Dipeluk Langit

Dipeluk Langit
bahagialah anggap aku hanya mimpi dihidupmu


__ADS_3

sudah beberapa hari mia mencari pekerjaan tapi mia belum mendapatkannya zoe tau mia sedang kesulitan, spertinya mia sedang membutuhkan uang itu terlihat saat zoe memergoki mia sedang menjual ponselnya di salah satu conter dipinggir jalan, mia bukanlah tipe wanita yg mencari belas kasih dari orang lain atau dari teman dekatnya, dia adalah wanita yg mandiri dan pantang menyerah. zoe merasa sangat bersalah pada mia tapi zoe tidak berani memberi tahu padanya mungkin zoe bertindak sangat egois saat ini,dia tidak mampu melepas mia, zoe tau bagaimanapun mia berusaha mencari kerja dia tidak akan mendapatkannya karena ayah zoe memiliki kemampuan untuk memboikot seseorang, saat ini mia lah korbannya. zoe berusaha sekuat tenaga untuk menjaga mia biarlah mia tidak bekerja karena zoe masih punya penghasilan saat zoe gajihan dia pergi kesekolah mia dan membayar keperluan mia disekolah, mia tidak tau bahwa zoe lah yg membayar sekolahnya, saat ini zoe bekerja sangat keras di bengkel dia selalu menambah jam kerjanya zoe lembur untuk mendapatkan penghasilan tambahan bahkan mia dan zoe sudah tidak setiap hari bertemu, karena kadang zoe pulang sangat larut dan mia sudah tertidur dan saat pagi datang mia sudah berangkat dan zoe masih tidur, karena mia tidak bekerja mia mencoba berjualan makanan yang dibuatnya lalu dia jual disekolahan mia bisa mendapat sedikit penghasilan disana, pernah saat zoe pulang kerja zoe melihat mia sedang menjajakan jualannya di pinggir jalan, dan zoe juga pernah melihat jualan mia yg masih menumpuk banyak karena tidak laku, dan zoe menyuruh seseorang untuk membelinya, zoe sungguh tidak tega melihat keadaan mia seperti itu bahkan sore tadi zoe melihat mia terjatuh karena terseggol motor mungkin karena mia menjajakan makanannya tidak hati" saat zoe melihat mia terjatuh dia langsung menghampirinya terlihat lutut dan kaki mia yang berdarah zoe mengangkat mia, sudah zoe aku tidak apa" zoe membersihkan luka mia, setelah zoe membersihkan luka mia zoe membawa mia pulang kekosan saat sampai dikosan zoe memberikan uang kepada mia, ini untukmu kau tidak perlu lagi berjualan dipinggir jalan aku akan berusaha menutupi kebutuhanmu ucap zoe. mia berkata aku tidak butuh uangmu zoe, aku tidak ingin menjadi pengemis, kau tidak mengemis ucap zoe keras, anggap saja kau meminjam padaku saat kau bekerja nanti kembalikan padaku, aku tidak mau berhutang zoe, aku tidak mau menggantungkan hidupku pada seseorang jangan membuatku menjadi orang lemah zoe,, aku akan berdiri zoe aku tidak mau menjadi lemah ucap mia keras, zoe meninggalkan mia dan masuk kekamarnya, zoe menatap langit"nya dia merasa sesak melihat mia kesulitan karena dirinya. keesokan hari seperti biasa mia sekolah dan zoe bekerja, sepulang zoe bekerja zoe melihat mia sedang menggoreng keripik" yang akan dia jual mia terlihat sangat kecapean dan kepanasan di kamarnya, mia terlihat masih marah pada zoe karena zoe melarangnya berjualan, zoe masuk kedalam kamar dan beristirahat, setelah zoe tidur sebentar saat bangun dia tidak melihat miA kamarnya juga sudah tergembok itu artinya mia sudah pergi berjualan di pinggir trotoar dan saat zoe mandi terdengar suara turun hujan zoe segera bergegas dia akan menyusul mia, hujan turun deras malam itu zoe membawa payung dikejauhan dia menatap mia yang sedang berlindung di sebuah halte mia terlihat sangat kedinginan zoe menatap mia zoe sungguh tidak tahan melihat wanita yang dia cintai kesulitan seperti itu, zoe segera mendekati mia dia memakaikan mia jaket yg dipakainya mia terlihat kaget, hujan kenapa tidak pulang ucap zoe, zoe melihat dagangan mia yg masih banyak, dingin tanya zoe sini aku peluk biar hangat mia tersenyum dan zoe memeluknya zoe berkata mia maafkan aku, untuk apa sahut mia, maaf untuk segalanya mia zoe semakin erat memeluk mia, mia tersenyum heran melihat tingkah zoe, mia senang zoe memeluknya karena mia merasa rindu pada zoe sudah lebih dari seminggu zoe sibuk dengan pekerjaannya. setelah hujan reda zoe memberskan semua dagangan mia dan membawanya pulang, saat diperjalanan zoe merasakan beratnya dagangan mia, zoe berpikir bagaimana tubuh sekecil mia bisa membawa semuanya sungguh beban mia sangat berat, zoe merenung selama pejalanan pulang kenapa diem aja ucap mia berat ya, zoe tersenyum ngga ko beratan yg nanya ucap zoe menggoda mia sini aku bantu ucap mia ga usah saut zoe, sampai didepan kamar zoe memasukan dagangan mia zoe kembali memeluk mia dengan perasaan yang sangat menyesakan di hatinya zoe mencium kening mia sudah tidur sana istirahat besok sekolah mia mengangguk zoe segera keluar dari kamar mia, zoe masuk kekamar disana zoe melihat sebuah amplop zoe membukannya ternyata surat dari ayahnya pertunangan mu sudah ditentukan zoe melihat tanggalnya dan ternyata 3 hari dari sekarang. zoe meremas kartunya dan melemparnya, zoe merebahkan dirinya dan menutup matanya


zoe tertidur pagi hari zoe sudah bangun dia ingin melihat mia berangkat kesekolah dia memperhatikan mia dari kejauhan, saat zoe melihat mia terdengar suara yg begitu tegas dan dingin dia berkata jangan menyentuhnya zoe, pecayalah sentuhanmu akan menghancurkannya, seketika jantung zoe merasa seperti tertikam belati serasa sakit dan sesak. kau sudah menerima perintahnya ucap pak adam dingin.jika kau melepaskannya aku akan membantu wanita itu dia akan menjalani hidup seperti saat dia belum bertemu denganmu, zoe melangkah pergi meninggalkan pak adam, zoe pergi dan bekerja zoe bekerja seperti orang gila dia mengerjakan semua pekerjaan zoe berharap dia bisa melupakan perkataan pa adam tapi tidak dia tidak bisa melupakannya zoe melamun hingga sebuah kunci menghantam tangannya zoe terluka, zoe ada apa denganmu ucap bosnya, aku tidak apa" ucap zoe, kau terluka zoe bersiihkan lukamu segera pulang dan beristirahat ini sudah malam ucap bos yg khawatir melihat tingkah zoe. zoe kalau kau butuh sesuatu katakan aku akan berusah membantumu ucap bos, tidak bos aku gpp. zoe segera pergi keruang ganti dan pergi pulang, dikamar zoe memikirkan perkataan pa adam yg sangat menyakitkan tapi itu adalah kenyataan yang harus zoe hadapi saat ini dia terus memikirkannya zoe terbangun dan pergi keluar dia mencari sebuah warung telpon karena zoe tidak mempunyai hp, dia menekan no pa adam walau berat zoe berkata sebelum aku pergi aku ingin memastikan dia kembali kekehidupannya sebelum mengenalku, aku berjanji jawab pak adam lalu zoe menutup telponnya.sehabis menelpon zoe ketempat mia berjualan zoe membantu mia berjualan mia terlihat senang, mia besok aku libur apa kau ada acara ucap zoe, tidak sahut mia, bsk kita pergi ya kau ingin kemana ucap zoe gimana kalau kita ke taman hiburan ucap mia, ok sahut zoe selesai berjualan mereka pulang sepanjang jalan zoe menggenggam tangan mia, ini adalah malam terakhir mereka bertemu karena besok zoe akan pergi melepaskan mia agar mia dapat hidup kembali seperti saat dia belum mengenal zoe, zoe merasa dia hanya menambah penderitaan di hidup mia, pagi tiba zoe dan mia bersiap" karena mereka berencana pergi ketaman hiburan, saat mereka akan berangkat terlihat mantan bos mia dimini market datang menghampiri mia dia meminta maaf pada mia dan menyuruh mia bekerja kembali dia memberika uang pesangon mia sekaligus menaikan gaji mia, mia sangat senang mendengarnya, zoee mia melopat memeluk zoe kau dengar itu zoe besok aku akan bekerja kembali gajiku juga naik mia sangat gembira, zoe menatap mia walau sakit zoe merasa sedikit lega melihat mia tersenyum sperti dulu, dan itu artinya pak adam sudah menepati janjinya tinggal zoe yg harus menepati janjinya zoe harus pulang dan melepaskan mia, diperjalanan zoe menggenggam tangan mia dia berkata, sekarang gajimu sudah naik kau tidak usah kerja malam pulang sekolah bekerja di mini market setelah selesai pulang istirahat belajar jangan lupa makan, baik bos sahut mia zoe tersenyum sampai di tempat hiburan mereka sngat bersenang" mereka bercanda bersama saat sedang bermain zoe melihat mobil sedan hitam yang sudah menunggunya terparkir didepan jalan itu artinya zoe harus pergi meninggalkan mia, mia apa kau haus tanya zoe mia mengangguk tunggulah disini aku akan membeli minuman OK sahut mia, zoe pergi berjalan setelah berapa langkah zoe menoleh pada mia mia tersenyum padanya zoe kembali dan memeluk mia, apaan sih ucap mia malu tau banyak orang, biarin sebentar aja zoe menatap mia mencium lembut bibir mia dan sekali lagi memeluknya, zoe merasa sakit pada hatinya zoe meneteskan air mata dan mengusap kepala mia dengan lembut, mia merasa heran melihat tingkah zoe udah ih malu ucap mia, zoe pun melepaskan pelukannya baiklah aku pergi kalo ada yg ganggu lari ya zoe menggoda mia agar mia tidak melihat kesedihan di wajah zoe mia tersenyum, zoe pun pergi mia tidak tau zoe pergi melepasnya sebelum pergi zoe memberikan minuman kepada anak kecil zoe menyuruh anak itumemberikan minuman pada mia, zoe masuk kedalam mobil zoe masih menatap mia didalam mobil dan meneteskan air mata, dia melihat mia yg sedang merasa bingung karena anak kecil yg memberikan minuman pada mia bukan zoe, mia mencari zoe tp dia tidak menemukannya karena mobil zoe sudah melaju, mia kembali ketempat tadi dia menunggu zoe, sampai keadaan sudah gelap dan turun hujan zoe tidak juga kembali sampai mia melihat sebuah tulisan di botol minuman bahagialah mia, anggaplah aku hanya mimpi dihidupmu, lalu mia menangis disana dia sadar zoe pergi meninggalkannya.


__ADS_2