Dinikahi Pria Culun

Dinikahi Pria Culun
Perubahan Aby


__ADS_3

Saat ini terlihat Killa duduk disamping aby, sejak tadi pandangan nya terus tertuju pada Salsa, wanita yang saat ini duduk dihadapan suaminya.


Teman? ku rasa itu hanya dimulut saja, sedangkan didalam hatinya mah demen kali


Batin Killa sambil mengerucutkan bibirnya tanpa sadar, dan aksinya itu tak luput dari penglihatan vino


Wah, kayaknya ada yang terbakar api cemburu nih


Batinnya tersenyum sinis


'' Mba Salsa ini, sepertinya dulu sangat dekat ya dengan suami saya.'' ucap Killa sambil menekankan kata suami, membuat Aby sedikit terkejut mendengar nya.


'' Apa kamu liatin aku kayak gitu? merasa ada yang salah dengan ucapan aku?'' ucap Kila sambil melirik tajam kearah Aby. Namun pria itu sama sekali tak ingin menanggapinya, Ia tau jika saat ini Killa hanya ingin mempermalukan dirinya saja.


'' By sepertinya istri loe ini tipe wanita yang pecemburu ya?.'' ucap Vino sambil tersenyum menggoda kearah Killa


'' Apaan sih ni cowok, gk banget deh, kayaknya si Feli udah salah deh jika menyukai dia.''


Batinnya lagi


'' Benarkah? wah sepertinya mba Killa ini sangat mencintai kamu By, beruntung banget kamu jadi suaminya.'' sambung Salsa ikut menggoda


Loh-loh, ini apa-apaan sih mereka, kenapa malah jadi aku yang dipermalukan disini


Killa terus menggerutu dalam hati, ia merasa teman-teman dari suaminya itu sengaja untuk menggoda dirinya, atau kah memang Aby yang menyuruh mereka untuk mempermalukan dirinya? begitulah yang ada dipikiran Killa saat ini.


'' Apa kalian berdua ini pasangan kekasih?'' ucap Killa sambil menatap kearah Vino dan Salsa secara bergantian


'' Dulu aku naksir sama dia, tapi sayangnya dianya gk suka, jadi dari pada sakit hati karna cintaku bertepuk sebelah tangan, akhirnya kami memilih berteman.'' ucap Vino sambil mengerlingkan mata pada Salsa, membuat wanita itu hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya


'' Oh begitu?'' ucap Killa singkat


'' Killa apa kau sama sekali tidak mengingatku?'' ucap Vino, membuat wanita itu mengerutkan dahi


'' Memangnya siapa kamu?'' ucap nya, membuat Aby dan Salsa, hampir saja terbahak mendengarnya, apa lagi saat melihat ekspresi wajah Vino yang seolah kesal karna ucapan Killa saat itu


'' Aku yang jadi saksi pernikahan kalian waktu itu nona Killa.'' ucapnya dengan nada kesal


'' Oh, jadi kamu, pantesan seperti pernah lihat, tapi aku lupa dimana.'' ucap nya


Setelah itu Killa tak lagi ikut dalam pembicaraan mereka, karna ia sendiri tak mengerti yang mereka bicarakan, Killa menduga ketiganya saat ini sedang membahas pekerjaan.


Menjengkelkan, aku udah seperti obat nyamuk aja kalau begini


Gerutu batin Killa


***


'' Sepertinya wanita tadi menyukai mu.'' ucap Killa, pada Aby, saat ini mereka sudah berada didalam kamar, setelah kepulangan Salsa dan Vino, Aby langsung melangkah menuju kamar, dan ternyata Killa pun mengikutinya.


'' Terus?'' tanya Aby, saat ini pria itu menatap kearah sang istri.


'' Ya bagus lah, sebab masih ada yang mau dengan pria seperti dirimu.'' ucapnya dengan tatapan meremehkan, sungguh membuat Aby merasa muak dengan ucapan Killa yang selalu memandang rendah dirinya, tadi nya Aby tidak ingin memmperdulikan semua itu, namun ia berpikir jika sesekali istrinya tersebut harus diberi pelajaran.


Aby melangkah mendekati istrinya yang saat itu sedang duduk diatas sofa, sambil memainkan ponsel miliknya, ia tidak tau jika saat ini Aby sudah berada dihadapannya, membuat wanita itu seketika kaget, saat melihat Aby sudah berada didepan wajahnya.'' Astaga kamu apa-apaan sih? buat kaget aja tau gk, sana-sana menjauh dariku!" ucap Killa sambil menatap tak suka pada Aby.


'' Kenapa saya harus menjauh? kamu istri saya kan?'' ucapnya ambigu, Aby terus menatap wajah Killa, membuat wanita itu sedikit waspada pada suaminya itu.

__ADS_1


'' Maksud kamu apa? memangnya kalau aku istri kamu, kamu bisa apa?' tantang Killa, wanita itu berani menantang Aby, karna ia tau jika suaminya tersebut tak akan berani berbuat macam-macam dengannya, karna selama hampir dua minggu mereka menikah, Aby sama sekali tak pernah menyentuhnya, bukan hanya itu, Killa merasa jika Aby sama sekali tak tertarik dengannya, bahkan pernah Killa sengaja menggunakan pakaian yang terbuka saat tidur, untuk memancing suaminya itu, ingat hanya memancing, bukan ingin melakukan dengan suka rela, namun Aby masih tak terpengaruh sama sekali, dari situ Killa berpikir jika suaminya tersebut memiliki kelainan pada dirinya.


Gadis ini, baiklah jika kau menantangku, maka aku akan melakukannya sekarang, sudah cukup aku menahan diri selama dua minggu ini, kau pikir aku tidak tersiksa apa dengan kelakuanmu yang sengaja mempermainkan ku.


Batinnya


Killa menelan ludahnya dengan kasar, sungguh ia tak tau apa yang harus dilakukannya, apa lagi Aby yang semangkin mendekat kearahnya, membuat wanita itu sedikit merasa panik, namun tetap Killa mencoba bersikap tenang, agar Aby tidak semangkin menindas nya.


'' Hei kau mau apa? ucap Kila panik saat Aby semangkin mendekatkan wajahnya. Killa bangkit seketika, namun dengan cepat Aby langsung menarik tangan wanita itu hingga tubuh Killa jatuh tepat diatas pangkuan Aby, lebih tepatnya Aby lah yang menarik nya agar tubuh mereka saling menempel.


'' Aakkhh,,,'' Killa berteriak, karna merasa terkejut saat tubuhnya jatuh diatas tubuh suaminya, tepatnya diatas pangkuan Aby, dengan posisi miring


'' A-aby kau mau apa?'' ucap Killa saat tubuhnya dipeluk oleh pria itu


'' Kamu mau tau saya mau apa?'' ucapnya dengan pandangan tertuju pada bibir Killa yang sedikit terbuka.


Tiba-tiba Aby langsung men*cium bibir Killa membuat mata nya langsung membulat sempurna, merasa terkejut dengan apa yang dilakukan oleh suaminya itu. Dengan cepat wanita itu langsung melepaskan ciu*man tersebut, namun sepertinya Aby tidak ingin ciu*man mereka berakhir terlalu cepat, pria itu kini justru menahan tengkuk Killa agar ciu*man mereka semangkin dalam, Killa yang semangkin panik mencoba untuk memukul-mukul tubuh suaminya tersebut, hingga tiba-tiba disela-sela ciu*man mereka Aby membuka kaca matanya, dan melemparkannya secara sembarangan diatas sofa, mata Killa berkedip beberapa kali, saat melihat Aby tanpa kaca mata tebalnya.


'' Mmmpppp,,'' Terdengar suara dari bibir Killa, saat li*dah Aby mencoba menerobos masuk kedalam mulutnya, padahal ini adalah ciu*man pertama nya, namun pria itu seperti begitu mahir dalam mempraktekkannya, bahkan Killa nyaris terbuai dibuat nya, jika wanita itu tidak ingat pernah menghina pria tersebut, dengan keras Killa mendorong tubuh Aby, hingga akhirnya membuat ciu*man keduanya hampir terlepas, namun lagi-lagi Aby kembali menarik tubuh Killa dan kembali melu*mat bibir Killa, bahkan tangan pria itu sudah mendarat diatas gunung kembar sang istri, Killa yang menyadari hal tersebut langsung menggigit kuat bibir Aby, hingga akhirnya ciu*man itu kembali terlepas.


Killa mendorong tubuh suaminya hingga ciu*man keduanya terlepas, lalu menyentuh bibirnya yang terasa kebas, bahkan membengkak karna perbuatan suaminya.


'' Kau? kenapa kau lakukan ini padaku? kamu gk punya hak untuk melakukannya!" ucap Killa dengan wajah yang hampir menangis.


Aby menjilat bibirnya yang terasa asin, mungkin karna luka karna gigitan sang istri, Aby menatap Killa sambil tersenyum miring.'' Apa kamu bilang? tidak punya hak? saya punya hak, kau adalah istri saya, dari ujung kaki hingga ujung rambut mu itu adalah hak saya, milik saya!" ucap Aby dengan penekanan disetiap kalimatnya.


'' Heh dengar! tubuh ku adalah milik ku sendiri, dan jika memang harus kuserahkan dengan seorang pria, itu tentu bukan dengan kamu.'' ucap Killa sambil melototkan matanya pada Aby.


Aby yang mendengar ucapan sang istri, menggertakan giginya, pria itu tentu saja tidak terima dengan apa yang di ucapkan Killa barusan.


Batin nya


Aby bukan lah sosok pria bodoh, seperti yang ada dalam pikiran Killa selama ini, wanita itu selalu berpikir jika lelaki yang berpenampilan cupu dan katrok itu adalah pria yang tidak bisa apa-apa, dan selalu bergantung pada orangtuanya, tapi Aby akan buktikan pada istrinya itu jika dirinya adalah lelaki yang mandiri, dan tidak bergantung dengan siapa pun.


KEESOKAN HARINYA


Hari ini rencana nya Killa dan Feli akan jalan bersama kesebuah pusat perbelanjaan. Saat sedang menunggu kedatangan sepupunya itu di teras rumah, tiba-tiba Bu Andini datang.'' Nak ini buat kamu.'' ucap Bu Andini sambil memberikan sebuah kartu ATM berwarna hitam pada menantunya.


'' Apa itu mah?'' ucap Killa dengan dahi berkerut, dia tau jika itu adalah kartu ATM, yang ia maksud adalah buat apa sang ibu mertua memberikannya pada dirinya


'' ATM, kamu mau berbelanja ke mall kan?'' ucap nya yang diangguki oleh Killa.'' Nanti waktu pembayarannya pakai kartu ini saja.'' sambung nya lagi


'' Gk perlu mah, aku masih punya tabungan kok.'' tolaknya halus


'' Hei nak, kartu ini hak kamu, ATM ini suami kamu yang memberikannya untukmu lewat mama, sebenarnya sudah dari beberapa hari yang lalu, hanya saja mama lupa memberikannya padamu, maaf ya? nah sekarang ambil dan gunakanlah itu untuk keperluan mu!'' ucap Bu Andini memaksa


'' Tapi mah--,,


'' Sudah ambil cepat, mama gk mau kalau sampai kedua orangtua kamu mengira jika Aby tidak bisa menghidupi istrinya, jadi sebaiknya kamu ambil ini! kalau masalah uang belanja bulanan kamu tenang saja, sebab Aby juga sudah memberikan mama kartu yang sama denganmu untuk keperluan rumah tangga dan dapur.'' jelas nya lagi. Akhirnya dengan sedikit ragu, Killa pun mengambil kartu ATM tersebut dari tangan sang ibu mertua.


'' Terimakasih mah.'' ucapnya sambil tersenyum


'' Sama-sama, yasudah mama kedalam dulu ya? kamu hati-hati dijalan, kalau pulang jangan terlalu larut.'' ucap Bu Andini


'' Iya mah.'' jawab Killa


Kok gue berasa di nasehati emak sendiri ya?

__ADS_1


Batin Killa


Tak lama terlihat sebuah mobil berwarna hitam datang


Tin-tin


Orang yang ada dalam mobil tersebut membunyikan klakson mobilnya. Membuat Killa langsung bangkit dari duduknya lalu melangkah mendekati mobil tersebut, yang tenyata adalah mobil sepupunya Feli.


'' Ayo buruan naik!" ucap Feli, setelah membuka kaca mobil nya setengah. Killa mengangguk, lalu membuka pintu mobil tersebut dan masuk kedalamnya


'' Ada apa sih buru-buru amat?'' ucap Killa, sambil memasang sabuk pengaman miliknya


'' Gk apa-apa, biar cepat nyampe aja.'' jawabnya sambil terkekeh membuat Killa menggelengkan kepala melihat tingkah sepupunya itu.


'' Sya, kenapa sih gk sekali-sekali loe ajakin suami loe buat jalan ke mall? loe kan udah nikah, masa jalannya sama gue mulu.'' ucap Feli, yang membuat Killa langsung memukul pelan lengan gadis itu.


'' Sialan loe, bilang aja loe mau nyindir gue, kalau gue itu gk pernah jalan romantis bareng suami kayak orang-orang.'' ucap Killa sambil memanyunkan bibirnya.


'' Ih emangnya gue bilang gitu ya? kan gk, loe itu jangan suka se'uzhon sama gue.'' ucap Feli membela diri, padahal niatnya tadi memang sengaja ingin menggoda sepupunya itu.


Tak terasa mobil yang mereka ditumpangi sampai diarea parkir pusat perbelanjaan tersebut.


'' Ayo!" ajak Feli sambil membuka pintu mobilnya, yang disusul oleh Killa.


'' Sya gimana kalau kita langsung ke restoran aja? gue laper soalnya, gk sempat makan dari rumah.'' jelasnya


'' Terserah.'' jawab Killa. Dan akhirnya mereka memutuskan untuk makan terlebih dahulu, keduanya pun masuk kesebuah restoran yang ada didalam mall tersebut


'' Loe cari meja aja dulu, gue mau ke toilet dulu.'' ucap Feli yang langsung meninggalkan Killa. Sementara itu dari kejauhan terlihat seseorang sedang memperhatikan wanita tersebut, bahkan hingga wanita itu duduk disalah satu meja pun, orang itu masih memperhatikannya, hingga sampai teman satu meja memanggil nya, barulah ia mengalihkan pandangannya.


Sedangkan Killa, terlihat sedang memesan makanan pada salah satu pelayan, setelah kepergian pelayang tersebut, Killa mulai menatap kearah sekitar.'' Ternyata banyak juga yang makan direstoran ini.'' gumamnya, sambil terus melihat pelanggan yang ada direstoran tersebut, hingga mata nya tak sengaja melihat seseorang yang tak asing baginya. Killa terus memperhatikan orang tersebut, yang saat itu terlihat sedang ngobrol dengan kedua temannya.


'' Dimana aku pernah lihat dia ya? kok wajahnya gk asing buat aku.'' gumam nya, sambil terus memperhatikan orang tersebut, seorang pria tampan yang menarik perhatian Killa. Saat Killa sedang memperhatikannya, tiba-tiba pria itu menoleh kearah nya, membuat wanita itu langsung gelagapan, dengan cepat Killa langsung mengalihkan pandangannya.


'' Hei liatin apa sih?'' ucap Feli yang tiba-tiba datang.


'' Fel coba lihat tuh cowok, gue ngerasa kok pernah lihat dia ya? tapi gue lupa dimana.'' ucap Killa sambil kembali menatap kearah pria tersebut.


'' Mana sih?'' Feli yang merasa penasaran mengikuti arah pandang sahabatnya.


( Hah, itu kan kalau gk salah suaminya Killa iya benar Aby, hanya dia ganti kaca mata saja, sama rambutnya yang juga dibikin klimis, apa Killa gk sadar kalau itu suaminya? )


Batin Feli


'' Woy Fel, biasa aja liatinnya, entar biji mata loe bisa jatuh kalau loe lihatin sampai kayak gitu.'' ucap Killa ketus


Wah dianya gk suka gue lihatin suaminya terus, bukankah itu berarti si Killa memang ada kemistri dengan suaminya


Batin Feli


'' Ganteng banget ya cowok itu, kayaknya gue suka deh sama dia.' ucap Feli bohong, ia hanya ingin melihat reaksi dari sepupunya saja


'' Ih dasar playgirls loe, semua cowok tampan mau loe embat.'' ucap Killa yang tanpa sadar mengakui kalau suaminya tersebut tampan


'' Jadi menurut loe cowok berkaca mata itu tampan Sya?'' ucap Feli sambil menatap wanita yang ada didepannya.


Next

__ADS_1


__ADS_2