
Aby melangkah masuk kedalam rumah, namun sebelum itu ia sempat melihat kearah sang ibu yang saat itu ada diruang makan bersama istrinya.'' By ayo sarapan nak.'' ucap Bu Andini saat melihat Aby yang baru masuk kedalam rumah. Tanpa menjawab, Aby pun melangkah kearah meja makan dimana saat ini kedua wanita itu berada. Diam-diam Killa melirik Aby dari ekor matanya, dan satu kata yang cocok menggambarkan penampilan suaminya itu saat ini, yaitu culun, seperti penampilan Aby setiap hari nya, yang selalu menggunakan kaca mata tebal miliknya itu.
( Coba lihat dia, penampilannya gk banget deh, pakai kaos kancingnya sampai keatas gitu, emang dia gk tercekik apa ya, apa lagi poni nya itu, sungguh rasanya buat ku ingin muntah, dia itu bodoh atau apa sih, sebenarnya dia bisa berpenampilan seperti pria diluaran sana, ini malah berpenampilan selayaknya orang kantrok, dasar cupu)
Batin Killa, yang malas terlalu lama menatap wajah cupu suaminya itu.
'' Nanti saja mah, Aby mau mandi dulu.'' ucap nya, lalu melirik kearah Killa yang saat itu terlihat sama sekali tak perduli dengannya. Setelah mengatakan itu Aby langsung meninggalkan ruang makan.
Bu Andini melirik kearah menantunya yang saat itu terlihat cuek, seolah tak perduli dengan suaminya.
'' Nak apa kamu masih marah dengan suamimu?'' ucap Bu Andini
'' Maaf mah, kalau sampai saat ini aku belum bisa memaafkan anak mama.'' jawab Killa, sambil menundukan pandangannya, merasa tak enak pada sang ibu mertua, karna pada dasarnya, Aby juga tidak terlalu melakukan hal yang fatal didepannya, hanya sekedar makan saja kan? dan itu pun ditempat umum.
'' Mama ngerti, mungkin kamu masih kesal aja, tapi percayalah, Aby anak mama tidak mungkin melakukan perselingkuhan, mama sangat mengenal nya, dan mama sangat berharap kalian bisa berbicara baik-baik, tentunya dengan kepala dingin.'' ucap Bu Andini, Killa tak lagi menjawab, wanita itu hanya diam namun tetap tersenyum pada sang ibu mertuanya saat menanggapi ucapan wanita paruh baya tersebut.
Lima belas menit kemudian terlihat Aby turun, dengan keadaan yang sudah rapi, namun tetap dengan style nya, yang selalu memuakkan dipandangan Killa
'' Nak duduklah disamping istri kamu!" perintah Bu Andini saat Aby sudah menarik kursi yang ada disampingnya, dan tanpa bicara Aby langsung melangkah menuju kursi yang ada disamping sang istri dan mendudukinya.
'' Nak Killa bisa kamu ambilkan sarapan untuk suami kamu nak?'' ucap Bu Andini, mendengar ucapan sang ibu mertua, Killa sempat melirik kearah Aby, namun setelah itu ia bangkit untuk melakukan perintah sang ibu mertua, dan tentunya dengan setengah hati. Killa mengambil piring milik Aby, dan mulai memasukan semua makanan yang tersaji diatas meja.
'' Ini makanlah.'' ucap Killa sambil meletakan piring tersebut diatas meja yang ada didepan Aby.
__ADS_1
' Kamu menyuruh saya untuk makan sebanyak ini?' ucap Aby saat melihat makanan yang banyak diatas piring miliknya
'' Sudah nak makan saja, kalau gk habis kamu bisa meninggalkannya, nanti sisanya bisa dikasih kekucing tetangga.'' ucap Bu Andini yang tak ingin keduanya kembali bertengkar. Aby tak lagi menjawab, dan ketiganya pun mulai sarapan pagi mereka dalam diam.
***
Siang harinya terlihat Killa sedang berada diruang keluarga, wanita itu memilih berada diluar kamar, sebab didalam kamar ia merasa bosan, apa lagi Bu Andini sedang tidak berada dirumah saat ini.'' Ih bosan banget rasanya kalau gk mengerjakan sesuatu, apa sebaiknya aku kembali bekerja saja ya?'' gumamnya, Killa memang sudah sarjana, dan tak berkeinginan untuk melanjutkan S2, dikarenakan saat itu Killa memilih untuk bekerja saja sebenarnya niat utamanya bukan hanya untuk menghasilkan uang saja, namun untuk mencari pengalaman kerja, Killa juga merasa jika dirinya bisa menghasilkan uang sendiri, maka dirinya akan merasa lebih berguna, jadi tidak selalu harus merepotkan kedua orangtuanya, walupun sebenarnya tidak akan ada masalah jika wanita tersebut bergantung pada mereka, toh Killa adalah anak satu-satunya, dan kedua orangtuanya cukup berada jika hanya untuk membiayai hidupnya.
Ting-tong
'' Siapa ya datang jam segini?'' gumamnya namun saat Killa hendak bangkit untuk melihat siapa yang datang, namun tenyata bik Lasmi lebih dulu berlari menuju pintu utama, melihat itu Killa pun kembali duduk dan memilih kembali memainkan ponsel miliknya.
Sedangkan diluar terlihat ada seorang pria tampan dan juga seorang wanita cantik yang sedang berdiri didepan pintu.
'' Ada di dikamarnya, silahkan masuk, bibik akan panggilkan dulu den Aby dikamarnya.'' ucap bik Lasmi, yang memang mengenal salah satu diantara mereka.
'' Siapa sih yang datang?'' gumam Killa yang merasa penasaran, wanita itu pun langsung bangkit dari duduknya, bersamaan itu bik Lasmi datang, tepatnya mau menuju kamar Aby untuk memberitahu jika ada tamu yang datang mencarinya
'' Bik siapa yang datang?'' tanya Killa
'' Itu non, teman den Aby, namanya den Vino sama temannya perempuan.'' jelas buk Lasmi
''' Teman Aby?''
__ADS_1
'' Iya non, kalau gitu saya mau panggil den Aby dulu ya non.'' ucapnya yang langsung melangkah menuju anak tangga, sedangkan Killa, yang merasa penasaran pun langsung melihat siapa tamu tersebut.
'' Mereka kan yang aku lihat di cafe waktu itu.'' gumamnya sambil terus memperhatikan keduanya dari jarak yang sedikit jauh, Killa yang masih asik memperhatikan kedua orang tersebut, tiba-tiba ia dikagetkan dengan kedatangan Aby yang entah kapan sudah berada dibelakangnya.
'' Sedang apa kamu disini?'' ucapnya, membuat Killa bingung harus mencari alasan.
'' Mm,, itu--,, aku--,,'' Killa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, mencoba memikirkan alasan yang akan ia ucapkan pada Aby
'' Ikutlah dengan saya! akan saya kenalkan kamu dengan mereka.'' ucap Aby yang langsung melangkah menuju ruang tamu, dimana saat ini Vino dan Salsa berada, dua orang yang Kila lihat saat di cafe waktu itu.
'' Aku ikut denganmu??? ogah.'' ucapnya, namun langkah kakinya justru mengikuti langkah suaminya yang melangkah menuju ruang tamu.
'' Maaf menunggu lama,'' ucap Aby, membuat vino dan Salsa langsung mengalihkan pandangan mereka kearah sumber suara.
'' Gak masalah, santai aja, kami maklum kok yang sudah punya istri.'' ucap Vino sambil melirik kearah wanita yang ada dibelakang Aby, siapa lagi kalau bukan Killa. Sedangkan Salsa hanya diam sambil tersenyum tipis, sebenarnya Salsa baru tau kalau Aby sudah menikah, bahkan saat mereka bertemu di cafe kemarin wanita itu belum mengetahuinya.
'' Aby.'' sapanya sambil tersenyum, lalu pandangannya beralih pada wanita yang ada disampingnya.'' Hai kamu Syakilla kan?'' ucap Salsa yang langsung diangguki oleh Killa.'' Aku Salsa, temannya Aby sewaktu sekolah dulu '' sambungnya sambil tersenyum lembut, membuat Killa replek ikut tersenyum.
Sebenarnya siapa wanita ini? kalau dia pacar Aby pasti dia cemburu, tapi ini dia kenapa senyum begitu ya?
Batin Killa merasa bingung
'' Sudah jelas kan nona, apa yang barusan kamu dengar?'' ucap Aby pelan, pada wanita yang ada disampingnya.
__ADS_1
Next