
seperti biasa mentari pagi menyapa, zoe dan mia melakukan aktivitas seperti biasa mia berangkat sekolah dan zoe mengikuti mia dari belakang disebrang jalan sudah terlihat bima melambai kearah mia sambil tersenyum dan mia mendekati bima di kejauhan terlihat bima memberikan sesuatu kepada mia, zoe tau itu pasti sebuah hadiah dari bima karena bima tau mia ulang tahun kemarin. zoe melihat mereka sampai mereka berangkak kesekolah, zoe menoleh kebelakang karena dia merasa ada yg mengawasinya benar saja zoe melihaat seseorang yang sedang memotretnya zoe tidak mengejarnya zoe tau mereka adalah pesuruh dari ayah zoe, zoe tau keberadaannya sudah diketahui oleh ayahnya lambat laun mereka pasti datang menemui zoe, harusnya saat ini zoe sudah kabur ketempat lain tapi mengingat mia zoe tidak bisa melarikan diri, zoe tidak mau meninggalkannya, dia ingin berada dekat dengan mia apapun yg akan terjadi, zoe pergi ke bengkel seperti biasa dia bekerja setelah selesai dengan tugasnya zoe segera pulang dan beristirahat di kosan, saat zoe tertidur dia mendengar ada yg mengetuk pintu zoe segera bangun dan membuka pintu disana terlihat seorang pria mengenakan setlan jas sangat penuh wibawa dia adalah asisten ayah zoe pak adam zoe melihatnya dan mempersilahkan pak adam masuk , pak adam memberikan sebuah map pada zoe dibukanya map itu disana terdapat poto" zoe bersama mia,...zoe melempar poto" itu zoe paham itu adalah ancaman bagi dirinya, pulanglah ucap pak adam, zoe menundukan wajahnya zoe meremas map tersebut dengan penuh emosi, pak adam keluar sambil menepuk pundak zoe, pak adam adalah orang yang baik dia seperti orang tua bagi zoe, pak adam adalah orang yg mengurus zoe sejak zoe masih kecil. zoe menangis dikamarnya dia melihat jam dan dia segera mengambil jaketnya dan pergi menjemput mia,sampai disana zoe memandang mia dari kejauhan dia melihat mia yang sedang sibuk melayani pelanggan, tidak lama mia bersiap untuk menutup restoran dan pulang, zoe menghampirinya dan mia tersenyum,, mereka berjalan bersama, zoe terlihat murung dan mia bertanya pada zoe kenapa kau murung, kalo capek istirah jangan menjemputku, zoe melihat mia dan bekata bisakah kau tidak bekerja ditempat itu lagi, mia menatap zoe kenapa?? aku suka kerja disana ucap mia, aku tidak suka kau pulang malam ucap zoe, kenapa toh aku pulang malam bukan habis menjual diri sahut mia zoe melotot mendengar mia berkata seperti itu, kau tau sendiri bahaya buat perempuan pulang malam, bukankah kau pernah mengalami hal buruk teriak zoe, mia kaget zoe berteriak padanya, mia bingung kenapa zoe mendadak seperti itu padanya, mereka terus berjalan hingga sampai dikosan zoe langsung masuk kedalam kamar dan mia masih berdiri di depan pintu kamarnya mia bingung dengan sikap zoe hari ini.
__ADS_1
lalu mia masuk dan beristirahat, dan zoe dia kembali menatap poto kerbersamaannya bersama mia yg diberikan pa adam padanya, zoe merasa sedih menatap poto itu.
__ADS_1
pagi hari tiba seperti biasa zoe bekerja dan mia berangkat sekolah di bengkel bos berkata zoe ada tlp untukmu zoe sudah tau itu pasti ayahnya, zoe mengangkat tlp hmm zoe hanya bergumam tanpa bicara, hari ini pulanglah jika kau ingin aku tak menyentuhnya, dan titt terdengar telpon sudah terputus tp zoe masih terpaku memegang telpon hari ini zoe mengabaikan telponnya dia pulang kekosan dan ternyata dia melihat mia sedang duduk ditangga jalan, zoe heran biasanya jam segini dia kerja di mini market dan hari ini bukan hari libur mia, zoe duduk di sebelah mia, tumben udah pulang ucap zoe mia tersenyum kenapa ga boleh, aneh aja ucap zoe kau kan wanita tersibuk dimuka bumi sahut zoe mia tersenyum, zoe laper ga masak mie yu ajak mia zoe tersenyum OK zoe masuk kekamarnya dan memberikan mie rebus kepada mia, kau yang masak aku mandi dulu zoe bergegas mandi setelab mandi zoe naik keatap disana sudah ada mia lengkap dengan mie yg sudah dimasak, mia menuangkannya di mangkok zoe, tp hr ini zoe memberikan mangkoknya kepada mia, kau makan yg dimangkok aku di panci, mia tersenyum wahhh ternyata rasanya jauh lebih enak kalo makan dipancinya ucap zoe mia tersenyum melihat tingkah zoe makanlah sahut mia, mia melihat zoe dia merasa senang karena mengenal zoe mia merasa zoe menghiasi hari"nya saat ini, dia dapat menghibur mia disaat mia sedang dalam kesulitan. saat sedang makan datanglah nisa menghampiri mereka aduh ada yg dinner nh goda nisa mia tersenyum melihat nisa, mia menghampiri mereka kebetulan nisa membawa minuman untuk mereka nisa tau mia dipecat dari mini market karena ada laporan keluhan pelanggan kepada bosnya, nisa berusaha menghiburnya, saat mereka minum" nisa nyeletuk tentang bos mia yang kurang ajar yang dengan seenaknya memecat mia tanpa memberi pesangon pada mia, zoe langsung menatap mia zoe tau gaji mia dimini market dia alokasikan untuk biaya sekolahnya, zoe yakin ini adalah perbuatan ayahnya mendengar itu zoe mengepalkan lengannya zoe tau itu adalah hukuman untuknya karena tak menuruti keinginan ayahnya, tak lama nisa pamit hendak istirahat nisa dan mia sudah terlihat mabuk, zoe masih duduk di bale mia menatapnya, kenapa kau menatapku seperti itu ucap zoe, mia tersenyum kenapa kau mabuk bukankah kau harus bekerja ucap zoe hari ini aku libur d restoran kenapa kau menyuruhku bekerja kemarin kau melarangku bekerja disana ucap mia, aku harus bekerja zoe aku harus menghasilkan uang agar aku bisa hidup mia mulai meracau tapi sekarang aku hanya punya satu pekerjaan tapi tenang besok pulang sekolah aku akan mencari pekerjaan zoe semangattt ucap mia ,,, zoe apa di bengkel tempat kau bekerja sedang ada lowongan aku bisa bekerja apa saja aku adalah pekerja keras dimuka bumi ucap mia sambil tertawa, zoe menatap mia dia merasa bersalah pada mia,, zoe kenapa kau menatapku apa kau sangat menyukaiku tanya mia sambil tersenyum aku tau kau menyukaiku mia menarik leher baju zoe hingga wajahnya mendekat kewajah mia, mereka bertatapan dan mia mencium bibir zoe dengan lembut, zoe kaget mia melakukan itu, saat mia mencium zoe, zoe merasa pipinya basah zoe membuka mata dan zoe melihat mia menangis zoe bingung dengan sikap mia, zoe bukankah ini adalah hal yg wajar dilakukan di seusiaku ucap mia harusnya diusia ini aku sedang bersenang" dengan sahabat" ku atau bahkan dengan kekasihku tapi kenapa nasibku berbeda dengan mereka zoe aku harus bekerja keras agar aku bisa bertahan hidup, mia menangis sesegukan zoe langsung memeluk mia zoe mengelus rambut mia dengan lembut zoe berkata bertahanlah mia aku akan melindungimu mia pun memeluk zoe,
__ADS_1