Dipeluk Langit

Dipeluk Langit
dejavu mungkinkah


__ADS_3

taksi melaju menuju hotel zoe, saat zoe hendak turun supir taksi memanggil pa maaf ini ponsel anda, zoe berbalik ternyata itu ponsel mia lalu zoe mengambil dari supir taksi dan dia masuk ke hotel, setiba dikamar dia melihat ponsel mia, ponselnya tidak dikunci dan itu membuat zoe penasaran, zoe membukaa folder galeri milik mia, zoe sangat senang melihat poto" mia di galeri, saat zoe melihat salah satu poto mia dia menatapnya dengan lekat sebuah poto dimana mia mengenakan seragam sekolah, melihat poto itu zoe seperti teringat sesuatu dia seperti sering melihat mia tapi hanya dari bagian belakang, zoe menatap poto itu dan zoe melihat mia menggunakan gelang yang sama dengannya hingga dia merasa pusing dan menaruh ponselnya di dalam laci sampai dia tertidur.


pagi tiba zoe langsung bergegas berangkat ke kantor, sedangkan mia pagi ini dia sibuk mencari ponselnya dimana ponselku ucap mia dia mengingat" dan semalam dia ingat terakhir dia menggunakan ponselnya saat menerima tlp dari bima didalam taksi oh tidak pasti tertinggal di taksi ucap mia, mia hendak menghubungi zoe tapi mia tidak tau no zoe mia menarik napas panjang, sedangkan di kamar hotel zoe, ponsel mia terus berdering karena zoe sudah berangkat kekantor tidak ada yang mengangkat tlp bima hingga akhirnya ponsel mia mati karena kehabisan daya, zoe sibuk sekali hari ini dia mendatangi proyek"ny mengontrol kelapangan. sedangkan bima kebingungan karena mia tidak mengangkat tlp darinya hingga akhirnya bima menelpon ke rumah sakit dan dia bisa menghubungi mia, halo ucap mia, kau kemana saja ponselmu tidak bisa dihubungi ucap bima sangat khawatir pada mia, ponselku hilang ucap mia, hilang ucap zoe?, ia atau aku lupa naro mungkin batrenya habis sekarang nanti pulang kerja aku akan cari ucap mia, ya sudah apa kau sudah makan tanya bima, sudah ucap mia baiklah aku tutup ya aku mau kerja lagi ucap bima, oke hati" ucap mia, mia ia saut mia, aku sangat rindu ucap bima mia tersenyum mendengar perkataan bima apa kau merindukanku tanya bima, mia terdiam beberapa saat halo ucap bima, ia bim aku rindu, tentu saja kau harus rindu akukan pacarmu, bima tersenyum ya sudah dah ucap bima, dan mia menutup tlp nya, mia duduk dan melihat kejendela memikirkan hubungannya dengan bima entah akan seperti apa kedepannya karena sampai saat ini bima masih belum menguasai hati mia, setelah mia selesai bekerja mia segera pulang kekosan hari ini dia libur di klinik jadi dia beristirahat dikosan, saat malam datang mia pergi k atap dia memandang langit disana, sambil membawa sedikit minuman,, sedangkan zoe ternyata sepulangnya ke hotel dia ingat ponsel miaa padanya, zoe melihat ponsel mia mati dan zoe segera mengisi dayanya, lalu zoe pergi mandi dia senang hari ini dia punya alasan untuk menemui mia, saat selesai mandi zoe berganti baju dia bersiap untuk menemui mia, tapi zoe tidak tau dimana mia tinggal dia hanya tau lingkungan mia saat zoe mengantar pa imam, akhirnya zoe memutuskan pergi kesana saat ponsel mia kembali hidup zoe melihat banyak sekali panggilan dari bima, wah luar biasa manusia ini kenapa dia begitu banyak melakukan panggilan ucap zoe, zoe melihat hanya bima yang memanggilnya apa dia tidak punya teman lain ucap zoe. zoe memanggil taksi dan bergegas menuju tempat mia sampai di mini market dia bertanya pada pegawai disana karena, dia ingat saat itu pegawai mini market mengenal mia, lalu pegawai itupun memeberi tahu arah kosan mia, lalu zoe berjalan menuju jembatan penyebrangan jalan di jembatan dia melihat suasana yang seperti tidak asing disana, zoe terus berjalan ternyata disana ada seorang pedagang acsesoris, saat zoe melintas dia melihat gelang seperti miliknya, lalu zoe bertanya pada pedagang apakah kau banyak menjual gelang ini pa? tentu saja gelang itu sangat populer buat pasangan zoe menunjukan miliknya apakah ini gelang pasangan ucap zoe, tentu ini kau memiliki kunci digelangmu dan pasanganmu memiliki gemboknya ucap pedagang itu, lalu zoe teringat poto mia yang mengenakan gelang itu zoe memeriksanya kembali, zoe mengamati gelang mia tapi sayang tidak terlihat di poto, zoe menarik napas tidak terlihat, lalu zoe kembali berjalan dia melihat gelang miliknya ternyata gelang ini adalah gelang seribu umat ucap zoe, saat menuruni anak tangga zoe terpeleset hingga zoe kaget dan segera meraih pegangan jembatan, lalu terbayang dulu dia pun pernah meraih tubuh seseorang disini seseorang yang akan terjatuh, zoe kembali tersadar dari lamunannya dan kembali berjalan, saat dia menuju kosan mia dia melihat anak tangga keatas zoe melihatnya dan berpikir kenapa lingkungan ini begitu tidak asing baginya saat zoe melamun dan tiba" terdengar suara zoee teriak seorang anak abg benar itu kau, zoe heran ada seseorang yang mengenalnya zoe hanya bengong disana menatap anak yang memanggilnya ternyata dia adalah riko, zoe kenapa kau bengong tanya rico, oh ia sudah 6th ya kita ga ketemu dan aku sangat tampan sekarang riko berkata penuh percaya diri jadi wajar kau tidak mengenaliku ucap rico, apa kau mengenalku tanya zoe, zoe aku rico apa kau lupa tanya rico zoe mengerutkan keningnya, sudahlah ucap rico, rico menariknya tangan zoe membawanya ke atas sambil berteriak miaa lihatlah siapa yang datang zoe semakin heran melihat tingkah anak itu, rico mengetuk pintu kosan mia dia tidak ada ucap rico zoe masih mengamati sekeliling, ayo ucap rico ikuti aku, zoe mengikuti rico, sampai di tangga stop diam disini ucap rico, rico mengintip k atap dan dia melihat mia disana rico tersenyum itu mia disana ucap rico, karena ini pertama kali kalian bertemu aku takan mengganggu dan kau berhutang padaku ingat itu ucap rico, zoe masih heran melihat tingkah anak itu, rico segera turun dan melambai sambil tersenyum pada zoe. zoe masih berdiri dan heran dengan tingkah anak itu tapi lingkungan ini memang terasa sangat akrab dengan zoe, zoe kembali berjalan dan menaiki anak tangga saat sampai di atap dia terdiam disana dia melihat mia yang sedang tertidur di bale zoe berjalan dan duduk di bale dia melihat mia yang sedang tertidur, zoe menatap wajah mia, dan mia sedikit membuka matanya dia melihat zoe dan tersenyum pada zoe, zoe mia menyebut nama zoe sambil tersenyum lalu tiba" dia menangis aku merindukanmu ucapan mia tapi mia menangis, zoe mendekatkan wajahnya ke mia dia mencium bau alkohol, ternyata kau mabuk ucap zoe, kau itu dokter tapi kau suka mabuk ucap zoe dan saat itu turun hujan kecil bangunlah hujan turun kau harus bangun ucap zoe, karena mia tidak bangun zoe terpaksa menggendong mia turun dan dia memasukan mia kedalam kamar kosannya dan menidurkannya di tempat tidur sesaat zoe menatap wajah mia kembali zoe menyelimuti mia dan menaruh ponsel mia di meja sebelah tempat tidurnya, saat zoe hendak keluar mia menarik tangan zoe, dan zoe terjatuh tepat dihadapan wajah mia dan mia berkata jangan pergi aku merindukanmu, sambil mencium zoe dan dia kembali tak sadar, zoe sangat kaget melihat tingkah mia, zoe berpikir saat ini mia pasti sangat merindukan bima hingga mia mengira zoe adalah bima, lalu zoe pergi dari kosan mia.


__ADS_2