
Chapter 20
*------- ---- -----*
Sebelum jam pelajaran pertama tiba*
Pasha menyanyikan lagu untuk Yuan
*Kau cintaku, dengarkanlah
Dalam lagu kuingin bicara
Tentang janji tulus ku untukmu
Ku ingin memilikimu
Setulus hati ku mencintaimu
Sepenuh jiwa, ku menyayangimu
Dan ku ingin engkau pun selalu
Selalu mencintaiku
Tak ingin lagi mencari yang lain
Dalam kehidupanku ini
Ingat janji ini
Janji sampai mati*
"Aaa, soswet makasih sayang" ucap Yuan mengulas senyum
"sama sama calon bini" canda Pasha
"ishhh" cemberut Yuan
Teuku yang mendengar itupun ingin membalasnya, dan ya Teuku cemburu
"Annisa, aku nyanyiin lagu buat kamu ya?" pinta Teuku
"oke my honey my love" balas Annisa
*Tatapan mata itu terasa begitu dalam
Seakan akan menyentuh jantung hatiku
Apakah ini satu isyarat
Sebuah pesan dari hatimu
Ungkapan rasa yang kau pendam
__ADS_1
Biarkan hati bicara
Katakan semua rasa kita
Hentikanlah perbisuan membohongi kita
Biar hati yang berjanji
Dia tak mungkin bisa berdusta
Tentang rasa cinta kita
Tulus dari hati*
Yuan yang mendengar nyanyian itupun membalas nyanyian Pasha
"aku mau nyanyi buat kamu juga deh hehe" ucap Yuan
*i'm the eye your storm
Your lions roar
On the battlefield
My love will be your shield
No couse for alarm
I will come to arms
We'd still be standing tall
And when you think all hope has gone
My beating heart will drive you on
I will fight for you, give my life to you
When you can't see the sky
I will make you fly
I'll be dreaming 'till i'm no longer breating
Rising from the wreckage
Fight to protect this Gem of Love
You're all 've dreamed of
So i'm fighthing to protect this love*
"aaa baper banget aku, hahahaha, makasih zeyeng" haru Pasha
__ADS_1
Annisa yang peka akan hal itupun mulai bernyanyi untuk Teuku, saat baru mulai menyanyi guru pun datang, sehingga mengundang tawa bagi Teuku
"sepertinya ada murid baru di kelas ini ya?" tanya guru
"iya bu" serempak semuanya
"ayo perkenalkan dirimu" ucap guru itu kepada Pasha
Pasha pun berdiri di depan dan mulai memperkenalkan dirinya
"perkenalkan nama saya Pasha Ramadhan" tegas Pasha
"pindahan dari mana ya?" tanya guru
"dari Bandung bu" balas Pasha
"yasudah silahkan duduk kembali" perintah Guru itu
Pasha pun kembali duduk di samping Yuan
"ya anak anak, sekarang kita belajar bahasa Indonesia, karena ibu tidak mengajar sampai akhir dikarenakan ada urusan selama 1 bulan, jadi ibu akan menyuruh kalian untuk berkelompok maksimal 7 orang, kalian ibu suruh membuat drama, bebas mau drama apa saja yang penting tidak menyusahkan orang lain, dan bulan depan akan ibu pilih kelompok siapa yang mulai pertama, sekian terima kasih" jelas guru itu panjang kali lebar.
"terimakasih buu!" seru 1 kelas tersebut
Setelah guru itu keluar, murid pun berhamburan keluar kelas, dan adapula yang memilih tidur di kelas seperti Sindi misalnya
"Pasha, aku ajak kamu keliling sekolah ya?" ajak Yuan
"oke deh, makasih yaaa honey!" senang Pasha
Setelah berkeliling belakang sekolah, saatnya berkeliling di depan sekolah atau lebih tepatnya berkeliling kelas 12
"anjay ngegandeng cowo baru aja nih lu yu?" seru Yolan
"astaghfirullah Yuan, siapa lagi ini? Tapi kok betewe agak mirip sama Teuku ya?" selidik Livia
"ah engga, beda sama Teuku, udahlah ya kenalin ini Pasha tunangan gue, and you and you gaboleh deket deket sama tunangan gue" jelas Yuan
"bercanda boleh, tapi jangan ngehalu" tawa Yolan
"heh dugong, siapa yang ngehalu coba?" kesal Yuan
"yaudah mak dugong ngizinin anaknya buat tunangan ama malaikat yang sangat tampan ini" goda Yolan
"kalau gua bisa milih, gua gamau jadi anak lu Yol" canda Livia
"heh gue ga ngomong sama lu ye" kesal Yolan
"yaudah ah gue duluan aja bye bye" ajak Yuan menarin lengan Pasha dan bergelayut manja di tangannya
Zia yang tidak tahu Pasha dan mengira Pasha itu Teuku langsung menghampiri Yuan dan Pasha
-------------
__ADS_1
Like dan komentarnya!