
aku, dini dan juga via pergi ke sebuah kafe untuk mengobrol dan bertukar fikiran tentang apa yang terjadi padaku siang ini di kantin
"gue masih enggak abis fikir deh tentang sikap kak rey" ucap dini
"nadya juga enggak percaya kak rey bisa kayak gitu ke nadya, apa cinta nadya udah terbalas" ucapku antusias
"hey nad jangan bodoh ya lo itu orang yang selalu berhalusinasi bahwa kak rey suka sama lo" ucap dini sambil nengetuk dahiku
"aw sakit dini" omelku
"bener nad kata dini, lo jangan terlalu terbuai, bisa jadi besok sikap kak rey ke lo berubah" balas vina
"tapi tadi jelas banget kalau kak rey cemburu" ucap ku
"iya tapi apa lo tau kalau kak rey beneran cemburu sama lo atau cuma ngerasa risih lo dideketin sama cowok" ucap dini
"ih kok dini gitu sih kan nadya udah bahagia kak rey cemburu" keluhku
"nad gue tau lo belum pernah pacaran bahkan lo belom pernah nemuiin pangeran lo, tapi please pinter dikit lah nad, jangan sampai lo sakit sendiri nantinya" jelas dini
"iya nad bener kata dini gue setuju banget kok, dan lagi kak rey kan belom jelas gimana" lanjut via
__ADS_1
"terus nadya harus gimana dong" lanjutku
"saran gue sih besok coba lo ajak kak rey jalan kalau dia mau berarti dia mulai buka hati ke lo tapi kalau dia nolak lo harus nyerah oke" ucap dini
"tapi kan belom 7 hari nadya diemin kak rey" ucapku
udah selesai lo diemin kak rey nad, sekarang lo harus buat rencana baru" ucap dini
"kalau gitu ayo kita shoping untuk nadya tampil beda besok" ucap via
"go.... " sorak dini
kami pun pergi berbelanja dan membeli dua setel baju untukku dan satu dres santai untuk aku pergi, aku sangat senang karena mereka menemaniku berbelanja dan mau mendukungku
aku mulai masuk ke area kampus dan banyak yang melihatku juga menyapaku, aku bahkan tak kenal mereka, aku mencari sosok kak rey dan ternyata dia ada di ujung taman, aku mulai menghampirinya
"pagi kak rey" ucapku
"pagi" jawab rey tanpa melihatku
"wah pagi nad, lo cantik banget hari ini mau kencan sama siapa nih" ucap frans
__ADS_1
"enggak kok kak, nadya cuma mau... "ucapku terpotong oleh kak rey
"enggak boleh, lo enggak boleh pergi sama siapapun" ucap rey cepat
"ih kak rey nadya tuh mau... " omonganku belum selesai dipotong lagi oleh kak rey
"kan udah gue bilang enggak boleh" ucap rey tegas
"nadya cuma mau ajak kak rey pergi siang ini" ucapku dengan cepat dan berteriak
"wesss kayaknya gue harus pergi nih" ucap frans sambil melarikan diri
renaldy membatu mendengarkan omongan ku kepadanya dan entah kenapa aku melihat telinganya memerah
"mau pergi kemana" jawab rey sambil perlahan duduk memegang buku kembali
"kak rey maunya kemana nadya sih pengen nonton" ucapku
"oke setelah selesai kelas gue tunggu disini" balas rey sambil hendak pergi
"oh iya ini kue buatan nadya" ucapku sambil memberikan kue kepada kak rey
__ADS_1
renaldy menerimanya dan pergi meninggalkan aku sendiri di taman dan hatiku merasa sangat bahagia rasanya ingin ku abadikan momen ini selamanya