Dinikahi Pria Culun

Dinikahi Pria Culun
Berkunjung


__ADS_3

Tepat pukul sembilan malam Aby kembali masuk kekamarnya, pria itu sempat melirik kearah tempat tidur, dimana saat ini istrinya itu berada. Ternyata saat itu Killa masih belum tidur, bagai mana bisa tidur jika pikirannya terus tertuju pada suaminya. Killa melirik kearah Aby dari ekor matanya, seolah tak mau memperdulikan suaminya, Killa lebih memfokuskan dirinya dengan handphone yang ada ditangannya.


'' Sebaiknya jangan terlalu lama menggunakan ponsel dimalam hari, itu tidak baik untuk kesehatan mata.'' ucap Aby, membuat Killa langsung menoleh kearah nya.


'' Aku tau, tapi alangkah baiknya jika kamu tidak usah mencampuri urusanku.'' ucapnya datar, setelah itu kembali mengalihkan pandangannya kearah ponsel miliknya. Mendengar itu Aby tak lagi bicara, ia lebih memilih untuk melangkah menuju sofa. dan merebahkan diri disana.


Dasar, pria yang benar-benar menyebalkan


Gerutu batin Killa


KEESOKAN HARINYA


Killa sudah terlihat rapi, sebab rencananya ia akan pergi kerumah orangtuanya.'' Mah aku pergi sekarang ya?'' ucapnya ijin pada sang ibu mertua


'' Kenapa gk nunggu Aby saja? mungkin sebentar lagi dia pulang, ini adalah hari pertama kamu kembali kerumah orangtuamu setelah menikah dengan Aby, dan mama merasa tidak enak jika kamu tidak pergi tanpa suamimu nak, tunggu sebentar lagi gk apa-apa kan?'' ucap Bu Andini


'' Baiklah.'' jawab Killa yang akhirnya hanya bisa pasrah, padahal ingin sekali gadis itu melawan ibu mertuanya tersebut, namun tidak mungkin dia melakukannya.


Tanpa terasa waktu sudah menjelang sore, namun masih belum ada tanda-tanda suaminya itu akan pulang, membuat Killa merasa geram, akhirnya Killa pun memutuskan untuk pergi sendiri kerumah orangtuanya, dan tidak ingin menunggu Aby lebih lama tanpa ada kejelasan yang pasti.


'' Bu sebaiknya aku pergi sekarang saja, kalau memang mas Aby nya gk bisa.'' ucap nya sambil mendekati sang ibu mertua yang saat itu sedang berada didapur.


'' Kamu yakin nak?'' ucap Bu Andini sedikit keberatan dengan keputusan menantunya yang ingin pergi sendiri tanpa suaminya


'' Iya mah, aku merasa kangen sama mama dan papa, lagi pula sejak tadi mama terus menghubungiku, sebab aku sudah mengatakan pada mereka sejak awal jika hari ini aku akan datang, aku hanya tidak ingin mengecewakan mereka mah.'' ucap Killa, dan Bu Andini mengerti itu.

__ADS_1


'' Baiklah, nanti jika Aby pulang, mama akan menyuruhnya untuk menyusul kamu.'' jelas Bu Andini


***


Jam sudah menunjukan pukul sembilan malam, saat ini terlihat Killa sedang duduk bersama dengan bu Rani dan pak Rizal diruang keluarga.


' Kamu kenapa sayang? kok wajahnya bette banget?'' ucap Rani saat melihat wajah Killa yang terlihat tak bersemangat


'' Kangen sama suaminya itu mah, makanya tampangnya seperti itu.'' sambung pak Rizal, membuat Killa langsung menoleh kearah papa nya.


'' Apaan sih papa, siapa juga yang kangen, mana mungkin aku kangen sama dia, manusia dengan gigi besi.'' ucapnya sambil menggerutu


'' Loh bukannya Aby sudah tidak memakai behel lagi ya?'' sambung pak Rizal


'' Papa kok tau?'' tanya gadis itu heran


'' Benarkah pah? kenapa papa gk bilang sama mama kalau papa ketemu dengan menantu kita?'' ucap Rani


'' Masa papa belum cerita sih mah? perasaan sudah deh.'' ucapnya


'' Kalau sudah gk akan mama tanya pah.'' sambung Rani sambil menggelengkan kepala


'' Hehe iya juga ya.'' jawab Rizal lagi


'' Terus kenapa papa gk ajak nak Aby kerumah tadi, kalau memang jumpa dijalan.'' tambah Rani

__ADS_1


'' Dia masih ada sedikit kerjaan katanya, makanya papa pulang sendiri.'' jawab sang suami, sedangkan Killa yang mendengar hanya diam.


Pekerjaan nomor satu, istri nomor dua


Batin Killa


Entah kenapa beberapa hari ini wanita itu mulai memikirkan Aby, semenjak insiden ciuman kemarin, membuat Killa sedikit menaruh perhatian pada suaminya itu.


'' Mah, pah, aku kekamar dulu ya? sudah ngantuk banget soalnya.'' ucap Killa


'' Kamu gk nunggu suami mu dulu?'' ucap Rizal, yang bermaksud menggoda putrinya


'' Gk perlu pah, memangnya siapa dia?'' ucapnya dengan nada kesal, setelah itu Killa langsung pergi menuju kamarnya. Dirumah kedua orangtuanya, Killa memang secara terang-terangan memperlihatkan rasa tidak sukanya dengan Aby kepada kedua orangtua nya, dan Killa ingin menunjukan pada mereka jika pilihan kedua orangtuanya itu salah.


***


Dikamarnya, terlihat Killa begitu gelisah, entah kenapa ia merasa sangat rindu dengan suaminya. Killa menggigit kuku jarinya, menandakan jika dirinya saat ini sedang galau.'' Aku ini kenapa sih? kenapa aku terus memikirkan dia? bukankah aku sangat membencinya? tapi kenapa aku malah merasa rindu dengannya.'' gumam Killa.'' Tidak mungkin kan kalau aku sudah mulai menyukainya?'' sambungnya lagi, lalu dengan cepat Killa menggelengkan kepala, tak ingin jika semua itu benar terjadi. Saat Killa hanyut dengan pikirannya sendiri, tiba-tiba pintu kamar terdengar terbuka, namun gadis itu masih belum menyadarinya.


Hingga suara deheman seseorang langsung menyadarkannya dari lamunan.


'' Ekhem,'' terdengar suara didalam kamar tersebut, membuat Killa langsung mengalihkan perhatiannya.


'' Kamu??'' ucap Killa saat melihat Aby yang tiba-tiba sudah berdiri didepannya.


'' Maaf kalau mengganggumu, tapi papa memintaku untuk tidur dikamar ini.'' jelasnya, yang tak ingin Kila salah faham padanya.

__ADS_1


Killa tidak menjawab, wanita itu memilih untuk bersikap cuek dengan nya, membuat Aby hanya bisa menghela nafas panjang.


Next


__ADS_2