Diantara Aku Dan Dia

Diantara Aku Dan Dia
kecewa 2


__ADS_3

aku menangis tak henti, rasanya air mata ini tak bisa di hentikan, seseorang yang selama ini ku anggap orang paling berharga tapi ternyata menganggapku bagai penguntit


"nad udah dong" ucap via


"lo mau denger saran gue enggak nad" balas dini


aku hanya terdiam mendengar ucapan dini


"sekarang gue minta lo abaikan kak rey, dan kalau dia ngerasa kehilangan lo, berarti dia punya perasaan sama lo, tapi kalau dia enggak peduli sama lo, lo harus jauhin dia" lanjut dini


"tapi berapa lama nadya harus jauhin kak rey, lo tau kan din nadya enggak bisa jauh dari kak rey" ucapku


"nad kayaknya ucapan dini ada benernya deh" balas via


"ya karena lo harus tau kapan lo berjuang buat orang yang juga menghargai lo juga" terus dini


"tapi nadya" ucapku sambil menundukkan kepala


"udah lo jauhin rey enggak lama kok nad, kita coba 7 hari aja, selama 7 hari lo jangan pernah peduliin rey dan jangan pernah liat rey gimana" ucap dini


"keliatannya saran dini bagus nad, gue harap lo bisa coba itu" lanjut via


"nadya coba deh, nadya juga mau kak rey suka sama nadya" ucapku sambil mengusap sisa air mata

__ADS_1


kemudian dini menjalankan mobil nya untuk mengantarku pulang


keesokan harinya...


aku menjalankan apa yang di rencanakan oleh dini, aku mulai mengabaikan kak rey, dan menganggapnya tak ada di sekitar ku


"hey nad" ucap dimas


"oh dim kenapa" tanyaku


"kita kan satu kelompok nih untuk buat video, nah kira-kira gimana kalau kita kerjaiin di kafe deket rumah gue aja" ucap dimas


aku melihat seperti kak rey akan melewati kami


agar rey dengar apa yang aku ucapkan kepada dimas, tak disangka rey berhenti sebentar dan langsung melangkahkan kakinya kembali


"beneran nad gue seneng banget deh" ucap dimas antusias


aku yang melihat kepergian rey dan seakan dia tak perduli membuatku lemas


"emmm iya dim" ucapku lemas


"yaudah nanti gue kabarin di line ya" balas dimas dan kemudian meninggalkan aku

__ADS_1


kemudian ku pun membereskan barang bawaan dan keluar kelas


"oh jadi udah ada yang baru ya bagus deh" ucap rey yang bersandar di dinding


aku mencoba menahan agar aku tak menjawab omongan rey, dan aku melangkahkan kaki untuk meninggalkan rey


rey terlihat kesal karena aku abaikan


"lo kenapa" tanya frans


"enggak kok yaudah yuk cabut" ucap rey


"eh tuh si kevin" ucap frans yang melihat kevin sedang bersama via, yang terlihat ceria dan bahagia


rey melihat kearah yang di tunjuk frans dan melihat sahabatnya yang sangat bahagia bersama wanita yang di cintainya


"sabar ya bro, gue tau lo rindu nadya" ucap frans


"minggir lo" balas rey


lalu rey pun pergi meninggalkan frans yang masih ingin menggodanya


"huffff akhirnya nadya bisa juga acuhin kak rey" ucapku sambil memegang dada

__ADS_1


aku pun langsung menuju ke kantin dimana aku dini dan juga via sudah janjian untuk ada di sana saat makan siang, karena pagi hari kami sibuk dengan urusan masing-masing.


__ADS_2