Dicintai Oleh Ceo Tampan

Dicintai Oleh Ceo Tampan
Rencana Ayla


__ADS_3

Joe kembali ke ruang baca untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang sempat tertunda. Lalu Joe memanggil Ken untuk ke ruangannya.


"Ya tuan, ada yang bisa saya bantu?"tanya Ken setibanya di ruang baca.


"Kau belikan beberapa setel baju untuk gadis itu dan segera antar kan. Dan jangan lupa minta ia segera bangun dan bersiap-siap untuk makan malam".Joe memberikan kartu tanpa limit pada Ken.


"Kalau tidak ada yang lain yang saya mohon undur diri tuan"Ken membungkukkan badan dan berbalik meninggalkan rumah baca.


*****PUKUL 16.30*****


Ken yang sudah membeli beberapa setel pakaian untuk Ayla. Kembali kerumah dan bergegas untuk membangunkan Ayla.

__ADS_1


Tok...tok...tok Ken mengetuk pintu kamar Ayla, mencoba membangunkan Ayla."Nona, apa anda sudah bangun, segeralah bangun saya membawa pesan tuan"Ken tetap mencoba mengetuk pintu, sampai Ayla bangun.


Ayla bangun karena merasa ada seseorang yang mengetuk pintu. Ia lekas menuju pintu kamar dan melihat siapa yang mengetuk. Ayla mencoba membuka pintu, ia baru sadar pintunya dikunci oleh Joe.


"Maaf siapapun yang diluar, aku tidak bisa keluar, pintu ini dikunci dari luar oleh om itu"kata Ayla dengan sedikit berteriak agar orang yang diluar kamar mendengar.


Mendengar kata-kata itu Ken segera pergi mencari Joe untuk meminta kunci kamar. Setelah beberapa menit Ken kembali membawa kunci dan segera membukakan pintu.


"Nona maaf membuat anda menunggu lama"kata Joe sembari membungkukkan badan.


"Saya assistant tuhan Joe, Ken"Ken mempepernenalkan diri."Maaf nona saya tidak bisa saya harus mengikuti apa kata tuan, dan ini adalah beberapa setel baju yang tuan perintahkan pada saya untuk dikenakan nona. Tuan memerintahkan kepada nona untuk cepat membersihkan diri dan segera turun untuk makan malam"ucap Ken seraya meletakkan paper bag."Kalau begitu saya pergi dulu"ucap Ken seraya pergi meninggalkan Ayla.

__ADS_1


Ayla kembali masuk kedalam kamar dan tak lupa menutup pintu kembali."Gila apa ya ni orang, main nyuruh-nyuruh seenaknya aja" ia meletakkan paper bag diatas kasur dan segera menuju kamar mandi.


Setelah selesai ia membuka satu persatu paper bag yang ada, dan melihat isinya. Ayla mencari pakaian yang pas dengan selera nya. Didalam paper bag hanya terdapat beberapa steel baju yang rata-rata panjangnya hanya sebatas diatas lutut.


"Ni kok pendek semua sih, gak ada jeans gitu?"tanya Ayla pada diri sendiri dan ia mencoba mencari baju yang sedikit lebih panjang.


Setelah selesai Ayla segera turun menuju meja makan. Ia melihat Joe sudah duduk manis dimeja makan sedang menunggu. Ayla duduk di kursi yang berhadapan dengan Joe.


"Mari makan"ucap Joe singkat, mereka makan dengan suasana hening. Tak ada pembicaraan diantara mereka hanya terdengar suara sendok dan garpu.


Ayla masih memikirkan cara untuk mengambil kembali Hp nya dan cara untuk kabur dari tempat ini. Sesekali Ayla melirik kanan kiri untuk melihat suasana.

__ADS_1


"Bagai mana caranya aku kabur, makan saja dijaga. Ya Tuhan tempat apa ini" Ayla bergumam dalam hati. Sesekali ia melirik ke arah Joe.


--------------------


__ADS_2