lin akan datang menolong mereka, tetap mereka antusias melihat Lin datang.
Lin yang mendengar itu hanya diam tersenyum memandangi mereka. "Apa kalian merindukan ku?" Tanya Lin tertawa pelan.
"Dage - Lin?! Apa itu benar - benar kau?! Woah! Dage - Lin, penampilan mu sangat berbeda hari ini. Terlihat, sangat bagus dengan pakaian sekolah. Oh ya, jangan bilang kalau itu mencuri dari seseorang?" Tanya Xiao Yun antusias sekaligus menyipit kan mata ketika mengatakan MENCURI.
"Lihat penampilan mu yang sekarang memakai baju sekolah dengan penampilan mu yang kemarin memakai kaos yang lusuh, itu sangat berbeda 180 derajat, dengan perubahan seperti itu, bisa di katakan sangat KEREN!" Xiao Yun meneruskan ocehan nya.
__ADS_1
"Dan Dage - Lin, apa - apa'an senjata sabit karatan itu? Itu sangat mengerikan!" Xiao Yun gemetar, merasakan kharisma dari senjata sabit karatan itu, bahkan merasakan kharisma baru dari Dage - Lin nya. Terasa seperti menakut kan untuk kharisma senjata Lin, tapi sebalik nya dengan Dage - Lin nya yang terasa hangat dan nyaman.
"Kau sangat kejam mengatakan aku pencuri baju. Walau kau dan aku baru bertemu setelah seharian lamanya, kau tetap semangat ya. Dan juga, baru saja di tinggal beberapa jam, kau sudah terlihat kurus dan kurang gizi."
Lin lalu memperhatikan kondisi tubuh Xiao Yun yang sekarang. Terlihat bentuk perut nya Xiao Yun yang normal sekarang terlihat mengecil, bahkan semangat nya sedikit di bawah rata - rata, dengan nafas yang cukup rendah. Walau begitu Lin tak mengkhawatir kan nya berlebihan, karna itu normal buat orang yang belum makan seharian.
Wang Yushu yang diam memperhatikan Xiao Yun yang bersemangat, membuat nya tertawa, bahkan setelah melihat tinkah adik kakak itu. Lin Yue Yue serta Xiao Yun tersenyum, memperhatikan mereka bertiga yang cukup reunian keluarga, membuat mereka tertawa senang.
Keada'an yang terlihat genting sebelum nya berubah derastis menjadi sebuah reunian keluarga, cukup membuat mereka tersenyum hangat untuk sementara waktu.
***
"Baiklah, karna Dage - Lin kalian sudah datang dan ingin membantu kalian membebas kan diri, jadi bersiap - siaplah untuk melarikan diri dari tempat ini"
Tanpa peringatan lanjutan dari Lin, Lin lalu mengankat sabit nya di samping kanan bagian atas, menebas penjara siluman laba - laba itu dengan sekali tebas dengan mudah dan gampang. Xiao Yun dan Wang Yushu cukup terkejut melihat penjara itu yang setinkat 'Perak Level menengah' Hancur dalam sekali tebas serangan Dage - Lin nya.
"Dage - Lin, sejak kapan kau mendapat kan kekuatan seperti itu? Dan juga aku penasaran, kenapa seolah - olah aku merasa sekarang kau berubah 180 derajat beneran.. Seperti sangat berkharisma, dan sangat kuat sekali." Ucap Xiao Yun menilai ulang dengan antusias. Wang Yushu pun terkejut, dengan mulut setengah terbuka.
"Eh? Padahal aku berpikir kalau Xiao Yun bakal menanyakan dari mana kekuatan ku muncul. Sia - sia aku membuat alasan setiap jam.. Lagi pula seharus nya aku sudah tahu kalau bocah ini akan mengatakan ini." Batin Lin, menyesal mengumpul kan banyak alasan, tapi malah di jawab sebalik nya.
Memang, harapan tidak bisa di andal kan.
"Oh ya Dage - Lin, sebelum kau memasuki dunia imajinasi mu yang liar, sebaik nya kita keluar dari sarang ini sesegera munkin, karna terlihat Wang Yushu kelaparan dari tadi.."
Lin yang sedang berimajinasi tiba - tiba tersambar petir. Xiao Yun berkata sangat kejam, mengatakan Lin berimajinasi liar. Itu bagaikan petir menyambar di siang hari, bahkan seperti membunuh tanpa di sentuh menurut Lin.
"Kau sangat kejam, Xiao Yun!" Ucap Lin memegangi dada nya, sedikit terleceh kan oleh adik nya sendiri.
"Dage - Lin ini. Sudah - sudah ayo Dage - Lin, kasihan Wang Yushu belum makan sore hari ini, pasti nya sangat kelaparan, benar kan Wang Yushu?" Xiao Yun mengusur Dage - Lin nya di bawah tanah, bersama'an menanyakan keada'an Wang Yushu.
__ADS_1
"Ah? Iya!" Jawab Wang Yushu cepat, sambil bersama'an kasihan pada Lin yang di gusur tanpa roh di dalam tubuh nya.