Dinikahi Pria Culun

Dinikahi Pria Culun
Pria masa lalu


__ADS_3

Saat ini Killa dan Aby sedang dalam perjalanan pulang, Aby melirik Kila yang sejak tadi hanya diam, bahkan Aby bisa melihat jika gadis itu sedikit murung setelah pulang dari rumah sepupunya itu.


'' Kamu kenapa?'' ucap Aby dengan nada datar, dengan pandangan yang masih tertuju kedepan.


'' Gk ada apa-apa.'' jawab Killa, lalu pandangannya beralih pada gedung yang mereka lewati, rasanya kepalanya pusing memikirkan ucapan Feli yang mengatakan jika sepupunya itu sempat melihat Raka, mantan kekasihnya yang tidak datang dihari pernikahan mereka?, sejujurnya Killa ingin sekali bertemu dengan pria itu, ia ingin mempertanyakan kenapa saat itu Raka tidak datang dihari pernikahan mereka. Killa memejamkan matanya karna rasa kantuk yang tiba-tiba menyerang nya.


Kini mobil yang mereka tumpangi sudah berada di garasi rumah, setelah mematikan mesin mobil, Aby langsung membuka seatbelt miliknya, Aby melirik kearah Killa yang saat itu tertidur dengan pulas, membuat pria itu menghela nafas panjang.'' Wanita ini sangat merepotkan.'' gumamnya pelan, Aby turun dari mobil dan mengitari mobil, menuju pintu yang satunya, dimana saat ini Killa berada, setelah membuka pintu, dan seatbelt milik istrinya, Aby langsung mengangkat tubuh Killa dan membawanya masuk kedalam rumah, tanpa berniat membangunkannya.


Aby membawa tubuh istrinya menuju kamar mereka yang ada dilantai dua, kebetulan Bu Andini sedang tidak berada dirumah saat ini, jadi tinggalkan hanya mereka saja, sedangkan art sedang ijin pulang kerumah keluarganya. Aby menatap wajah Killa yang berada dalam gendongannya, terlihat dahi wanita itu berkeringat, bersamaan itu terdengar suara gumaman dari bibir nya, membuat Aby langsung menghentikan langkah kakinya


'' Raka,'' gumamnya pelan, Aby yang mendengar sang istri menyebut nama pria lain langsung menggeram, pria itu mengepalkan tangannya, meskipun begitu ia tetap membawa Killa menuju kamar, setelah membaringkan nya.

__ADS_1


'' Apa sebegitu dalamnya kau mencintai pria itu, hingga sampai detik ini kau masih memikirkannya?'' gumam Aby, memikirkan itu semua membuat hati Aby terasa sakit, ia menatap sejenak wajah istrinya yang sedang pulas tertidur.'' Andai aku bisa menggantikan posisi laki-laki itu dihatimu, tapi sayangnya itu tidak mungkin pernah terjadi, karna aku tau kau sangat mencintai pria itu.'' gumamnya lagi, setelah itu ia langsung meninggalkan Killa, dan melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


'' Eeuuhh,'' Killa melenguh dari tidurnya, tak lama matanya terbuka, menatap sekeliling kamar yang tak asing untuknya.


'' Kenapa aku bisa berada dikamar? padahal tadi kan aku berada didalam mobil, apa mas Aby yang membawaku?'' gumamnya, Killa menoleh kearah jam yang berada diatas nakas, yang ternyata sudah menunjukan pukul tujuh malam.


'' Astaga ternyata sudah malam,'' sambungnya yang langsung bangkit dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri


Lima belas menit kemudian Killa keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang hanya menutupi bagian sensitif nya saja, bahkan bagian payu*dar*anya tidak tertutup sempurna, karna Killa melilitkannya secara asal. Saat Killa asik memilih pakaian didalam lemari, tiba-tiba pintu kamar terbuka, membuat wanita itu langsung menoleh kearah sumber suara tersebut. Setelah melihat siapa yang baru saja membukanya, Killa kembali melanjutkan kegiatannya, seolah tak terganggu dengan kehadiran pria itu, karna menurutnya suaminya itu sama sekali tak tertarik dengan tubuhnya, sebenarnya menyadari kenyataan itu hatinya sedikit sakit, namun ia kembali berpikir, bukankah memang ini yang ia mau? lagi pula sepertinya pernikahan mereka juga tidak akan berlangsung lama, karna ia melihat Aby juga bersikap biasa saja padanya, seolah tak menginginkannya, padahal saat ini dirinya sedang dalam keadaan yang hanya berbalut handuk, Killa semangkin berpikir jika suaminya itu memang tak menyukai nya, dan sama sekali tak tertarik dengan tubuhnya, memikirkan semua itu entah kenapa membuat nya merasa kesal.


Batin Killa tanpa sadar, entah kenapa sepertinya gadis itu sepertinya ingin Aby memperhatikannya, Killa ingin suaminya itu terpesona dengan dirinya, dan kemolekan tubuhnya, jujur saja, ingin rasanya tubuhnya disentuh sekali lagi oleh tangan suaminya itu, namun hati dan pikirannya bertolak belaka dengan hal tersebut. Wanita itu tidak tau saja, kalau saat ini Aby tengah mati-matian meredam hasratnya, apa lagi saat melihat dada istrinya yang seolah ingin melompat keluar, karna handuk yang dipakai Killa dibagian dada sedikit melorot, hingga memperlihatkan dua gunung kembar miliknya, yang membuat milik Aby langsung bereaksi, padahal hanya melihat saja, namun reaksi perkututnya sudah seperti itu.

__ADS_1


( Sial, sepertinya wanita ini benar-benar ingin menguji kesabaran ku, apa sebenarnya mau nya, jika hati dan pikirannya masih ada pada pria itu. kenapa dirinya seolah berusaha untuk menggodaku?)


Batin Aby mulai frustasi


Aby yang tak ingin terus tersiksa, memilih langsung menuju kamar mandi untuk menuntaskan hasr*atnya yang tiba-tiba memuncak. Aby mengguyur tubuhnya dibawah air shower yang dingin, untuk meredam has*ratnya, bahkan pria itu melepas seluruh pakaiannya hingga tak tersisa, hingga dibagian terakhir saat ia membuka kain berbentuk segitiga miliknya, mencuat lah belalai panjang. berurat miliknya, dengan batang yang sedikit bengkok, Aby memejamkan mata, sambil menggenggam belalai miliknya, pria itu mulai memainkannya maju-mundur, sambil membayangkan wajah istrinya. hingga beberapa saat kemudian terdengar suara erangan dari kamar mandi, Killa yang saat itu baru saja selesai menggunakan krem malam untuk wajahnya sedikit terkejut, saat mendengar suara dari balik kamar mandi.


'' Apa tadi suara teriakan mas Aby?'' gumamnya, merasa penasaran Killa pun akhirnya bangkit dari kursinya, dan melangkah menuju kamar mandi, wanita itupun menempelkan telinganya didepan pintu.'' Kok sepi? perasaan tadi aku dengar suara deh, jangan-jangan terjadi sesuatu lagi dengan tuh orang.'' ucapnya dengan nada sedikit panik, tanpa pikir lagi Killa langsung membuka pintu kamar mandi yang ternyata tidak dikunci oleh Aby. Killa yang tadinya terlihat panik, kini diam mematung, dengan mulut yang menganga, bagai mana tidak, saat ini Killa melihat suaminya dalam keadaan polos, sedang menggosok tubuhnya dengan sabun di bawah pancuran shower, Aby yang memang tidak menyadari kedatangan Killa, terlihat masih santai menikmati air yang membasahi tubuhnya, berbeda halnya dengan Killa, yang langsung panas dingin saat melihat tubuh tela*njang suaminya, untung saat ini Aby berdiri sambil membelakanginya, coba kalau menghadap kearah nya, mungkin gadis itu akan langsung pingsan, saat melihat ukuran belalai Aby, yang bahkan saat ini masih terlihat menegang, walaupun sudah memuntahkan laharnya.


Killa menelan ludahnya kasar, melihat tubuh bagian belakang suaminya seketika membuat miliknya menjadi basah, dan Killa menyadari hal itu


( Astaga, kenapa milikku sangat murahan sekali, baru melihat bagian bok*ongnya saja sudah basah seperti ini, apa lagi kalau dari depan.)

__ADS_1


Batinnya, lalu dengan cepat Kila menggelengkan kepala, untuk mengembalikan kesadaran nya.


Next


__ADS_2