Dicintai Oleh Ceo Tampan

Dicintai Oleh Ceo Tampan
#01


__ADS_3

Pagi ini Ayla sengaja bangun lebih awal dari biasanya, karena ia teringan ada dua pria yang sedang ada dirumahnya. Setelah cuci muka ia langsung keluar kamar untuk memeriksa kedua pria tersebut. Setelah memeriksa kondisi kedua pria itu yang masih tidur, Ayla memutuskan untuk memasak untuk dirinya dan kedua pria tersebut.


Setelah setengah jam berkutat dengan masakan akhirnya Ayla selesai memasak. Ayla bergegas untuk mandi karena ia tidak mau kesiangan. Setelah setengah jam Ayla selesai dan sudah rapi memakai seragam. Ia kembali menuju dapur untuk menyiapkan makanan. Dan bergegas menuju ruang tamu untuk membangunkan kedua pria tersebut.


"Kak Jordan Kak Jordan bangun udah pagi"Ayla mengguncang bahu Jordan untuk membangunkannya.


"Hmmm...udah pagi"Jordan yang merasa bahunya diguncang ia langsung membuka matanya, dan ia kaget melihat Ayla didekatnya."Astaga...aku kira siapa Ay"Jordan langsung duduk memperbaiki duduknya.


"Gini nih efek kelamaan jomblo"ucap Ayla mengatai Jordan sambil terkekeh, karena dari dulu Jordan ngejomblo terus sampai sekarang umurnya menginjak 20.


"Kaya lo nggak aja"Jordan berdecak kesal mendengar penuturan Ayla.


"Beda Ayla emang dari dulu nggak pernah pacaran,singgel"


"Cih... "Jordan mendengus kesal mendengar perkataan ayla."Ngomong-ngomong kamu udah rapi aja mau sekolah?"


"Iya lah kak, ya udah sekarang kak Jordan cuci muka kita sarapan bareng. Ayla udah masak cukup banyak"Ayla menyuruh Jordan untuk cuci muka dan sarapan bersama. Jordan langsung bangkit menuju kamar mandi.


"Hey kak bangun"Ayla mencoba membangunkan pria tersebut ia tidak tau harus memanggil nya siapa. Ayla mengguncang bahu pria itu, pria tersebut akhirnya perlahan membuka matanya dan melihat sekeliling ruangan yang asing.


"Dimana saya?"kata-kata itu yang pertama kali terucap.

__ADS_1


"Anda ada dirumah saya"Ayla mencoba menjelaskan keberadaan pria tersebut.


Pria tersebut menatap Ayla singkat dan ia langsung duduk membenarkan posisi nya.


"Semalam kamu yang menolong saya?"


"Iya, semalam yang menolong kamu saya. Tapi maaf yang mengobati luka ada bukan saya, karena saya tidak bisa"ia merasa kasihan melihat pria tersebut seperti ini. Ia penasaran dengan alasan kenapa ia berada dirumahnya.


"Tak apa kamu sudah mau menolong saya saja,saya sudah senang. Terimakasih"pria tersebut masih menunjukkan ekspresi data."Oh iya perkenalan nama saya Jonathan, panggilan saya Joe"Joe memperkenalkan dirinya ia menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Ayla.


"Ayla"Ayla membalas jabat tangan dari Joe.


"Iya"jawab singkat Ayla."Ya sudah kak, kak Joe langsung cuci muka dan langsung ke meja makan"Ayla berkata sambil meninggalkan Joe. Joe berdiri untuk menuju kamar mandi.


----------------------------


meja makan


"Saya hanya memasak ini saja, saya tidak tahu makanan apa yang anda suka"tutur Ayla kepada Joe.


"Tidak apa"jawab Joe singkat masih dengan ekspresi datar. Mereka bertiga pun makan bersama, setelah beberapa menit akhirnya mereka selesai dan Ayla langsung membawa sisa makanan dan printing kotor ke dapur. Jordan dan Joe pergi menuju ruang tamu. Setelah selesai cuci piring Ayla langsung menyusul mereka berdua di ruang tamu.

__ADS_1


"Ya gua pulang dulu ya, makasih sarannya"Jordan pamit untuk pulang karena ia harus segera berangkat ke kampus.


"Ah iya kak hati-hati"Ayla mengantarkan Jordan sampai depan rumah lalu ia masuk lagi untuk menemui Joe.


"Terus kak Joe gimana, mau tetep disini apa mau pulang?"tanya Ayla karena ia binggung dengan Joe.


"Saya akan tetep dirumah kamu selama beberapa hari"Joe menjawab Ayla dengan muka datarnya.


"Apa beberapa hari, maksudnya kak Joe bakal tinggal disini selama beberapa hari. Nggak-nggak bisa kak Joe nggak bisa tinggal disini, aku perempuan kak nanti apa kata tetangga kalau kita tinggal satu atap padahal kita nggak saling kenal"Ayla syok mendengar perkataan Joe yang ingin tinggal beberapa hari dirumah Ayla.


"Hanya beberapa hari"tiba-tiba Joe berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Ayla yang sedang berdiri.


"Apa...apa yang kamu lakukan"Ayla tersentak kaget melihat berjalan mendekati Ayla. Ayla berjalan mundur sampai terpojok di tembok.


"Apa...apa yang mau kamu lakukan"jantung Ayla dag dig dug ser berada dalam posisi ini. Pasalnya Ayla tidak pernah sedekat ini dengan seorang pria.


Joe melihat Ayla yang ketakutan ia tersenyum."Pede amat sih kamu kira saya mau ngapa-ngapain kamu?"tanya Joe sambil mundur.


Ayla yang mendengar kata-kata Joe langsung melotot kearah Joe."Sialan ngerjain gua ternyata"umpat Ayla dalam hati."Terserah anda, saya mau berangkat sekolah. Kalau anda mau tinggal di sini terserah"Ayla langsung pergi meninggalkan Joe yang masih menahan tawanya. Ayla menaiki sepedanya gunungnya karena ia sudah terbiasa naik sepeda gunung ke sekolah.


---------------------------------------------------------------

__ADS_1


__ADS_2