Dicintai Oleh Ceo Tampan

Dicintai Oleh Ceo Tampan
Bertemu Kembali


__ADS_3

"om mengapa kau diam saja?"Ayla mulai muka berurusan dengan Joe, yang tak kunjung memberi alasan. Ayla benar-benar tidak ingat siapa yang sekarang ada didepannya.


"Haaaa...apa kau bilang, coba kau katakan sekali lagi"mata Joe melotot setelah mendengar panggilan yang Ayla lontarkan untuknya.


"Om...jangan basa-basi lagi, cepat katakan aku sudah muak berbicara dengan mu"ucap Ayla, wajahnya merah padam akibat menahan amarah yang sudah mulai memuncak.


"Hmm...kau semakin manis sayang, aku suka caramu". Ucap Joe dalam hati. Sebuah senyum simpul terukir di bibir Joe.


"Gila apa ya ni orang, ditanya nggak jawab malah senyum-senyum sendiri". Batin Ayla dalam hati.


"Aku tidak se tua itu bocah, jangan memanggilku om"jawab Joe diiringi senyum kecut.


"Bukan itu masalahnya sekarang, sekarang yang terpenting kau beri tahu pada ku apa alasanmu menculik ku?"tanya Ayla lagi dan merogoh sakunya untuk mengambil Hp nya. Semakin dalam ia merogoh saku tapi benda persegi itupun tak kunjung ketemu.


"Kau sedang mencari ini"tanya Joe yang melihat Ayla sedang panik dan mengangkat benda persegi milik Ayla.


Seketika Ayla langsung menatap kearah Joe dan mendapati Hp nya ada ditangan Joe."Sejak kapan Hp ku ada di tanganmu"tanya Ayla yang mendapati Hp nya ada ditangan Joe.


"Sejak lama"jawab Joe singkat, dan terukir jelas senyum kemenangan nya."Aku ada satu pertanyaan untukmu".


"Apa?"jawab singkat Ayla, karena ia sudah malas berurusan dengan pria tua tersebut. Ia memalingkan wajahnya tidak menatap Joe.


"Apa kau tidak mengenali ku sama sekali?"tanya Joe to the point.


Ayla memalingkan wajahnya dan menatap Joe. Ia memerhatikan Joe dengan seksama dari bawah sampai atas. Ayla memang serasa tidak asing dengan Joe. Setelah sekian detik memandangi wajah jo akhirnya ayla teringat, ia pernah menampung Joe dirumahnya.

__ADS_1


"Oh...ya ya kalah aku tidak salah, kau yang kemaren aku tampung dirumahku kan"Jawab Ayla dengan ceplas ceplos.


Joe tersenyum kecut setelah mendengar kata-kata Ayla."Apa kau kira aku orang yang membutuhkan tempat penampungan?"tanya Joe, ia berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Ayla.


Ayla yang mendapati Joe mendekati dirinya, tersentak kaget dan memundurkan tubuhnya kebelakang. Dengan secepat kilat Joe sudah ada didepan Ayla.


"Ka...kau apa yang kau mau lakukan?"Ayla mulai gugup ketika jarak antara mereka sangat dekat. Bahkan nafas Joe terasa diwajah Ayla.


Joe hanya tersenyum, ia semakin bersemangat untuk menggoda Ayla. Ketika Joe melihat Ayla yang gugup.


Jantung Ayla berdetak tak karuan, ketika mata mereka bertemu. Spontan Ayla menutup matanya ketika wajah Joe semakin mendekat.


"Kau kenapa?"pertanyaan yang terlontar dari mulut Joe. Sontak membuat Ayla sadar dan melotot ke arah Joe."Apa kau pikir aku akan mencium mu?".Joe menjitak lembut dahi Ayla dan langsung berdiri menuju kursi yang tadi ia duduki.


"Cihhh...aku kira dia mau apa, ternyata hanya menggoda ku". Batin Ayla


Joe kembali duduk di kursi, senyum merekah di bibirnya karena ia berhasil menggoda seorang Ayla.


"Apa kau lapar?"tanya Joe.


"Tidakkkkk ommmm...."jawab Ayla yang sengaja ia panjang-panjang kan."Aku ingin Hp ku kembali dan aku ingin pulang, itu saja".Ayla mulai sebal dengan suasana yang diciptakan Joe, yang membuat Ayla malu.


"Bisakah kau tinggal disini?"tanya Joe, yang mulai memasang wajah serius.


"What? tinggal? maksudnya?"tanya Ayla yang kaget mendengar pertanyaan Joe.

__ADS_1


"Tinggallah bersama ku dirumah ku"jelas Joe.


"Tidak tidak dan tidak, aku masih punya rumah yang harus ku urus, aku masih punya pekerjaan yang harus kulakukan, aku masih punya cita-cita yang harus ku kejar"


"Tidak masalah kau bisa melakukan itu semua disini"


"Apa mau mu om?"Ayla mulai emosi dengan penuturan Joe.


"Mau ku kau tinggal disini dan tinggal bersama ku"jawab Joe."Istirahat lah nanti akan ada pelayanan yang akan membawakan makanan untuk mu"ucap Joe seraya melangkah keluar kamar Ayla.


Ayla yang melihat Joe berdiri dari duduknya dan menuju pintu kamar. Ayla bergegas berdiri untuk mengejar Joe untuk meminta penjelasan.


"Tunggu om...om tunggu, jangan tutup pintunya om...."Ucap Ayla yang mengetahui pintu kamar dikunci oleh Joe. Ayla mencoba menggebrak-gebrak pintu, tapi usahanya sia-sia karena pintu kamar sudah dikunci oleh Joe.


"Dasar orang gila..."teriak Ayla mengatai Joe, yang berjalan pergi dari kamar Ayla.


Ayla mondar-mandir untuk mencari cara agar dirinya bisa lolos dari rumah Joe. Ia tidak bisa menyerah dengan keadaan. Karena terlalu lelah akhirnya Ayla memutuskan untuk membersihkan diri dan tidur. Agar nanti pas ia bangun Ayla bisa memikirkan cara untuk keluar dari rumah Joe.


-----------------------------------------------------


Makasih ya udah mampir...


Mungkin up nya agak telat, soalnya lagi bulan puasa dan waktu untuk menumpahkan inspirasi nya kurang. Mohon dimaklumi ya😚😚.


Jangan lupa buat kali, jangan segan-segan untuk LIKE ❤️, VOTE, tinggalkan

__ADS_1


COMENT 💬 dan jangan lupa tinggalkan TIP untuk author ya, makasih 😚❤️


__ADS_2