
Ayla sudah sampai di rumahnya. Ia masuk dan mendapati Joe masih di rumahnya. Joe yang mendengar pintu dibuka langsung menoleh ke arah pintu.
"Kenapa kau pulang semalam ini?"Joe bertanya ia heran dengan apa yang dilakukan Ayla sampai semalam ini.
"Kak Joe belum pergi?"tanya Ayla sembari meletakkan tasnya di sofa sembari duduk."Aku bekerja"jawab Ayla.
"Oh...Kan aku sudah bilang, aku akan tinggal di sini untuk beberapa hari"jawab Joe yang kembali fokus dengan tv yang sedari tadi ia tonton.
"Kak Joe kan aku sudah bilang, aku tidak mengizinkan mu untuk tinggal di rumahku"Ayla mengerutkan keningnya heran dengan Joe yang bertindak se enaknya.
Kau kira rumahku ini tempat pengungsian apa? seenaknya sendiri mau tinggal tinggal di rumah orang. Apa kata tetangga jika aku tinggal bersama seorang laki-laki bukan muharram. Batin Ayla.
"Apa jangan-jangan kau diusir oleh istrimu? Atau kau salah satu seorang buronan?Ayla mulai penasaran dengan Joe yang tiba-tiba ingin menginap dirumahnya.
Joe yang mendengar kata-kata itu hanya tersenyum sinis."Heh...Kau kira aku orang yang seperti itu?"Joe menyeringai."Ku beritahu kau, pertama aku tidak mempunyai istri kedua aku bukan buronan yang kau maksud"Joe menjelaskan dan ada penekanan disetiap kata.
Ayla yang mendengar penjelasan Joe hanya tersenyum sinis. Ayla bangkit dari duduknya dan berlalu menuju dapur, karena ia mulai merasa kelaparan. Joe yang melihat Ayla menuju dapur lantas mengikuti Ayla.
__ADS_1
"Kau sedang apa?"tanya Joe yang menghampiri Ayla.
"Masak, aku lapar kak Joe tidak lapar?"Tanya Ayla yang masih fokus dengan bumbu. Malam ini Ayla terlalu lelah untuk masak masakan yang ribet, ia memiliki memasak nasi goreng.
"Ya ya aku sangat lapar, dan kau bisa-bisanya ada tamu tidak ada niatan untuk memasak makan untuknya"Joe bergumam seolah-olah ia tidak makan dari pagi padahal ia sudah makan.
"Aku tidak menyuruh mu untuk menjadi tamu ku"jawab Ayla singkat.
"Baiklah baiklah, biar aku saja yang masak ku lihat kau terlalu lelah. Lebih baik kau mandi untuk membersihkan dirimu"Joe mengambil alih pekerjaan Ayla.
"Terserah"Ayla langsung meninggalkan dapur dan menuju kamarnya untuk membersihkan diri.
Ternya Joe sudah selesai masak dan sudah menatanya di meja makan. Joe juga sudah siap menunggu Ayla datang.
"Ini kau yang memasak?"tanya Ayla yang mendaratkan bokongnya dikursi yang bersebelahan dengan Joe.
"Menurut mu"jawab Joe singkat."Cepatlah makan keburu dingin"ucap Joe dengan mulai menyuapkan nasi kedalam mulutnya.
__ADS_1
Ayla yang penasaran dengan rasanya langsung mencoba. Dan ternyata nasi goreng buatan Joe memang benar-benar enak.
"Ternyata kau jago memasak juga ya"sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
"Hmm...."Joe hanya menjawab singkat dan melanjutkan makannya.
Ayla masih terhipnotis oleh nasi goreng Joe. Baru kali ini ia merasakan nasi goreng seenak ini. Padahal nasi goreng yang dibuat Joe terkesan sederhana ia hanya menambahkan udang sebagai pelengkap.
"Apa kau suka?kalau kau suka aku akan memasaknya untuk lain kali"Joe yang selesai makan berbicara. Ia tahu bahwa Ayla menyukai masakannya.
"Ap..apa setiap hari. Tidak tidak tidak ada lain kali. Besok pagi kau harus pergi dari rumahku"jawab Ayla. Ia tidak mau terus menerus tinggal bersama Joe.
"Kan aku sudah pernah bilang aku akan tinggal berapa hari di sini"Joe membawa piringnya dan piring Ayla.
"Aghhh... terserah mu lah"Ayla sedikit berteriak dan pergi meninggalkan Joe. Joe yang mendengar Ayla berteriak hanya tersenyum. Ayla langsung menuju kamar untuk membaringkan tubuhnya yang lelah. Tak lama kemudian ia terlelap menuju alam mimpi.
-----------------------------
__ADS_1
Hay guys makasih udah mau nyempetin baca novel aku, semoga kalian suka 🤗
Dan jangan lupa Like vote dan jangan lupa tip nya ya 🤗 itu sangat berarti bagi author...