
Didalam kamarnya Killa terus menggerutu, wanita itu menyibak gorden, dengan jendela yang menghadap kearah pintu pagar rumah mereka, dan ternyata bersamaan itu terlihat Aby datang bersama Salsa dengan hanya berjalan kaki, bahkan terlihat Aby tersenyum kearah wanita itu, membuat Killa semangkin kesal melihatnya, dengan kasar gadis itu pun langsung menutup gorden tersebut.
'' Menyebalkan sekali, kenapa dia harus tersenyum dengan wanita itu, sedangkan setiap bersamaku, sikapnya sangat dingin dan datar.'' gerutu Killa merasa kesal sendiri.
Sedangkan diruang tamu, terlihat Feli merasa kurang nyaman, bukan karna tidak suka karna berduaan dengan Vino, hanya saja ia merasa bingung harus memulai pembicaraan dari mana, padahal selama ini setiap kali PDKT dengan laki-laki, gadis itu selalu menjadi gadis yang agresif, dalam arti dialah yang selalu memulai pembicaraan lebih dulu, namun sekarang, Feli seolah tak tau harus bersikap seperti apa.
'' Apa kamu tidak nyaman saat bersamaku?'' tanya Vino saat merasakan kegelisahan Feli
'' Hah? e-engak kok kak, aku hanya merasa bingung aja harus ngomong apa sama kak Vino.'' ucapnya jujur
'' Haha, kamu ini ternyata lucu juga ya, pasti sudah ada yang punya.'' tebak Vino yang langsung dijawab gelengan kepala oleh Feli
'' Maksudnya apa itu geleng kepala?'' tanta Vino
'' Aku belum ada pacar kak.'' jawabnya polos, namun setelah itu Feli langsung menutup mulutnya karna merasa salah bicara
( Astaga apaan sih gue, jujur amat ya )
Rutuk nya dalam hati
'' Kak Vino kenapa lihatin aku seperti itu?'' ucap Feli saat melihat Vino menatap intens kearahnya
'' Gk apa-apa sih, hanya saja aku gk percaya kalau kamu gk punya pacar, secara kamu kan cantik.''
__ADS_1
'' Belum ada yang cocok kak, belum ada yang nyantol dihati.'' jawab Feli dengan malu-malu
'' Kalau aku nyantol gk dihati kamu?''
'' Jangan percaya ucapan buaya darat, kekasihnya banyak dimana-mana.'' ucap seseorang tiba-tiba, membuat keduanya langsung menoleh kearah sumber suara.
'' Kamu jangan mau sama Vino, dia itu buaya darat.'' sambung nya sekali lagi, membuat Vino berdecak mendengar ucapan sahabat sekaligus bosnya tersebut
'' Oh gitu ya?'' ucap Feli sambil tersenyum masam, ada rasa kecewa didalam hati Feli saat mendengar ucapan Aby, yang mengatakan jika Vino sudah memiliki banyak kekasih, dan tentu saja Feli percaya, karna dari awal Feli sendiri juga tidak yakin jika Vino tidak memiliki kekasih seperti apa yang dikatakan Bu Andini, apa lagi sekarang Aby sendiri yang mengatakan nya, tentu saja Feli langsung mempercayainya.
'' Apaan sih loe bos, sekali ya datang, bicara sembarangan.''
'' Siapa yang sembarangan? lagian ya, gk usah loe godain sepupu Syakilla, saya tidak ingin jika wanita itu nantinya marah karna sepupunya digoda sama playboy cap kadal seperti kamu.'' ucap Aby, membuta wanita yang bernama Salsa itu langsung tertawa, saat mendengar ucapan pria yang ada disampingnya tersebut.
Feli melirik kearah wanita itu, ia terus memperhatikan gerak gerik Salsa saat bersama dengan Aby
Batin Feli sambil menatap tak suka pada Salsa
'' Saya mau keatas dulu, kalian ngobrol saja dulu.'' ucap Aby yang langsung melangkah menuju lantai dua dimana kamar nya berada saat ini.
Sedangkan dikamar mandi terlihat Killa sedang mengguyur tubuhnya dengan air dingin, gadis itu memutuskan mandi air dingin untuk meredam rasa panas didalam hatinya, saat gadis itu asik dengan ritual nya, tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, Killa yang memang tidak menguncinya merasa terkejut, ia pun sontak membalikan tubuhnya kearah sumber suara.'' Mas Aby.'' ucapnya dengan suara pelan, tubuhnya masih dibawah guyuran air dibawah shower, tubuh yang hanya menutupi aset terpenting miliknya, bahkan kedua pucuk gunung kembarnya tercetak jelas dibalik b*ra tipis yang Killa gunakan. Aby seakan terhipnotis dengan pemandangan indah yang ada dihadapannya saat ini, bukannya keluar dari sana, justru Aby melangkahkan kakinya mendekati Killa, membuat gadis itu sedikit merasa gugup.
Saat ini Aby sudah berada didepan Killa, pria itu terus menatap tubuh istrinya dari atas hingga bawah, membuat Killa merasa malu.
__ADS_1
'' M-mas Aby mau apa?'' ucapnya gugup, gadis itu menundukan wajahnya untuk menghindari kontak mata dengan suaminya, karna tak sanggup menatap lebih lama mata tajam tersebut
'' Kenapa kamu tidak mengunci pintu?'' tanya Aby dengan suara berat, saat ini pria itu merapatkan tubuhnya pada Killa, hingga kini tubuh Aby terlihat ikut basah terkena guyuran air.
'' A-aku lupa.'' jawab Killa, dengan wajah yang masih tertunduk.
'' Tatap saya Killa!" perintah Aby, membuat gadis itu langsung menatap kearah suaminya, membuat wajah keduanya terlihat sangat dekat, bahkan hanya beberapa senti. Killa memperhatikan wajah suaminya, entah dapat keberanian dari mana gadis itu langsung mengangkat tangannya untuk menyentuh wajah Aby, membuka kaca mata milik pria itu.
'' Kamu sangat tampan mas.'' puji Killa tanpa sadar, ia sangat kagum dengan wajah suaminya yang terlihat sangat lah tampan, kemana saja dia selama ini hingga tak melihat ketampanan suaminya tersebut
'' Benarkah?'' tanya Aby memastikan, dan Killa mengangguk cepat
' Lebih tampan mana, saya atau mantan kekasihmu itu?'' ucap Aby membuat Killa langsung tersentak, replek Kila langsung mundur beberapa langkah, melihat reaksi istri nya membuat Aby tersenyum miris
Sebegitu berpengaruh kan pria itu hingga membuatmu langsung menjaga jarak denganku saat aku menyebut sosok mantan kekasihmu itu?
Batin Aby
'' Cepat bersihkan tubuhmu, jangan sampai kau masuk angin.'' ucap Aby yang langsung hendak melangkah meninggalkan Killa, namun belum lagi Aby beranjak, Killa langsung menarik tangan nya.
'' Mas jangan pergi!" ucap nya sambil menggelengkan kepala nya pelan, berharap jika suaminya itu tetap berada disana bersamanya.
'' Beri saya satu alasan agar saya tetap bertahan disini.'' ucap Aby ambigu
__ADS_1
'' Aku ingin mencoba nya bersamamu mas.'' ucap Killa dengan suara pelan, membuat Aby menatap dalam pada nya.
Next