Diakah Jodohku 1

Diakah Jodohku 1
BAB 29


__ADS_3

Dibalik kesuksesan Tora Sin dan team Jaguar menemukan lokasi pembuatan senjata ilegal terbesar di Menggala, ada duka yang mendalam karena pada akhirnya Yoga salah satu anggota team menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat selama seminggu di rumah sakit. Yoga tertembak di bagian dadanya, ia harus meregang nyawa saat menghadapi para tersangka yang bersenjata.


Sherly Lee semakin tak nyaman dengan pekerjaan Tora Sin. Ia sangat takut jika suatu saat Tora akan kehilangan nyawanya saat bertugas. Satu minggu lagi mereka akan menikah, tapi ketakutan Sherly semakin menjadi. Ia tak ingin suaminya nanti setiap hari menghadapi senjata api.


Tora Sin selalu meyakinkannya bahwa pekerjaannya tidak selamanya berbahaya. Karena pekerjaannya tak mengharuskannya turun langsung ke lokasi. Tapi Tora lah yang selalu ingin terlibat karena menyukai tantangan.


Sahabat Tora baik Ario dan Darko sudah sama sama pulih kembali. Mereka semua sudah kembali bekerja seperti sediakala. Seminggu sebelum pernikahan Tora dan Sherly, tak ada tugas menegangkan lagi. Tora sudah bersiap siap cuti menikah dan bulan madu. Ayah Tora dan kakaknya sudah datang ke Indonesia untuk menghadiri pernikahan Tora. Sherly sudah diperkenalkan oleh Tora dengan keluarganya. Sherly sangat bersyukur mereka tak mencampuri urusan pribadi putra mereka.


Keluarga Sin sangat baik padanya, mereka semua setuju atas pernikahan ini. Keluarga besar Sin lebih memilih hotel, mereka tak ingin tinggal di rumah Tora sama sekali. Rumah dinas pun mereka tolak. Pada akhirnya Tora membiarkan mereka memilih tinggal dimanapun selama seminggu ke depan.


Tora juga sudah menemukan rumah baru yang lebih dekat dari markas, rumahnya masih di renovasi oleh pekerja bangunan. Tora sempat mengajak Sherly melihat rumah itu. Rumah yang sangat besar dan mewah, Tora melengkapi sistem keamanan dengan ketat di rumah tersebut.


"Apa kau suka rumahnya?" tanya Tora.


Sherly mengangguk. "Rumah ini cantik kak." jawabnya.


"Tapi tak secantik calon istriku." goda Tora.


"Kau sangat pintar menggoda." ujar Sherly.


"Aku hanya berani menggodamu sayang." jawab Tora.


"Kau yakin tak pernah menggoda polwan? Mereka sangat cantik cantik." tanya Sherly.


"Mereka tetap kalah cantik darimu. Dan kau boleh tanya pada siapapun yang mengenalku. Pernahkah aku menggoda mereka atau berpacaran. Kaulah wanita pertama dan terakhir buatku sayang." ujar Tora.


Sherly senang mendengarnya. Pria tampan dan segagah Tora Sin tak pernah jatuh cinta pada wanita manapun kecuali dengannya. Ia sangat beruntung bisa memiliki calon suami yang bisa melindunginya walaupun pekerjaannya selalu dalam bahaya.

__ADS_1


 *****


Hari yang menegangkan bagi keduanya. Acara pernikahan Tora Sin dan Sherly Lee diadakan dengan sangat mewah dan megah di hotel ternama di Mesuji. Penjagaan diperketat oleh ratusan anggota kepolisian mengingat tamu undangan yang hadir adalah pejabat pejabat tinggi negara. Dari Gubernur sampai ke kepala desa pun ikut hadir di acara sakral tersebut.


Gaun putih cantik berenda menghiasi tubuh Sherly Lee, dengan tudung yang menjuntai panjang di kepalanya. Mega satu satunya teman Sherly Lee yang menjadi pendamping untuknya. Tugas Ario adalah sebagai pengantar pengantin wanita ke Altar mengingat Sherly Lee tak memiliki siapapun. Keluarganya memang tak ada sama sekali sekarang, entah dimana saudara saudara Lee dan ibunya berada. Ia tak pernah diperkenalkan pada keluarga manapun saat kedua orang tuanya masih hidup.


Sehari sebelum pernikahan Tora dan Sherly juga mengunjungi makam orang tua Sherly dan juga makan ibu Tora. Mereka meminta restu. Sherly tak henti hentinya menangis di makam orang tuanya. Tora menenangkannya sambil memeluknya. Sherly sangat terharu saat meminta restu tersebut. Seharusnya ia bisa bersama orang tuanya sekarang, tetapi Tuhan lebih sayang pada kedua orang tuanya.


Dan hari ini Sherly kembali menangis saat menatap cermin. Ia tak menyangka akan menikahi seorang Inspektur tampan dan sangat melindunginya. Tuhan sangat baik padanya telah mengirimkan malaikat pelindung untuknya.


"Ya Tuhan Sher, rias wajahmu akan berantakan jika kau tak berhenti menangis." ujar Mega.


"Aku sama sekali tak bisa menahannya. Ini seperti mimpi untukku Meg." jawab Sherly sambil terisak.


Mega memeluknya. "Tuhan mengambil orangtuamu dan sekarang Tuhan mengirimkan penggantinya. Aku ikut bahagia untukmu Sher. Dan juga sangat iri melihat acaramu. Ya Tuhan banyak sekali polisi dan prajurit tampan. Upacaranya sangat indah dan megah. Aku ingin satu Sher, kenalkan padaku." ujar Mega sambil terkekeh.


Mega kesal. "Aku sudah bertunangan selama 2 tahun, sampai sekarang aku belum menemukan kejelasan hubungan kami. Pria itu selalu sibuk bekerja." jawab Mega.


"Ia bekerja keras untukmu Meg, bukankah kau ingin pernikahan yang megah?" kata Sherly.


"Tetap saja aku tak akan bisa mengalahkan acara pernikahanmu." ujar Mega.


"Kalian sangat suka bergosip. Sudah waktunya sayang, aku tunggu di Altar pengantin cantikku." ujar Tora tiba tiba.


"Kau tak boleh melihat pengantin wanita." ujar Mega sambil mengusir Tora.


"Oh ayolah hanya sebentar, aku merindukannya." ujar Tora.

__ADS_1


Sherly terkekeh melihat tingkah Tora. "Kita akan segera bertemu kak, bersabarlah." jawabnya.


"Kau juga jahat sayang, baiklah...aku tunggu. Kau akan mendapat hukuman nanti malam." goda Tora lalu meninggalkan ruangan rias Sherly.


Wajah Sherly merah padam. Mega tertawa melihatnya. "Ya Tuhan, kau mendapatkan Inspektur tampan Sher. Benar benar tampan dan gagah sekali, kau sangat beruntung." ujar Mega.


"Diamlah, aku takut malam pertamaku Meg. Aku tak berpengalaman, aku takut mengecewakan Tora." ujar Sherly.


"Tora juga tak berpengalaman Sher. Kalian sama sama melakukannya pertama. Itu sangat menegangkan." goda Mega.


Sherly menghela nafasnya. "Kau sama sekali tidak membantu Meg. Kau malah menggodaku." ujarnya.


"Aku melakukannya sangat sering dengan tunanganku. Saat pertama itu tidak menyenangkan sama sekali. Tapi selanjutnya justru aku yang sering meminta." Mega memberitahu sambil tertawa tanpa malu sama sekali.


Wajah Sherly kembali memerah. Kata kata Mega sangat asing dan memalukan bagi Sherly.


"Sudah waktunya Sher. Ayo..." ujar Mega sambil menggandeng tangan Sherly.


Ario sudah menunggunya di pintu Altar. Semua tamu terpukau saat pengantin wanita memasuki Altar. Mereka semua sangat terkejut melihat kecantikan Sherly Lee. Walaupun wajahnya tertutup tudung pengantin, tapi aura kecantikannya mampu menegangkan suasana.


Dengan langkah yang sangat pelan Ario membawa Sherly sampai ke tempat Tora berdiri. Tora menyambut tangan pengantin cantiknya. Keduanya melakukan acara sakral dengan baik, janji setia dihadapan Tuhan sudah mereka ucapkan. Dan pada akhirnya Tora Sin mencium mempelai wanita diiring dengan tepukan tangan yang bergemuruh di ruangan tersebut.


Wajah pengantin wanita akhirnya terlihat saat tudung tersebut dibuka Tora. Kembali tamu undangan, anggota kepolisian dan yang lainnya terkejut saat melihat kecantikan wajah Sherly tersebut.


 *****


Happy Reading All...😘😘😘

__ADS_1


Dukung, like n komen selalu...


__ADS_2