
Saat ini keduanya masih saling berhadapan, sejak tadi Killa terus memperhatikan Aby yang terus bicara, dan seolah menolak niat baiknya, sejujurnya ini bukan karna permintaan ibunya atau siapapun, ini adalah keinginan hatinya sendiri, Killa ingin mencoba menjalani kehidupan rumah tangganya dengan normal, agar bisa melupakan pria dari masa lalunya itu, walaupun tidak mudah, namun ia akan mencobanya
'' Aku hanya ingin mencoba, apa itu salah?'' tanya Killa, pandangannya terus tertuju pada wajah suaminya, menatap intens wajah Aby yang mulai menempati sedikit ruang dihatinya.
'' Salah, sebaiknya jangan pernah mencoba untuk memaksakan sebuah hubungan, jika dihatimu masih ada pria lain.'' ucap Aby, membuat Killa langsung tersadar, kini Aby dapat melihat ekspresi wajah istrinya yang mulai berubah saat ia menyebut kata pria lain. Aby tersenyum miris, ia tak lagi bicara, dengan cepat pria itu memalingkan wajahnya, dan kembali melangkah menuju pintu, namun baru dua langkah tiba-tiba tangannya ditarik oleh Killa, membuat pria itu langsung menoleh kearah istrinya, namun seketika matanya melotot saat tiba-tiba Killa langsung menyatukan bibir mereka, Aby bisa merasakan kekenyalan bibir istrinya, bibir basah dengan rasa manis yang selalu membuatnya candu.
Killa mulai mengecup bibir suaminya, atas dan bawah secara bergantian, namun reaksi Aby masih diam, pria itu terlalu syok dengan apa yang dilakukan istrinya, Killa meremas ujung kaos yang digunakan suaminya, wanita itu hampir saja menangis, karna menyadari suaminya tidak membalas ciumannya, merasa ciumannya tidak berbalas Killa pun menghentikan aksinya, wanita itu mulai menarik diri, namun belum lagi ia sempat menjauhkan wajahnya, tiba-tiba Aby menarik kembali pinggangnya, dan meraup bibir milik istri nya tersebut, menyesap dengan kuat bibir istrinya seolah ingin menghabiskannya, Aby menahan tengkuk Killa, untuk memperdalam ciu*man mereka, Killa yang mulai terlena membalas ciu*man tersebut, Aby menjulurkan lid*ahnya, menekan bibir Killa agar gadis itu membuka mulutnya, dan benar saja, Killa langsung membuka mulutnya, hingga Aby langsung memasukan lidahnya didalam rongga mulut sang istri, mengabsen setiap inci yang ada didalamnya, bahkan kini lidah keduanya saling membelit, saling bertukar air liur. Aby menyudahi ciu*man mereka saat merasakan oksigen yang mulai menipis, ia menatap wajah istrinya yang memerah, lalu pandangannya beralih pada bibir Killa yang sedikit bengkak karna ulahnya, tangan Aby terulur untuk mengusap sudut bibir Killa yang basah, sisa salivanya, tanpa mengatakan apapun Aby kembali mencium bibir istrinya, kali ini ciuman tersebut Aby lakukan dengan sangat lembut, membuat Killa kembali hanyut dalam permainan suaminya, dan dengan secara naluri ia mengalungkan tangannya dileher Aby.
Syakilla tidak menyangka jika Aby sangatlah lihai dalam berciuman, sedangkan dirinya walaupun lama berpacaran dengan Raka, pria itu sama sekali tak pernah menyentuhnya, terkadang Killa berpikir apakah kekasih yang dipacari selama dua tahun itu benar-benar mencintainya atau tidak, sebab Raka sama sekali tak pernah mencoba untuk menciumnya, bahkan berpelukan saja itu karna Killa yang memintanya terlebih dahulu, sejauh mereka pacaran keduanya hanya sebatas pegangan tangan selebihnya tidak ada, dan itu yang selalu menjadi pertanyaan Feli sang sepupu mesumnya, meskipun Killa selalu beralasan jika Raka sangat menghormatinya, namun tetap saja itu sedikit tidak wajar bagi Feli, selama berhubungan dua tahun mereka tak pernah sekali pun berciu*man, dan tentu saja Feli merasa curiga pada kekasih dari sepupunya tersebut, antara memiliki kelainan atau sudah memiliki kekasih baru selain Killa, bukan hanya itu, Raka juga tidak pernah datang kerumah orangtua Killa, setiap diminta, pria itu pasti selalu beralasan, maka dari itu pak Rizal dan istrinya Rani, sama sekali tak pernah menyetujui jika putri mereka berhubungan dengan Raka.
***
Keduanya mulai terbawa suasana, bahkan tangan Aby mulai bergerilya kebagian dada istrinya, meremas dari balik kain tipis yang Killa gunakan.
'' Uuhhggg,,'' Killa melenguh nikmat, saat asetnya disentuh dan diremas, ini adalah kali pertanya miliknya disentuh seorang pria, walau pun masih dari balik gaun tidur yang ia gunakan.
Disela-sela kenikmatan yang Killa rasakan, tiba-tiba Aby menghentikan aksinya, pria itu menarik diri dari tubuh Killa, membuat wanita itu merasa bingung, bahkan Killa merasa kesal saat suaminya itu menjauh darinya, seakan ada yang hilang dari dalam dirinya.
__ADS_1
'' Mas Aby.'' ucap Killa sambil menatap suaminya dengan tatapan sayu.
'' Maaf kan saya Killa, saya tidak bisa melakukan nya.'' ucap Aby sambil menggelengkan kepalanya, setelah itu ia langsung keluar dari kamar tersebut, meningalkan istrinya dengan keadaan yang berantakan.
Diluar kamar, Aby terus mengumpat, bisa-bisanya ia melakukan itu semua pada Killa.'' Sial, kenapa aku susah sekali mengendalikan diri jika berdekatan dengan dia, aku tidak ingin melakukannya jika dihatinya masih ada pria itu, dan aku tidak ingin dia hanya menjadikanku pelarian semata, aku ingin kamu melakukannya atas dasar suka, tanpa ada bayangan pria dari masa lalu nya.'' monolognya
Sementara itu didalam kamar, Killa mengutuk dirinya sendiri, kenapa bisa dirinya seagresif itu kepada Aby, dan kenapa dirinya bisa hilang akal saat bersama dengan suami nya itu, suami yang selalu ia rendahkan, bahkan Killa pernah berjanji pada dirinya sendiri jika ia tak akan mau disentuh oleh suami culunnya itu seujung rambut, namun sekarang, sepertinya ia mulai menjilat ludah nya sendiri
'' Haiiss, kenapa aku bisa seperti itu? aku terlalu larut dalam pesona pria cupu itu, ternyata selama ini aku salah karna sudah merendahkan dia, apa dia ingin membalas ku karna dulu aku yang menolaknya, dan sekarang setelah aku ingin memulai dari awal, dia yang tidak menginginkannya, apa ini sudah terlambat untukku?'' gumam Killa dengan nada penyesalan
***
'' Duh, kok aku deg-degan gini ya? semangkin lama dia semangkin membuat jantungku tidak aman.'' gumam Killa, dimata wanita itu sosok Aby kini menjadi begitu memikat nya, perlahan killa melangkah menuju dapur, dimana saat ini suaminya itu berada.
'' Mas Aby sedang apa?'' ucap Killa tepat ditelinga pria itu membuat Aby terkejut, hingga membuat tangan pria itu tak sengaja terkena kompor panas
'' Akkhh,'' Aby memekik kesakitan saat tangannya terkena kompor panas, pria itu langsung mengibas-ngibaskan tangannya ke udara sambil sesekali meniupnya
__ADS_1
'' Astaga mas, maaf aku gk sengaja ngagetin kamu, mana sini coba aku lihat tangannya.'' ucap Killa yang langsung meraih tangan suaminya, lalu melihatnya dengan perasaan bersalah.
'' Kulit kamu melepuh mas,'' ucapnya dengan pandangan yang masih tertuju kearah tangan Aby yang memerah, Killa meniup-niup nya, penuh perhatian, dan semua itu tak luput dari pandangan Aby
Kenapa kamu melakukan semua ini Killa? buat apa memberi perhatian padaku, jika pada akhirnya hanya membuatku sakit hati karna harapan palsu mu itu
Batin Aby
'' Saya tidak apa-apa, kamu tidak perlu bersikap seperti ini.'' ucap Aby sambil menarik tangannya.
'' Ya tapi itu melepuh mas, biar aku kasih salep agar cepat kering.''
'' Tidak perlu, saya sudah terbiasa seperti ini, sebaiknya kamu jangan sok perdulikan saya.'' ucapnya dengan nada dingin
'' Sok perduli? maksud kamu apa mas? siapa yang sok perduli? aku beneran khawatir loh sama luka kamu mas, kamu itu kenapa sih?''
'' Kamu yang kenapa? bukan kah selama ini kamu selalu ingin jauh dariku? dan ingin berpisah dariku? lalu kenapa sekarang kau bersikap seperti ini hah? apa mau mu Syakilla ???
__ADS_1
'' Aku hanya ingin kamu memberikanku kesempatan mas, apa itu salah?''
Next