
Pagi harinya terlihat Aby sudah rapi dengan pakaiannya, tadi malam pria itu sama sekali tidak dapat tidur, kata-kata Killa yang mengatakan jika dirinya masih mencintai mantan kekasihnya itu, terus terngiang ditelinga Aby hingga membuat dirinya terasa sulit untuk memejamkan mata.
'' Aby apa hari ini kamu ada janji dengan seseorng nak?'' tanya Rani pada menantunya
'' Iya mah, dan pagi ini saya harus sudah sampai dikantor, saya sudah bilang dengan Killa, dia bilang nanti dia akan pulang sendiri, karna tidak ingin pulang pagi ini dengan saya.'' ucap Aby
'' Benarkah? dasar anak itu, sepertinya dia lupa kalau sudah menikah, maaf ya nak Aby karna sikap Killa terkadang masih seperti anak-anak.'' ucap Rani merasa tak enak hati pada menantunya
'' Tidak masalah, mah, kalau gitu saya pergi dulu.'' ucapnya yang langsung Salim pada Rani sedangkan Rizal masih tidur karna baru aberangkat kekantor pukul sembilan pagi, sedangkan ini masih jam enam tiga puluh.
Satu jam kemudian terlihat Killa baru saja keluar dari kamarnya, matanya menyapu seluruh ruangan, seperti sedang mencari seseorang.'' Kamu cari suami kamu sayang?'' tanya Rani, membuat killa langsung menoleh kearah ibunya
'' Gk, lagian buat apa aku cari dia?'' ucap nya, sambil meniup-niupi kuku tangannya seolah tak perduli, padahal dalam hati ia sangat ingin tau.
'' Oh gitu ya, tapi kok mama gk yakin ya? lagian kamu aneh dia kan sudah pamit sama kamu katanya, soalnya tadi pagi-pagi sekali dia sudah berangkat kerja, katanya sudah bilang sama kamu.'' ucap Rani membuat Killa mengerutkan dahi
'' Bilang sama aku?'' ucapnya sambil menunjuk pada dirinya sendiri.
'' Iya, lagian kamu ini aneh deh, lain kali kalau suami ngajakin pulang itu nurut, dia kan kerja, jangan kamu suruh dia pulang sendiri dengan alasan masih kangen sama mama dan papa.'' sambung Rani lagi, membuat Killa semangkin mengerutkan kening, sungguh ia tak mengerti ucapan sang ibu, hanya saja Killa juga tak ingin mempertanyakan nya lagi, biar nanti saat berada dirumah ia akan bertanya pada suaminya
kenapa dia bicara seperti itu sama mama? ngapain coba pakai acara bohong segala, bilang sama mama jika aku masih ingin disini dan tak mau pulang bersamanya, apa maksud dari ucapannya itu? dan kenapa dia harus berkata seperti itu?
Batinnya kesal, sungguh Killa sama sekali tak mengerti dengan pikiran Aby
'' Mah sepertinya aku akan pulang lebih awal, aku lupa jika ada janji dengan mama Andini.'' ucap Killa yang sebenarnya hanya sebuah alasan, padahal ia ingin pergi kekantor suaminya untuk mempertanyakan maksud dari ucapannya itu.
'' Astaga kamu kamu ini, masa janji sampai lupa sih, yasudah sana bersiap, kasian jika mama Andini menunggu mu.'' ucap Rani, yang diangguki oleh Killa
Maafkan aku mah, karna sudah membohongi mama.
Batin Killa
__ADS_1
***
Tepat pukul sebelas siang, Kila sampai dikantor Aby, setelah turun dari taksi online, wanita itu langsung melangkah menuju gedung yang tak jauh dari tempat nya berdiri.
Ini kantornya?
Batin Killa sambil memperhatikan gedung bertingkat tiga tersebut, gedung yang lumayan luas, dan bisa menampung pekerja sekitar beberapa ratus orang. ini kali pertama Killa mengunjungi kantor suaminya.
Cukup lama wanita itu berdiri didepan gadung tersebut, hingga terlihat seorang pria datang menghampirinya
'' Maaf mba, ada keperluan apa ya?'' tanya pria tersebut, ia memperhatikan penampilan Killa dari atas sampai bawah, membuat wanita itu merasa risih karna diperhatikan seperti itu.
'' Ada apa mas? kenapa mas nya lihatin saya seperti itu?'' ucap Killa
'' Oh, maaf mba, saya hanya ingin bertanya, apa mba ini mau melamar jadi model iklan diperusahaan kami? soalnya kami sedang membutuhkan model dadakan mba, dan mba nya terlihat cocok untuk model iklan kami.'' jelasnya
'' Model iklan? iklan apa?'' tanya Killa, entah kenapa tiba-tiba gadis itu tertarik dengan pekerjaan yang ditawarkan karyawan tersebut
'' Baiklah saya terima, kapan mulai bekerja?'' dengan mudahnya wanita itu menerima tawaran tersebut tanpa curiga sedikitpun, itu semua karna ia tau jika bos mereka adalah suaminya, dan Killa yakin jika perusahaan suaminya itu adalah perusahaan yang bisa dipercaya
'' Hari ini mba, kami membutuhkannya hari ini, sebab model yang biasanya kami gunakan sedang sakit dan tidak bisa datang.'' jelas nya lagi
'' Baiklah, tapi sebelumnya apa kah saya boleh tau nama bos kalian?''
'' Bos?''
'' Iya nama atasan kalian siapa?'' ulang Kila
'' Bos kami namanya pak Abymana mba.'' jelas karyawan tersebut, membuat Killa semangkin yakin ingin menerimanya
'' Oh, baiklah saya akan menerima pekerjaan ini, tapi hanya untuk satu hari ini saja kan?''
__ADS_1
'' Iya mba, tapi kalau misalkan hasil poto mba nya bagus, kami bisa mempertimbangkan untuk kontrak jangka panjang.'' ucapnya
Sedangkan ditempat lain, terlihat Aby sedang sibuk dengan laptop yang ada didepannya saat ini, entah apa yang ia kerjakan, namun terlihat pria itu sangat serius dengan benda persegi itu.
Tok-tok-tok
''Masuk!" ucap Aby tanpa mengalihkan pandangannya sama sekali dari layar laptopnya
'' Bos, kita sudah mendapatkan model wanita nya.'' ucap seorang pria tampan, dan dia adalah Vino sang asisten
Mendengar itu Aby langsung mengalihkan pandangannya.'' Kamu yakin gadis itu cocok dengan kriteria kita?'' tanya Aby
'' Saya belum melihatnya, namun Boby mengatakan jika model yang baru ini, penampilannya lebih menarik dan wajahnya punya nilai jual, Boby yakin jika memakai jasa nya pasti akan mendongkrak popularitas majalah kita.'' ucap Vino, menjelaskan apa yang tadi dijelaskan oleh Boby yang bertugas sebagai potografer
'' Baiklah, kalian atur saja.'' ucap Aby, lalu kembali duduk di kursi kerjanya.
'' Apa ada masalah?'' tanya Vino, yang tak biasa melihat wajah kusut sahabatnya
'' Tidak ada, tolong jangan tanyakan apapun pada saya diluar pekerjaan kantor.'' ucap Aby dengan nada datar
'' Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu.'' ucap Vino yang langsung keluar dari ruangan tersebut.
'' Ada apa dengannya? apa dia sedang ada masalah dengan istrinya?'' gumam Vino
Saat pria itu melewati ruang pemotretan, tak sengaja matanya melihat sesuatu yang membuat matanya terpaku.'' Astaga, kenapa bisa begini? ternyata yang menjadi model adalah istri nya bos, bagai mana kalau bos tau jika modelnya adalah istrinya sendiri? tapi jujur wanita itu memang sangat cantik, jika saja dia bukan istri Aby, pasti sudah ku pacari.'' monolognya
Vino masuk kedalam ruangan tersebut, dan terus memperhatikan gerakan, dan gaya istri bos nya itu didepan kamera lihai didepan kamera
Aku tidak nyangka jika istri Aby ternyata sangat berbakat, lalu bagai mana cara nya nanti aku menjelaskan padanya? ah sudah lah, lagi pula itu bisa diurus belakangan, yang terpenting sekarang pemotretannya berjalan dengan lancar, lagian kan hanya Poto sendirian, tidak berpasangan, ku rasa Aby tidak akan merasa keberatan
Batin Vino, bermonolog sendiri
__ADS_1
Next