Diantara Aku Dan Dia

Diantara Aku Dan Dia
bahagia 3


__ADS_3

setelah kami selesai menonton film, aku berjalan melewati toko bunga, dan aku melihat ada kaktus mini yang sangat indah


"kak rey nadya belum punya itu loh" ucapku


"terus" jawab rey


"nadya mau kak rey kasih itu ke nadya jadi koleksi kaktus nadya ada yang namanya kak rey" jelasku


"enggak usah ngarep deh, gue enggak akan beliin itu buat lo" jawab rey ketus


"ih padahal nadya mau banget kak rey beliin buat nadya" keluhku


"emang lo enggak punya uang apa" ucap rey


"nadya punya uang tapi kan kalau di beliin sama kak rey beda ceritanya" ucapku


"yaudah tunggu" ucap rey lalu meninggalkan ku


tak beberapa lama rey kembali menghampiri ku dan membawa satu buah kaktus yang aku tunjuk tadi


"nih" rey langsung mengarahkan kaktus itu kearah ku


"buat nadya" ucapku senang


"iya lah masa buat kucing" jawab rey

__ADS_1


"wah makasih kak rey, kaktus ini bakal jadi kesayangan nadya" ucapku sambil tersenyum


"yaudah kita balik" ucap rey cepat dan pergi meninggalkan ku


"ih kak rey kan nadya laper belum makan" keluhku


tanpa mendengarkan keluhanku lagi rey tetap saja berjalan ke depan dan sesekali menoleh ke arah ku, seperti menunggu namun saat aku hampir sampai, kak rey meninggalkan ku kembali


"kak rey tunggu nadya" ucapku dan menarik lengan rey


"jalan lama banget sih, makanya kalau jalan tuh yang cepet" ucap rey


"is kak rey aja yang jalan nya kecepetan" keluhku


"apa" tanya rey


aku bahagia sekali walau kak rey ketus tapi kak rey mau untuk menemani ku, semoga ini awal yang baik untukku


setelah beberapa hari aku dan rey masih saja tak ada kemajuan, hanya sekarang kak rey lebih bisa diajak berbicara dengan ku, namun aku tak tau apakah kak rey suka denganku atau tidak


aku ingin menanyakannya tapi kalau aku menanyakan status kami, aku takut kak rey akan menjawab bahwa kami hanya teman dan hati ku pasti tak akan sanggup.


"nad lo ngelamunin apa sih" ucap via


"eh vi, nadya cuma mikirin gimana kita bisa selesaiin tugas dengan tepat waktu" ucapku beralasan

__ADS_1


"eleh boong aja lo nad, ngomong aja lagi mikirin kak rey" balas dini


"eh apaan sih dini, nadya kan udah bilang lagi mikirin tugas" ucapku lagi menekankan


"iya iya tugas percintaan yang belum ada kejelasan" ucap dini lalu tertawa


"ih enggak lucu tau, nadya yakin kok kak rey pasti udah sayang sama nadya" ucapku


"iya sayang kalok enggak di biarin hahahaha" balas dini


"ih dini, nadya tuh beneran" ucapku


"kalau emang iya kenapa masih belum jadian sama kak rey" tanya dini


aku tak tau harus menjawab apa dan akhirnya aku hanya terdiam


"hei nad, ada yang mau gue sampeiin nih boleh temuiin gue di taman belakang enggak " ucap dimas


"emang bgomong disini aja enggak bisa dim" tanyaku


"ada hal penting jadi harus kita berdua aja" ucap dimas


"oke deh nanti selesai jam nadya ke sana" balasku


"oke gue tunggu ya nad" ucap dimas dan langsung meninggalkan ku

__ADS_1


aku berfikir sebenarnya apa yang dia ingin bicarakan oleh dimas sampai harus menemui ku di taman belakang


__ADS_2