Dicintai Oleh Ceo Tampan

Dicintai Oleh Ceo Tampan
#03


__ADS_3

"hai boleh aku ikut duduk?"tanya Reno pada Ayla.


"Eh kak Reno boleh duduk aja"Ayla mempersilahkan Reno untuk duduk disampingnya.


"Bolos lagi ya?"tanya Reno, karena Reno sudah hafal dengan alasan kenapa Ayla ada di gedung atas. Ayla hanya mengangguk pelan.


"Ada masalah apa lagi?"


"Nggak ada masalah apa-apa kok kak cuma mau kesini aja. Rindu sama suasana gedung atas"Ayla berusaha mengelak tebakan Reno.


"Uda deh Ay,,, kamu nggak usah bohong aku ngerti kok kamu ada masalah"tutur Reno berusaha meyakinkan Ayla untuk cerita.


"Nggak ada kak, sebenarnya sih bukan masalah kak, cuma tadi pagi tiba-tiba ada yang ngirim Ayla coklat"Ayla coba menjelaskan kejadian tadi pagi.


"Oh gitu... udah deh nggak usah di pikirin mungkin itu dari pengagum rahasia kamu aja"ia berusaha menenangkan Ayla.


"Hmm iya kak makasih"mereka terus bercerita berbagi cerita satu sama lain. Saat mereka sedang asyik bercerita tiba-tiba handphone Ayla berbunyi.


Ayla :"Hallo Feb ada apa?"

__ADS_1


Febri :"Lo kemana ni udah mau selesai pelajarannya udah mau pulang"


Ayla :"Iya iya bentar kalau udah keluar kelas bawain tas gua sekalian"


Febri :"Apa?dasar kampret"Febri langsung memutuskan sambungan telepon.


"Kak Ayla balik ke kelas dulu ya kak, bentar lagi udah mau pulang"Agatha langsung berdiri dan beranjak pergi meninggalkan Reno.


"Iya udah hati-hati ya"Reno melambaikan tangannya kearah Agatha.


Ayla berjalan menuju kelas, ditengah perjalanan Ayla mendengar suara orang bicara menyangkut namanya. Ayla langsung berhenti dan mencari sumber suara itu, dan ternyata di sana benar ada dua siswi yang sedang berbicara. Ayla mencoba mendengarkan pembicaraan mereka dan itu menyangkut Ayla.


Siswi 1


Siswi 2


"Masak sih, sama siapa Len?"jawab Rani pada siswi 1 Helen.


"Iya tadi gue nggak sengaja ke atas,lihat ayla berduaan sama kakel itu yang namanya Reno"ucap Helen.

__ADS_1


"Apa Ayla berduaan sama kak Reno, berani-beraninya dia berdua an sama kak Reno. Nggak tahu apa kalau gue itu suka sama kak Reno"Rani berdecak kesal mendengar penuturan Helen.


"Tau, gak malu apa ya dia kemaren aja nolak kak Reno sekarang malah berduaan sama kak Reno"Helen sengaja mengompori Rani agar Rani tambah benci pada Ayla.


"Dasar murahan banget sih jadi cewek"Rani sudah mulai panas mendengarkan kata-kata Helen. Ayla sudah tidak tahan mendengar pembicaraan mereka berdua. Lantas ia langsung menegur mereka.


"Maksud lo apa? ngomongin gue di belakang"Ayla mencoba menahan amarahnya.


"A.. Ayla, lo ngapain di sini?"tanya Helen dengan gugup.


"Yang seharusnya nanya itu gue ngapain lo ngomong-ngomongin gue di belakang"


"Lo seharusnya ngaca lo tuh nggak pantes buat kak Reno. Munafik lo, kemarin lo nolak kak Reno sekarang lu berduaan sama kak Reno"jawab Rani yang mulai emosi.


Febri yang binggung mencari keberadaan Ayla lantas ia meminta bantuan Deni untuk mencari Ayla. Ketika yes sedang blackberry jalan di lorong ya mendengar suara ayla sedang bertengkar dengan seorang.


Febri mencari sumber suara tersebut dan ternyata benar Ayla sedang bertengkar dengan seseorang."Ayla Ayla udah stop"Febri dan Doni mencoba melerai merek berdua.


"Gua nggak pernah yang namanya ngurusin hidup lo, nggak pernah ngata-ngatain loe, gak pernah ngomongin lo dibelakang, trus lu punya dendam apa sama gue hah? kayaknya lu senang banget ya ngurusin hidup gue"Ayla mulai emosi.

__ADS_1


"Kalau gue denger lagi lo ngomongin gue di belakang, gue nggak bakalan tinggal diem. Terutama loh nggak usah yang namanya nyebarin berita nggak bener tentang gue. Buat lo Rani lo lebih munafik daripada gue. Dan jaga mulut busuk lo"Ayla meninggalkan mereka berempat yang masih diam. Terutama Helen dan Raniyang takut akan ancaman Ayla.


----------------------------------------------------


__ADS_2