
hari ini mia izin tidak masuk kerja dia mengambil cuti tahunannya, mengetahui hal itu sepulang kerja bima mengunjungi mia ke kosan, saat mia sedang menatap langit terdengar suara ketukan pintu, mia membukanya dan bima sudah berdiri di sana, kenapa tiba" mengambil cuti tanya bima?mia menjawab hanya ingin istirahat sejenak, masuklah ucap mia dan merekapun duduk di kursi makan, aku membawakan makanan ucap bima sambil membuka makanannya kita makan bersama bima membuka nasi bungkus yang di bawanya mia melihat tangan bima yang terluka dia teringat pada poto kemarin disana terlihat bima memukuli zoe, tanganmu terluka mia memegang tangan bima, tidak apa" makanlah dan mereka pun makan bersama suasana sangat canggung malam ini untuk mereka, mia tau saat ini hati bima mungkin lebih terluka dari tangannya, mia tidak marah kepada bima karena telah memukuli zoe, mia kecewa pada dirinya sendiri kenapa dia melukai bima, hari ini bima sangat pendiam mungkin karena saat ini bima merasa sangat terluka, setelah makan bima merapikan meja dan dia memberikan vitamin untuk mia, minumlah ucap bima, apa kau baik tanya mia? bima menatap mia lalu memeluknya dengan sangat erat dan berkata I'm ok, dan dia berkata mia biarkan seperti ini sebentar saja ucap bima, dan tanpa mia ketahui bima menangis memeluk mia, bima sangat mencintai mia tapi dia menjadi manusia yg egois karena merasa memaksa mia untuk mencoba mencintainya, bima mengusap air matanya dan mencoba tersenyum pada mia, baiklah kau sudah makan dan minum vitamin aku pulang dulu kau istirahatlah bima mengecup kening mia tunggu ucap mia, ada apa duduk dulu mia mengeluarrkan kotak p3k lalu mengobati tangan bima, kalo ga di obatin nanti lama sembuhnya ucap mia dan mia pun memberikan flester di tangan bima, beres ucap mia bima tersenyum melihat mia, udah ya aku pulang dulu ucap bima makasih ucap bima dan dia pergi keluar mia menatap bima yang berjalan pulang melihat bima membuat mia merasa lebih sedih karena dia pun menyakiti bima sahabat terbaik yang dia miliki, mia duduk di tangga kosan tak lama niisa datang nisa melihat mia yang sedang duduk bengong, hmmmm kenapa lagii tadi gw ketemu bima dibawah tampangnya ga enak banget di liat sekarang ini,,, kalian berantem mia menggeleng trus kenapa mia kembali menggeleng, wah koslet nh anak ucap nisa, ke atas yu ajak nisa sambil menujukan beberapa minuman dan ayam goreng, nisa tau saat ini mia sedang butuh hiburan dan dia mencoba menghiburnya, merekapun pergi ke atap dan memulai pesta berdua, sambil minum nisa bertanya sebenarnya kalian kenapa? mia menaatap nisa dan dia mulai menangis mia menceritakan semuanya tentang zoe, bima dan dia, saat mendengar cerita mia nisa tidak bisa berkata apa" , dia hanya berkata lakukan apa yang membuat lu bahagia, karena lu juga berhak bahagia mi, ucap nisa, mia tidak menjawab dia hanya menangis dan nisa segera memeluk mia, nisa bagaikan kaka untuk mia, dia selalu ada hanya kepada nisa mia bisa menceritakan semuanya, dulu mia melakukan hal yg sama pada bima tetapi setelah mereka menjalin hubungan terasa ada jarak antara mia dan bima, mia tidak bisa menceritakan semua isi hatinya karena dia harus menjaga perasaan bima, berbeda dengan dulu mia bisa melakukan apapun bersama bima sama seperti kepada nisa. sedangkan zoe saat ini dia sedang duduk menatap langit malam, besok undangan pernikahannya akan disebar kepada semua koleganya, saat ini tidak ada yang bisa zoe lakukann apalagi ayah zoe sekarang sudah mengetahui bahwa ingatan zoe sudah kembali, tentu ayahnya akan mengawasi gerak gerik zoe, sehingga zoe tidak bisa kemana mana. dia tidak mau ayahnya bertindak nekat seperti dulu, pagi menyapa hari ini mia belum bangun dari tidurnya karena semalam dia banyak minum bersama nisa,
__ADS_1
sedangkan zoe sedang bersiap untuk pergi bekerja sesampainya di kantor banya karyawan yang memberikan selamat karena telah mendapatkan undangan darinya begitu juga dengan bima dan mia mereka pun mendapatkannya, lea sengaja pergi ke RS untuk menemui bima, datanglah ucap lea sambil memberikan unndangannya kepada bima, bima melihat undangannya, dia menatap lea dan bertanya apa kau bahagia? lea pun menjawab tentu saja kenapa tidak, lalu bima pun tersenyum sinis pada lea, apa kau tidak suka? jika aku menikahi zoe kau akan bersama mia bukankah itu hal yang bagus? bima terdiam, datanglah ucap lea dan dia pun keluar dari ruangan bima, bima duduk dan menatap surat undangan itu, seharusnya dia merasa bahagia melihat zoe akan menikah tapi kenapa hati bima malah merasa sakit dia takut mia akan terluka mengetahui hal ini, sedangkan mia saat ini dia pun sudah mendapat kan undangan dari mereka melalui tukang pos, mia duduk dan menatap surat undangan itu,, dia berpikir mungkin inilah akhir dari cerita cinta pertamanya, ia zoe adalah cinta pertama untuk mia begitu pula mia adalah cinta pertama zoe, mia menaruh undangan itu dan dia pergi keluar untuk mengusir rasa sedihnya, dia memutuskan untuk berlari hari sudah menjelang malam mia masih berada diluar dia pergi ketempat hiburan dimana dulu zoe pergi meninggalkannya dia duduk di bangku itu, di bangku yang tertulis inisial nama mereka, mia duduk dan menangis disana, sedangkan zoe saat ini dia sedang duduk terdiam di tangga penyebrangan dimana dulu dia selaluu menunggu mia,, karena waktu sudah semakin malam mereka pun pergi pulang, saat mia berjalan pulang mia pergi melintasi jembatan penyebrangan dan dia duduk disana dimana tadi zoe pun duduk disana, mia duduk dan merenung di tangga, mia melihat sebaris kalimat yg bertuliskan, bahagialah jika sulit tataplah langit dan aku akan memelukmu. melihat tulisan itu mia tau zoe lah yang menulisnya dan mia menangis disana sedangkan di sebrang jembatan ada bima yang sedang melihat mia menangis, bima hanya berdiri tidak bisa berbuat apa" dan dia pun pergi dari sana, bima tidak bisa melihat mia menangis dia merasa terluka, di jalan dia mencoba menelpon mia, mia mengangkatnya mia telihat tersenyum di llayar ponsel, kenapa tanya mia, aku laper makann yu ajak bima, aku ditaman, mia menangguk aku kesana jawab mia, bima tau mia berusaha terlihat bahagia di depannya karena tak mau menyakiti hati bima, saat sampai di taman makanan sudah siap ayo makan udah siap nh, bima makan dengan lahap ayo makan ucap bima, mia sedikit aneh melihat tingkah bima, setelah makan mereka pergi berjalan ke taman bima dusuk di sebuah jungkat jungkit, begitu juga mia mengikuti bima mereka bermain jungkat jungkit, dan bermain ayunan, bima mendorong ayunan mia dengan kencang hingga mia berteriak meminta bima berhenti mendorongnya dan mereka pun tertawa bersama mereka bermain di taman tak terasa mia tertawa lepas bersama bima, saat melihat mia tertawa bima merasa sangat bahagia, hingga saat ayunan mia mulai berhenti mia masih duduk di ayunan dan bima menghampirinya, bima duduk di ayunan menatap mia sambil tersenyum, mia heran melihat bima kenapa tanya mia, aku suka liat kamu tertawa ucap bima, bima memegang tangan mia dia melihat cin" yang diberikan olehnya di jari mia, bima memutar" cin"nya lalu tiba" bima melepaskan cin"nya mia kaget melihat bima melepaskan cin" di jari mia, kenapa dilepas ucap mia, bima tersenyum sambil menangis, dia berkata cin"nya ga cocok sama kamu, mia menatap wajah bima dia tidak bisa berkata apa", maaf ucap bima sambil memeluk mia, dan mia pun memeluk bima maaf bim ucap mia,
__ADS_1
mereka berpelukan di taman, lalu bima mengghapus air mata mia dan berkata, hari ini akuu putusin kamu, karena kamu cewe yang ngebosenin dan ga cantik ucap bima sambil tersenyum dan kembali menghapus menghapus air mata mia. mia mengaguk udah jangan nangis tambah jelek ejek bima hingga membuat mia berhenti menangis dan tersenyum.
__ADS_1