
'' Syakilla mana kak? kenapa gk ikut turun?'' tanya Feli karna melihat Aby hanya sendiri saat menemui mereka diruang tamu
'' Dia sedang tidur, mungkin karna kelelahan.' ucap Aby terdengar ambigu, mendengar ucapan pria itu membuat ketiganya saling pandang. menerka-nerka apa yang baru saja terjadi pada pasangan suami istri tersebut
'' Wah sepertinya ada sesuatu yang kita gk tau nih.''ucap Vino, namun Aby hanya melirik sekilas pada asistennya tersebut tanpa ingin menjawabnya.
'' Sepertinya memang begitu kak Vino.'' sambung Feli sambil tersenyum, membuat Aby hanya menggelengkan kepalanya, tanpa ingin menyangkal sedikitpun apa yang mereka ucapkan.
Sedangkan didalam kamar terlihat Killa tertidur dengan pulasnya, akibat karna kelelahan dengan permainan mereka dikamar mandi. Bagai mana tidak, Aby suaminya terus memberikan sentuhan-sentuhan erotis pada tubuhnya, suaminya itu sangat tau dimana letak sensitif gadis itu, sebenarnya mereka sama sekali belum melakukan penyatuan sama sekali, mereka hanya saling memuaskan dengan mengunakan cara lain, berkali-kali Killa mencapai puncak hanya dengan permainan tangan dan lidah suaminya, bahkan lutut nya sudah tak sanggup lagi rasanya hanya untuk menopang tubuh rampingnya itu, gadis itu terlalu lemas. Begitu pun dengan Aby, pria itu juga merasa cukup puas dengan permainan tangan istrinya, walupun masih amatir, namun miliknya sangat termanjakan oleh jari jemari Killa. Aby memang belum ingin melakukan penyatuan dengan sang istri, dengan alasan jika aby ingin memastikan lebih dulu perasaan Killa pada nya, walaupun Aby sudah mengatakan jika mereka akan memulai hubungan dari awal, namun tetap saja Aby ingin memastikan sesuatu terlebih dahulu.
Keesokan harinya Killa memaksa ingin ikut Aby kekantor, karna merasa bosan dirumah, setelah sampai Aby langsung mengajak nya masuk.'' Ayo!" ajak Aby yang diangguki oleh Killa, namun saat melangkah masuk kedalam, tak sengaja matanya melihat seseorang yang sangat ia kenal.
'' Raka.'' gumamnya pelan, langkahnya terhenti saat melihat mantan kekasihnya itu berada tak jauh darinya, hatinya seketika memanas dengan hati yang berdebar seperti menahan amarah, Killa tersenyum sinis saat melihat mantan kekasihnya itu tertawa dengan lawan bicaranya
Laki-laki brengsek, bisa-bisanya dia tertawa, sementara aku? aku harus menanggung rasa sakit selama ini karna ulah nya
Maki Killa dalam hati, Killa melangkah mendekati pria yang selama ini selalu berada dalam pikirannya, bukan memikirkan karna masih merasa cinta, namun karna dalam hatinya sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi, Killa butuh penjelasan kenapa saat itu Raka tidak hadir dalam pernikahan mereka. Sedangkan Aby yang berpikir Killa masih berada dibelakangnya langsung menoleh kesamping, saat melihat istrinya berjalan berlawanan arah dengannya.
'' Mau kemana dia?'' gumam Aby sambil terus memperhatikan langkah wanita itu, tanpa berniat ingin memanggilnya
'' Killa,'' ucap teman yang tadi bicara dengan Raka, yang tenyata adalah Boby sang fotografer, mendengar nama seseorang yang tidak asing baginya Raka langsung mengalihkan pandangannya pada sosok tersebut, dan matanya langsung membulat saat melihat sosok tersebut.
'' Syakilla, kamu disini?'' ucapnya pelan, rasa terkejutnya masih terlihat. Sedangkan Killa hanya menanggapinya dengan senyuman sinis
__ADS_1
'' Masih ingat aku ternyata.'' jawabnya dengan pandangan dingin.
'' Kalian saling kenal?'' ucap Boby sambil menatap Killa dan Raka secara bergantian
Sedangkan Aby terus memperhatikan interaksi keduanya, dari jarak yang sama, jarak yang lumayan dekat.
Kembali pada Killa dan Raka
'' Kamu itu memang brengsek ya Raka, keterlaluan kamu, manusia macam apa kamu hah? coba jelaskan pada ku kenapa kamu gk datang waktu itu?!!" ucap Killa dengan intonasi yang cukup keras, membuat beberapa karyawan menatap kearah mereka
'' Killa ada apa ini? kenapa kamu marah pada Raka? Raka bisa loe jelaskan kenapa Killa bisa semarah ini sama loe?'' tanya Boby bingung
'' Bob, sebenarnya Killa adalah wanita yang ingin gue nikahin waktu itu.' jelas Raka membuat Boby sedikit terkejut mendengar nya, Boby adalah sahabat Raka, dan dia juga yang merekomendasikan Raka untuk bekerja dikantor tersebut, ia juga tau tentang kisah percintaan sahabatnya itu
'' Apa? jadi Killa orangnya?'' ucap Boby
'' Killa sebaiknya kita bicara diluar saja, aku akan jelasin semuanya.'' ucap Raka saat melihat mereka jadi pusat perhatian ditempat itu
'' Gk perlu, aku hanya ingin kamu bilang sekarang kenapa saat itu kamu gk datang dipernikahan kita hah? kenapa kamu tega mempermalukan aku dan keluarga ku Raka? karna kau, aku harus menikah dengan orang lain kau tau itu?'' ucap Killa marah
'' Apa?? kamu menikah dengan orang lain?'' ucapnya kaget
'' Iya, dan itu karna ulahmu.'' sambungnya dengan emosi yang memuncak
__ADS_1
Mendengar ucapan istrinya, Aby langsung melangkah pergi, karna ia berpikir jika Killa masih belum bisa menerima pernikahan mereka, dan masih mengharapkan kekasih dari masa lalunya tersebut, padahal sebenarnya tidak seperti itu, mungkin dulu Killa memang tidak menginginkan pernikahan mereka, tapi sekarang ia merasa bahagia menjadi istri dari Abymana.
'' Maaf Killa, waktu itu aku juga tidak tau harus bagai mana,'' ucap Raka, pria itu menjeda ucapannya, lalu menghembuskan nafas dalam.'' Asal kamu tau, sebenarnya selama ini aku tidak pernah mencintaimu, dan selama dua tahun kita pacaran aku hanya memanfaatkan mu saja, maafkan aku.'' ucapnya membuat Killa terlihat sedikit syok, ia tidak menyangka jika Raka adalah lelaki yang sangat jahat, yang tega mempermainkan perasaannya, namun meskipun begitu ia bersyukur karna tak menikah dengan pria jahat seperti Raka
'' Kau tau Raka, kau itu adalah laki-laki brengsek yang pernah ada dimuka bumi ini.
Plaakk-plaakk
Killa menampar kedua belah pipi Raka, ia sama sekali tidak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu, pria yang dibela-bela nya dulu didepan kedua orangtuanya ternyata hanya mempermainkan nya saja.'' Ternyata benar kata orangtuaku, jika kamu memang tidak pernah serius dengan ku, namun aku bersyukur karna tidak jadi menikah denganmu, dan semoga kau segera mendapat balasan akan perbuatan mu itu Raka, aku sangat membencimu, sebaiknya kau pergi dan jangan pernah kau injakan kaki mu lagi ditempat ini!" usir Killa
'' Killa jika kamu marah denganku marah saja, untuk apa kamu mengusirku seperti itu? karna kamu tidak ada hak untuk itu.'' ucap Raka dengan wajah songongnya
'' Siapa bilang dia gk ada hak untuk mengusir mu dari tempat ini, dia adalah istri saya, Abymana dan dia punya hak seratus persen untuk mengusir siapa saja yang tidak ia kehendaki dari digedung ini.'' ucap Aby yang tiba-tiba datangy tadinya pria itu memang melangkah pergi, namun ia memutuskan untuk kembali, untuk meyakinkan semuanya, dan sepertinya keputusannya sudah tepat untuk kembali
Mendengar ucapan Aby bukan hanya Raka yang terkejut, beberapa orang yang ada disana juga ikut terkejut termasuk Boby sang fotografer, yang memang tidak tau jika bos nya itu ternyata sudah memiliki istri.
'' Tunggu apa lagi? sebaiknya kau pergi sekarang dari sini.'' ucap Aby.
Dengan rasa marah sekaligus malu, Raka segera meninggalkan tempat tersebut.
***
Saat ini Killa sudah berada dalam ruangan suaminya, sudah lima belas menit ia duduk disofa yang ada diruangan tersebut, wanita itu terus memperhatikan suaminya yang sejak tadi terlihat sibuk dengan laptop miliknya.
__ADS_1
'' Mas apa kamu marah padaku??
Next