Dilemaku

Dilemaku
Chapter 25


__ADS_3

Chapter 25


*------- ---- -----*


Saat Yuan membuka matanya, ada rasa sakit yang sangat hebat, mungkin penyakit lamanya kambuh.


"duh, obatku dimana ya? Kayaknya di laci lemari bajuku, aku harus mencarinya" lirih Yuan sambil memegangi kepalanya


Yuan pun bangun untuk mencari keberadaan obatnya dengan sangat pelan dan hati hati. Setelah mengambil obatnya Yuan pun langsung meminumnya, penyakitnya pun reda.


_terkadang rasa sakit ini tak seberapa dengan rasa sakit hatiku_


_haruskah aku menunggu sesuatu yang tak pasti lagi? Lelah, sungguh ini melelahkan_


_harus dikemanakan hati ini, kesana di patahin, disini di sia sia in_


_aku lelah jika harus mencari, aku ingin dicari saja_


"Pasha, apa kamu akan tetap memilih wanita itu daripada aku? Aku butuh penjelasanmu, aku butuh perhatianmu, aku ingin egois, kalau boleh dan kalau bisa, aku ingin memilikimu seutuhnya tanpa ada wanita lain selain aku, ibumu, ibuku, adikku di hidupmu" lirih Yuan sambil meringkuk di ranjangnya.


Memegangi dadanya yang sesak, menahan air mata agar tidak keluar, menutup mulut agar orang tidak tahu jika dia sedang menangis.


Sisi lain Rasya*


"bro bantuin gue, cari tahu ada masalah apa antara adik gue sama Pasha" ucap Rasya sambil membisik di HP nya


Karena Rasya tak tahu ingin mencati tahu kepada siapa dan bertanya kepada siapa, jadi Rasya menghubungi seseorang untuk mencari akar permasalahannya


Sisi lain Yuan*


WhatsApp


*TheGurls*


Dwiunceh


Oke guisi jadi dah manteb kelompok kita itu, ekeu, jeng Ummu, jeng Sindi, jeng Yua, jeng Annisa, akang Teuku, sareng akang Pasha


Ummuulala


Judulnya dah manteb belum? Kalo belum Ummu ada ide


Sindiinces


Belum Mu kayaknya, soalnya otak Dwi kan di lutut


Dwiunceh

__ADS_1


Oke guisi Sindi di keluarin dari grup Drama!


Dwiunceh


Belum dapet ide Mu, emang apa ya kayaknya?


Sindiinces


Yeh maen ngeluarin orang sembarangan


Yuaniar*


Lagi serius gausah bercanda Sindi! Bercanda ada waktunya!


Ummuulala


Udeh udeh, jadi ide Ummu mah mending kayak masalah percintaan SMA aja, biar masuk juga watak watak anak SMA


Dwiunceh


Ok, setuju


Sindiinces


Yauda maaf, Sindi ikut


Yuaniar*


Sindiinces


Urusan gue


Yuaniar*


Pasha juga kasih tau, lagi males gue sama dia


Sindiinces


Lah masalah lagi? Aseli inimah mereka emang kembaran, sifatnya 11 12, hobby nya nyakitin lu


Yuaniar*


Dah, ntar curhat


Ummuulala


Lu yang mulai Yuannn!

__ADS_1


Dwiunceh


Sabar ae, dah lah jangan lupa besok kita persiapan berangkat pagi pagi buat pelantikan, gue denger denger sih ada cogan


Ummuulala


Cogan mulu, cogan lagi, cogan terus.


Yuaniar*


Semerdeka lu Dwi


Sindiinces


Buat gue


WhatsApp berakhir


WhatsApp


Pasha:)


Yuan, aku kerumah mu ya


Yuan.


Mau ngasih ke aku undanganmu sama dia?


Pasha:)


Plis Yuan, aku bisa jelasin ini semua, jangan salah paham sama aku


Yuan.


Jelasin kalau kamu lebih milih dia daripada aku? kamu tega ya


Pasha:)


Plis Yuan tunggu aku di rumah mu, nanti seterusnya kamu bebas bakal mukul aku, nonjok aku, terserah, plis ya kamu tunggu aku di rumah mu dulu, baru kamu marah sepuasnya sama aku


Yuan.


Hm oke aku tunggu..


WhatsApp pun berakhir dengan Pasha yang memutuskan untuk pergi ke rumah Yuan dan menjelaskan semuanya.


-------------------

__ADS_1


Like dan komen


__ADS_2