Dicintai Oleh Ceo Tampan

Dicintai Oleh Ceo Tampan
#10


__ADS_3

"Ay gue harus gimana?"badan Febri bergetar karena sangking takutnya, bibirnya keluh untuk mengucapkan sepatah kata.


"Lo tenang aja, nanti kalo gue bilang lari, lo cepet lagi dan jangan noleh kebelakang apa lagi sampai balik lagi cuma buat nolongin gue"Ayla mencoba tenang dihadapan Febri, karena ia tahu Febri sedang ketakutan.


"Ta...ta...tapi"suara Febri terdengar terbata-bata.


"Nggak ada tapi-tapian, kali ini lo harus nurut sama gua"Ayla mencoba menenangkan Febri.


"Maaf apakan nona ini yang bernama Ayla Cianda?"Tanya salah seorang dari mereka dan menunjuk Ayla.


"Maaf nama saya bukan Ayla Cianda, nama saya Amalia"jawab Ayla, Ayla tidak bodoh memberitahukan namanya kepada orang asing, apalagi disaat-saat seperti ini.


"Maaf nona saya bertanya sekali lagi pada anda saya harap nona jawab dengan jujur. Apa benar nama nona Ayla Cianda?"tanya sekali lagi salah seorang dari mereka untuk memastikan.


"Maaf paman nama saya Amalia"Ayla bersikeras untuk memberitahu bahwa ia bukan Ayla yang dimaksud mereka.


Salah satu dari mereka memberi kode kepada anggota lain untuk menyebar mengelilingi Ayla dan Febri.


"Feb lari, lari Feb"Ayla yang menyadari pergerakan mereka menyuruh Febri untuk lari, ia tidak mau melibatkan Febri dalam kejadian ini. Febri tanpa pikir panjang ia langsung lari entah apa yang ia pikirkan sekarang yang ia harus lakukan percaya pada Ayla.


Setelah Febri menjauh Ayla bersiap mengambil ancang-ancang untuk lari melepaskan diri. Karena ia tak yakin bisa melawan mereka, meskipun Ayla mengerti ilmu bela diri. Ayla tidak akan menang melawan mereka sendirian. Ketika Ayla sudah mengambil ancang-ancang untuk lari. Mereka sudah mengelilingi Ayla sampai-sampai tidak ada celah untuk Ayla lari.

__ADS_1


"Nona mohon jangan mempersulit kami, bekerja samalah"ucap salah satu pengawal.


"Kau kira aku bodoh. Memang siapa yang mengirim kalian?"


"Maaf nona"salah satu pengawal memberi kode kepada anggota lain untuk menangkap Ayla.


"Hey...Hey... Apa yang kalian lakukan?"Ayla kalah cepat dengan para pengawal. Mereka sudah memegangi kedua tangan Ayla.


"Maaf nona"Ayla dibawa masuk ke dalam mobil mereka. Entah siapa yang mengirim mereka untuk menangkap Ayla, pasalnya Ayla tidak pernah merasa mempunyai musuh.


Ayla terus memberontak sebisanya, ia mulai kehabisan tenaga untuk melawan mereka.


"Tolong...tolong... siapapun tolong"Ayla berusaha meminta pertolongan berharap-harao ada yang mau menolongnya.


"Huft...huft...udah jauh kali ya"ritme nafas Febri tak beraturan detak jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya. Febri teringat pada Ayla ia segera mencari bantuan untuk menolong Ayla.


Febri mengeluarkan ponselnya dan mencari kontak siapapun yang bisa ia mintai pertolongan."Telfon siapa ya?haduh Febri nggak punya siapa-siapa lagi, masa iya ibunya bapaknya ah nggak mungkin"Febri mengotak-atik ponselnya berharap menemukan seseorang yang dapat membantu.


Matanya tertuju pada nomor kontak milik Jordan tanpa pikir panjang Febri langsung menelfon Jordan.


📲"Ha..Hallo kak Jordan, kak Jordan sekarang ada dimana ya?"Febri mencoba mengatur ritme nafasnya yang berantakan.

__ADS_1


📲"Ya ada apa Feb?Kakak ada di kampus. Kamu kenapa kok kayak baru dikejar-kejar hantu"


📲"Ini lebih gawat dari pada dikejar hantu kak. Ayal diculik kak"


📲"Apa...Ayla diculik jangan bohong kamu"Jordan mencoba memastikan benar tidaknya apa yang dikatakan Febri.


📲"Ya ampun kak buat apa aku bohong coba"


📲"Ya ya udah sekarang kamu dimana?"


📲"Aku dijalan Kamboja rute B, cepetan ya kak"


Setelah tau dengan jelas alamat yang harus dituju Jordan langsung menutup sambungan telepon dan langsung menuju alamat yang diberitahu oleh Febri.


----------------------------------------------------------------------


*Selamat Menjalankan Ibadah Puasa*🙏🙏


Untuk yang menjalankan, pesen author kalian tetap Stay At Home ya🙆. Selalu jaga kesehatan😇 dan jangan keluar rumah kalau tidak terlalu penting🙅kalau pun penting kalian jangan lupa untuk selalu memakai masker ya😷.


Bantu para grada depan👮👩‍⚕️ untuk melancarkan pekerjaan mereka. Dan salurkan terus do'a🤲 untuk para Dokter dan Perawatan👩‍⚕️ yang sedang berjuang melawan Virus Corona. Dan tidak ada lagi pertambahan pasien Virus Corona👌👌.

__ADS_1


********************************************


Makasih udah mau nyempetin baca novel ini dan jangan lupa like 💟, vote, tinggalkan coment 💬 dan jangan lupa kasih author tip ya, biar author ngertinya lebih semangat😇


__ADS_2