
Feli tersenyum saat melihat ternyata orang tersebut adalah Vino, lelaki yang disukainya.
'' Kak Vino, kenapa kakak bisa ada disini?'' ucap Feli sambil menatap kearah pria tersebut
'' Aku melihat ada gadis cantik yang sedang menatap kesal pada mobilnya, dan sepertinya dia butuh tumpangan, makanya aku ada disini.'' jawab Vino membuat Feli tersenyum mendengarnya
'' Beneran kakak mau beri ku tumpangan?'' ucap Feli memastikan
'' Kenapa enggak? lagi pula disini sangat sepi, dan bahaya untuk gadis cantik seperti kamu jika berkeliaran sendiri '' ucapnya sambil tersenyum
'' Apaan sih kak, lagian siap juga yang berkeliaran? aku disini karna ban mobilku pecah,'' ucapnya tak terima
'' Ok, baiklah sekarang lebih kita hubungi saja montir, dan suruh mereka untuk memperbaiki mobil kamu, sekarang sebaiknya kamu ikut aku, aku akan mengantarmu.'' ucap Vino, yang diangguki oleh Feli
'' Terimakasih ya kak, karna sudah mau mengantar kan aku, kebetulan hari ini aku ada janji dengan seseorang.''
'' Seseorang? apakah dia seorang pria?'' tebak Vino
'' Iya kak, kami ada meeting mengenai urusan pekerjaan.'' jelas Feli
'' Boleh aku ikut menemani kamu?'' tawar Vino
'' Hah? ikut aku? maksud kak Vino ikut meeting?''
'' Iya, bolehkah? kamu tenang saja, aku tidak akan mengganggu pekerjaan kalian, aku juga tidak akan satu meja dengan mu, hanya saja aku ingin melihat, maksud nya,, kamu kan sedang tidak ada kendaraan jadi biar aku menunggumu sampai selesai meeting bersama rekan mu itu.'' ralat Vino, entah apa yang membuat Vino seperti itu, yang jelas ia tidak ingin melihat Feli hanya berdua saja dengan rekan kerjanya tersebut, apa lagi jika nanti sampai orang tersebut menawarkan tumpangan pada Feli, Vino tidak ingin itu sampai terjadi
( Apa yang terjadi, kenapa kak Vino bersikap overprotektif begitu, tidak mungkin kan jika dia sedang cemburu, aku gk ingin mengharap sesuatu yang bikin sakit hati, lagian kak Vino kan sudah punya kekasih)
Batin Feli
Kini mobil mereka sudah berada diparkiran.'' Kak Vino beneran mau ikut masuk?'' tanya Feli memastikan
'' Iya, kenapa gk boleh?''
'' Y-ya bukan gitu, kalau kakak mau ikut yasudah ayo turun.'' ajak Feli yang langsung membuka pintu mobil yang ada disampingnya, namun belum lagi Feli turun dari mobil tiba-tiba tangannya ditahan oleh Vino
__ADS_1
'' Ada apa kak?'' tanya Feli terlihat bingung, ia melihat lengannya yang ditahan oleh Vino
'' Biar aku yang bukain.'' ucap Vino, membuat hati Feli langsung berbunga-bunga karna merasa diistimewakan oleh orang yang ia suka, Feli hanya tersenyum dan sambil menganggukan kepalanya saat mendengar ucapan Vino, sedangkan Vino langsung turun dari mobil nya.
(Duh kok aku jadi deg-degan ya? apa itu artinya kak Vino memiliki perasaan yang sama dengan ku? aaaa,, semoga saja pikiranku ini benar)
Ucapnya dalam hati bersorak senang
Vino mengitari mobil, hingga sampai didepan pintu mobil dimana saat ini Feli berada, setelah membuka pintu tersebut Vino langsung mengulurkan tangannya untuk membantu Feli untuk turun dari dalam mobil tersebut.
'' Terimakasih kak.'' ucap nya sambil tersenyum
'' Sama-sama, ayo kita masuk.'' ajak nya yang diangguki oleh Feli, dan keduanya pun masuk dengan beriringan.
'' Apa dia sudah datang?'' tanya Vino begitu mereka masuk kedalam cafe tesebut
'' Sudah kak, itu disana.'' ucapnya sambil menunjuk kearah seorang pria yang menggunakan kemeja warna putih.'' Yasudah kalau gitu aku kesana dulu ya kak?'' sambungnya yang langsung melangkah kearah pria tersebut, sedangkan Vino hanya bisa menatap kepergian Feli kearah pria itu
'' Kenapa aku merasa tidak rela ya dia bersama pria itu?'' gumam Vino sambil terus menatap punggung Feli
Vino lebih memilih untuk duduk dengan jarak dua meter dari meja Feli, agar ia bisa sedikit mendengar percakapan mereka, namun saat ia asik menguping, tiba-tiba ada suara seseorang yang memanggil namanya, membuat Vino langsung mengalihkan pandangannya.
'' Baik.'' jawab Vino seadanya, sedangkan dimeja lain terlihat seorang gadis menatap kearah mereka dengan pandangan kesal, siapa lagi kalau bukan Feli
(Siapa sih wanita itu? kenapa kelihatan begitu akrab dengan kak Vino, apa dia pacarnya?)
Batin Feli, tiba-tiba ia merasa moodnya memburuk, apa lagi saat melihat kemesraan wanita itu dengan Vino, ada rasa cemburu di hati gadis itu.
'' Nona Feli apa anda mendengar saya?'' tanya rekan kerja gadis itu
'' Hah? iya kenapa?''
'' Saya mengatakan apa anda mengerti dengan yang saya jelaskan barusan?'' tanya ulang pria tersebut
'' I-iya saya mengerti.'' jawab nya
__ADS_1
'' Baiklah sepertinya sampai disini dulu pembahasan kita, kalau begitu saya permisi dulu.'' ucapnya yang langsung bangkit dari tempat duduknya.
'' Mas apa boleh saya ikut bersama anda?'' mendengar ucapan gadis yang ada didepannya membuat pria itu terbengong
'' Boleh ya mas pliis, soalnya saya tidak bawa kendaraan tadi.'' ucap Feli, gadis itu melirik kearah Vino yang terlihat masih bicara dengan wanita tersebut
Dasar laki-laki PHP, memangnya dia saja yang bisa, aku juga bisa
Batin Feli
'' Yasudah ayo!" ajak pria tersebut sambil tersenyum
'' Terimakasih mas.'' jawab Feli yang langsung bangkit dari duduknya. Keduanya melangkah meninggalkan tempat tersebut, saat melewati meja Vino, Feli melirik sekilas dan ternyata bersamaan itu Vino juga menatap kearahnya dengan sedikit terkejut, karna melihat Feli malah pergi bersama dengan pria lain.
Feli apa-apaan ini, kenapa dia malah pergi bersama pria itu? bukankah tadi aku sudah katakan padanya untuk pulang bersamaku.
Batin Vino merasa kesal
Tiba-tiba Vino bangkit dari duduknya membuat wanita yang duduk dihadapannya menatapnya heran.'' Vin kamu kenapa berdiri?'' tanya wanita tersebut heran
'' Maaf Cindy saya harus pergi.'' jawab Vino yang langsung melangkah menuju pintu keluar meninggalkan wanita itu yang hanya bisa menatap kepergian vino tanpa bisa mencegahnya
Sementara itu diparkiran Feli terlihat sedang berjalan menuju parkiran bersama rekan nya.
'' Feli...!!! terdengar namanya dipanggil oleh seseorang. membuat gadis itu langsung menoleh keasal sumber suara yang ternyata adalah Vino. Feli hanya diam melihat Vino melangkah kearahnya, tatapannya datar tanpa ekspresi.
'' Bukankah tadi aku sudah katakan jika kamu pulang bersama ku.'' ucap Vino
'' Maaf kak, tadinya ku pikir kak Vino sedang sibuk, makanya aku memilih untuk pulang bersama rekan kerjaku.'' jawab Feli
Vino melirik pria yang berada tak jauh dari Feli.'' Tapi aku sudah menunggumu Feli, dan kamu tidak bisa pergi begitu saja.'' ucapnya dengan pandangan yang kembali pada gadis itu
'' Jadi menurut kak Vino, aku harus menunggu kakak pacaran terlebih dahulu, gitu? dengar ya kak, aku gk ada waktu untuk itu.'' ucap Feli
'' Apa, pacaran? siapa yang pacaran?'' tanya Vino
__ADS_1
'' Udah deh kak, sebaiknya kak Vino kembali saja kedalam, aku bisa pulang bersama temanku.'' ucap Feli yang kembali melanjutkan langkahnya, namun terhenti kala Vino menarik tangannya.
Next