
Aby melangkah kan kaki keluar dari ruangannya, karna merasa pengap, rasanya saat ini ia butuh udara segar, namun saat ia melewati sebuah ruangan, tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat istrinya sedang berpose dengan seorang pria, selayaknya seorang pengantin, melihat itu tangannya terkepal kuat, rahangnya mengeras dengan wajah yang sudah merah padam bahkan ia semangkin sesak dan sulit bernafas.
Aby tidak menyangka jika ucapan Killa tadi, yang ia pikir hanya candaan ternyata sebuah kenyataan bukan hanya ucapan belaka, Vino yang juga saat itu berada disana seketika terkejut saat melihat sahabatnya sudah berada dalam ruangan yang sama.
'' Bos.'' ucap nya, vino menelan ludah nya kasar saat melihat raut wajah Aby yang terlihat sangat marah. memang tak ada yang tau jika Aby sudah memiliki istri, sebab Aby sendiri tak mengumumkan pernikahannya.
Pria itu mencoba mengendalikan dirinya, apa lagi saat tangan pria yang menjadi pasangan istrinya, bertengger dipundak Killa yang terekspos, karna pakaian yang ia kenakan terbuka dibagian leher, hingga memperlihatkan keindahan tubuh bagian tersebut, dan rasanya Aby sudah tidak tahan untuk lebih lama menyaksikan ini semua.
__ADS_1
'' Hentikan semua ini !!! teriak Aby membuat semua orang menoleh kearahnya termasuk Killa dan pasangan fiktif nya.
'' Jangan kalian gunakan lagi dia sebagai model kalian, diam tidak cocok, sangat jelek, ganti dengan yang lain saya tidak suka kalian menggunakannya sebagai model pengantin, apa lagi berpasangan dengan dia.'' ucap Aby sambil menunjuk model pengantin pria, setelah mengatakan itu, Aby langsung meninggalkan ruangan tersebut.
Semua yang ada dalam ruangan itu bertanya-tanya, ada apa dengan bos mereka, membuat Vino menjadi bingung harus menjelaskan seperti apa.
'' Jadi bagai mana ini, apa kita harus mengganti Killa? padahal gue sudah sangat puas dengan hasilnya.'' sambung Boby lagi yang terlihat sangat kecewa dengan keputusan bosnya itu
__ADS_1
'' Yasudahlah kalau memang bos tidak suka kita ganti saja, gk usah diterbitkan.'' jawab Vino, ia melirik pada Killa yang saat itu hanya diam, sebenarnya Vino merasa tidak enak pada wanita itu, tapi mau bagai mana lagi, ia juga tidak ingin Aby semangkin mengamuk dengannya hanya karna masalah ini.
'' Ck, sayang banget, Killa maaf ya sepertinya kami tidak bisa memakai jasa mu lagi sebagai model, itu bukan karna kamu jelek, justru kamu itu sangat cantik, dan sangat cocok untuk menjadi model, hanya saja sepertinya bos kami matanya sedikit rabun, yang tidak bisa melihat aura kecantikanmu.'' ucap Boby, yang sedikit mengatai bosnya karna merasa kesal karna modelnya tiba-tiba ingin diganti, padahal ia sudah merasa sangat cocok dengan Killa sebagai model, sebab gadis itu bisa dengan cepat beradaptasi dengan kameranya, lincah dan tidak kaku, sebab selama ini Boby sangat kesulitan untuk mencari gadis yang cepat beradaptasi, dan memerlukan waktu berhari-hari untuk mengarahkannya.
'' Tidak masalah kok mas Boby, mungkin pak Aby memang tidak menyukai saya sebagai model majalahnya.
Next
__ADS_1