Diantara Aku Dan Dia

Diantara Aku Dan Dia
bahagia 2


__ADS_3

tak beberapa lama pesanan ku pun tiba dan aku melihat kak rey tengah di hampiri 2 cewek tak di kenal, kak rey dengan cuek tak menanggapi namun kedua cewek itu terus menggoda kak rey, aku kesal dan mulai menghampiri kak rey dengan bersikap manja


"kak rey nadya udah selesai nih, tapi tangan reta pegel" ucapku manja


kak rey diam namun mengambil minuman dan juga popcorn yang ku bawa


"oh ternyata sama pacar" ucap salah satu cewek itu


"wah tante disini pada mau apa ya sama pacar nadya" ucapku ketus dan terkesan menyindir


"enak aja panggil kita tante, udah yuk males ngeladenin anak kecil" ucap salah satu cewek itu dan kemudian menarik temannya pergi


aku hanya menatap kak rey yang hanya diam tak memberikan penjelasan padaku


"ih kenapa sih baru juga di tinggal, kak rey udah ada yang godaiin aja, apa nadya harus pakeiin kak rey kacamata hitam dan juga cadar" pikirku dalam hati

__ADS_1


"lo jangan punya pikiran aneh-aneh, udah cari tempat duduk dulu" ucap rey sambil menggandeng tangan nadya


"wah jantung nadya serasa mau keluar, untung aja disini gelap jadi muka nadya yang merah enggak ketahuan sama kak rey" ucapku dalam hati


aku berjalan mengikuti kak rey di belakang dan menuju ke tempat duduk kak rey sengaja memilih tempat duduk paling pinggir dekat jalan keluar, saat aku hendak duduk di dalam tiba-tiba kak rey duduk terlebih dahulu seakan aku tak boleh untuk duduk di dalam


"kak nadya mau duduk disitu" ucapku


"enggak usah duduk di aitu aja lo, disitu lebih nyaman" jawab rey datar


"yaudah kalau kak rey bilang lebih nyaman kak rey aja yang duduk disini" ucapku


"ih kak rey curang" keluhku


rey hanya terdiam aku yang mulai kesal langsung memakan popcorn nya

__ADS_1


"yah duduk di sana cewek yang tadi" bisik seseorang di sebelah rey


"sut ada pacar nya tuh di sebelahnya" ucap temannya


ternyata rey mendengar ucapan mereka saat nadya tengah mengantri minuman, bahwa mereka berharap bisa duduk di sebelah nadya dan berkenalan dengan nadya.


rey spontan langsung mengambil popcorn yang ku pegang tanpa mengatakan apapun sontak tangan kami bersentuhan, aku jadi malu dan juga jantungku tak karuan


"kak rey mau" ucapku


"enggak cuma mau coba aja, kenapa lo suka banget" ucap rey


"ya kan kalau nonton wajib ada kak" ucapku sambil tersenyum


"enggak usah senyum jelek" ucap rey ketus

__ADS_1


"is baru aja baik bentar udah ngeselin lagi, awas kangen loh sama nadya" ucapku


tanpa membalas omonganku kak rey langsung memalingkan kepalaku menghadap ke layar untuk menonton film yang di putar


__ADS_2