
aku pun menghubungi kevin dan mengarakan bahwa silvia mengizinkan untuk memberikan nomornya.
"siang kak, ini nomor nadya" ucapku untuk kelvin
"kan gue minta nomor temen lo" balas kelvin
"kasih dulu nomor kak rey, nanti langsung nadya kirim nomor silvia" balasku
"lo yakin nanti kalau gue kirim lo enggak akan kirim nomor temen lo" balas kelvin lagi
aku pun mengirim foto ku dengan silvia dan dini setelah itu tak lama kelvin mengirim nomor renaldy
"aaaaaaaa......... akhirnya gue dapet" ucapku sambil berteriak dan membuat dini juga silvia kaget
"budek kuping gue nad" keluh dini
aku masih tertawa sendiri, lalu ku kirim nomor silvia dan mengucapkan jika kelvin berani menyakiti silvia maka dia akan terima akibatnya
"iya gue tau" ucapnya
setelah itu aku masih saja tersenyum melihat handphone yang ada nomor renaldy
malam harinya setelah aku selesai mandi, aku langsung duduk di depan meja belajarku memegang hp ku dan mulai menekan tombol telfon
__ADS_1
tut.... tut.... tut....
lama aku menunggu tapi tak ada jawaban, akhirnya aku memutuskan untuk mengirim pesan kepada renaldy
"hai kak ini nomor nadya, save ya" ucapku
"dapet nomor gue dari mana" tanya rey
"nadya kan udah bilang pasti dapet, di save ya kak siapa tau kak rey kangen sama nadya" balasku
"kak rey lagi apa udah kangen nadya belum" tanyaku
tak ada balasan dari renaldy, aku menunggu dan terus menunggu
"jangan terlalu di fikir nanti kangen lagi sama nadya" kirimku lagi
masih tak ada balsan dan akhirnya aku tertidur
sementara itu renaldy ternyata melihat semua pesan nadya tapi dia masih tak ingin membalasnya, renaldy kemudian mengeluarkan sebuah foto dan memandanginya lama sekalia, kemudian berkata
"apakah kamu bahagia disana, apakah keputusan mu dengan pergi kesana sudah benar" ucapnya
"aku merindukan mu" lanjutnya
__ADS_1
kemudian tatapan renaldy masih tertuju pada foto itu, dan mulai menggenggam hpnya untuk menekan nomor yang selama ini dia hubungi namun selalu saja tak aktif, bahkan sudah 3 tahun ini renaldy sudah menunggu tanpa henti mulai membiasakan diri dengan lingkungan untuk membuat waktu berjalan cepat dan berharap bahwa dia akan kembali kesisinya
pagi ini aku mengirim pesan kembali kepada renaldy
"pagi kak rey" ucapku
"hari ini sarapan apa, semoga kak rey tetep semangat ya, nadya tunggu di kampus oke"lanjutku
setelah itu aku bersiap untuk berangkat ke kampus
"pagi ma pa" sapaku
"pagi sayang" ucap papa dan mama
"hari ini nadya ada kelas pagi nih jadi nadya mau berangkat pagi ya" ucapku sambil mengambil roti di mulutku dan membawa puding yang telah ku siapkan untuk renaldy
"sarapan yang bener dulu sayang" ucap mama sambil meneriaki ku
aku hanya melambaikan tangan dan berlari menuju busway untuk berangkat ke kampus, seperti biasa, bus pagi ini sangat ramai karena ini waktunya para pegawai berangkat kerja dan anak sekolah berangkat maka sangat ramai dan sesak
setelah melewati dua halte aku melihat renaldy yang sedang berangkat dan langsung ku pencet tombol agar bus bisa berhenti
setelah berhenti aku pun berleri menyebrang untuk menuju ke arah renaldy
__ADS_1
setelah jarak antara aku dan renaldy cukup dekat aku pun mulai berjalan dengan perlahan.