
**
"Kalian sebenarnya mau apa sih?"tanya Ayla yang berusaha memberontak.
"Nona bisakah anda bekerjasama dengan kami, kami tidak akan melukai anda"jawab salah satu pengawal yang menggiring Ayla masuk kedalam mobil.
**ditempat lain
"Ayla dimana?"itulah kata pertama yang Jordan lemparkan setelah ia sudah berada di tempat yang Febri katakan.
"Ayla diculik kak, Ayla suruh Febri lari dan nggak bolehin Febri balik lagi"jawab Febri yang mulai menahan air matanya.
"Sudahlah tidak apa-apa kita akan menemukan Ayla secepatnya. Sekarang lebih baik kau tunjukkan tempat terjadinya penculikan"Jordan berusaha menenangkan Febri yang mulai meneteskan air matanya. Febri mengangguk dan menunjukkan jalannya.
Setelah mereka sampai mereka tidak menemukan siapa pun disana. Hanya ada sepeda milik Ayla dan Febri yang tergeletak di pinggir jalan.
"Lah Ayla mana kak?"tanya Febri binggung.
"Mana gue tau, lo aja nggak tau apa lagi gue"jawab Jordan dengan nada ketus.
"Ihhss... terus gimana?apa kita lapor polisi aja?"
__ADS_1
"Kalo mau lapor polisi nunggu 24 jam, sekarang kita cari-cari dulu kalo nggak ketemu juga terpaksa harus lapor, ya sudah sekarang naik motor kita cari Ayla"Jordan dan Febri memutuskan mencari Ayla,mereka yakin bahwa Ayla tidak akan jauh dari tempat tadi.
**ditempat lain
Ayla dibawa masuk kedalam mobil dan menuju entah kemana. Ayla terus diam ia tidak tahu harus melakukan apa, pasalnya dia sudah kehabisan tenaga setelah beberapa kali mencoba memberontak.
"Sebenarnya apa tujuan kalian menculik saya, saya tidak punya uang, mobil, emas batangan, jet, pesawat, helikopter, tidak menyembunyikan barang haram dan aku juga tidak berhutang kepada kalian. Lantas apa tujuan kalian menculik saya?"Ayla hanya bisa mengoceh sendiri, pasalnya tidak satupun dari mereka yang mau menjawab pertanyaan Ayla. Karena kelelahan tak terasa Ayla tidur.
Setelah beberapa saat Ayla terbangun karena mendengar seseorang sedang berbicara. Ayla mencoba mengerjapkan matanya yang masih mengantuk. Ia melihat sekeliling.
Kamar yang asing, aku dimana?apa ini kamar si penculik?Ayla membatin mencoba mengumpulkan tenaganya.
"Sudah bangun?"tanya seorang laki-laki yang menyadarkan Ayla dari lamunannya. Laki-laki itu duduk di kursi yang ada depan ranjang menyilangkan kakinya.
"Apa aku menakutkan?"tanya kembali pria tersebut, ia menaikkan sedikit sudut bibirnya melihat ekspresi Ayla.
"Si...siapa kau? apa tujuan mu menculik ku?"Ayla mencoba berusaha tenang, ia tidak mau terlihat rendah dimata pria tersebut.
"Tidak ada"jawab singkat pria tersebut.
"Lalu mengapa kau menculik ku? apa aku mempunyai hutang pada mu? hutang kurasa tidak,mana mungkin aku punya hutang aku saja tidak mengenal mu"
__ADS_1
Cihh baru beberapa hari saja sudah lupa siapa aku, dasar pikun. Joe mencaci Ayla dalam hati. Ya pria yang menculik Ayla adalah Joe.
Flash back on
Setelah pergi dari rumah Ayla Joe selalu memikirkan Ayla. Setelah ia selesai dengan urusannya Joe memutuskan untuk mencari keberadaan Ayla.
"Ken cari tahu tentang anak ini, secepatnya"sambil menyodorkan foto Ayla pada Ken.
"Baik tuan muda"Ken mengambil foto Ayla, ia berfikir sejenak selama ia ikut Joe Ken tidak pernah menyuruh nya mencari tahu tentang seorang wanita apa lagi seorang gadis.
"Apa ada masalah Ken?"tanya Joe yang melihat Ken tak kunjung pergi dari hadapannya.
"Ah...maaf tuan muda, kalau tidak ada lagi saya pamit undur diri"lamunan Ken buyar, dan dia segera pergi dari hadapan tuannya dan tak lupa membungkukkan badan.
Alasan Joe meminta Ken mencari tahu tentang Ayla adalah karena ia merasa ada yang menarik dari diri Ayla. Dan ia ingin lebih mengenal diri Ayla .
*Flash back off
--------------------------------------------------------------------
Makasih ya udah mampir di novel ku. Jangan lupa untuk LIKE❤️, VOTE, dan tinggalkan COMENT 💬.
__ADS_1
Dan jangan lupa beri TIP untuk author biar author lebih semangat ngetiknya 🤗 dan up terus❤️❤️*.