Dipeluk Langit

Dipeluk Langit
permainan yang kejam


__ADS_3

saat bima meninggalkan ruangannya dan lea mengikuti bima lea berkata, jangan pernah membahas kejadian dahulu pada zoe karena dia tidak pernah mengingat ada kau apalagi mia.


bima menghentikan langkahnya sudah kubilang aku tidak perduli ucap bima.

__ADS_1


saat bima akan pergi terlihat datang seorang pria hampir tua didampingi beberapa pengawal dan lea menyapanya dan ternyata itu adalah ayah zoe berserta pengawalnya, bima memberi hormat begitu juga ayah zoe memberi hormat dan menanyakan keadaan zoe pada bima, bima menjelaskan kondisi zoe saat ini, dan setelah mendengar pernyataan bima bahwa zoe baik" saja saat ini ayahnya terlihat sangat bersyukur dan ayah zoe berterimakasih pada bima,lalu bima pun pamit dari sana, ayah zoe masuk keruangan zoe dan menyapanya, zoe anakku bagaimana kabarmu tanya ayahnya, zoe menjawab aku baik,


kau tidak perlu mengunjungiku ucap zoe, tentu saja kalo aku tau kau baik dan ada lea yang merawatmu aku tidak akan pergi kesini goda ayah zoe, baiklah karena kau sudah membaik aku akan pergi, lea rawatlah zoe dengan baik ucap ayah zoe, lea tersenyum dan ayah zoe pun pergi dari sana, saat hendak keluar rumah sakit sepintas ayah zoe melihat mia yang sedang berjalan melewati koridor ayah zoe berhenti disana tapi mia sudah tak terlihat dan ayah zoe segera pergi dari rumah sakit,

__ADS_1


dan merekapun kembali menatap hujan tidak lama terlihat lea mendatangi mereka, betapa lea kaget melihat mia, mia hanya menatap mia sebentar dan kembali melihat hujan, dan lea berkata, zoe aku mencarimu ucap lea, dan segera memakaikan pakaian hangat pada zoe dan menyelimutinya, tadi dokter membawaku kemari ucap zoe, lea kembali menatap mia dan mia pun menatapnya, baiklah tuan zoe karena sudah ada temanmu aku harus segera pergi ucap mia, dan lea berkata aku bukan temannya aku adalah tunangannya seolah menegaskan kepada mia tentang posisinya, mia menatap mia dan berkata baiklah tunangan tuan zoe aku pamit dulu, dan mia pun pergi meninggalkan mereka, zoe melihat mia yang pergi, dan lea melihatnya lalu segera mengalihkan perhatian zoe, zoe ayo kita pergi kau harus segera kekamarmu ucap lea, zoe pun mengagguk dan mereka pun pergi darisana, mia sampai di ruangannya dia segera mengganti bajunya yang sedikit basah karena terkena air hujan, dan karena hari ini adalah jadwal mia membuka kliniknya untuk orang" jalanan mia segera bersiap dan pergi kesana, disana sudah banyak pasien menunggu mia, dan hanya di tempat inilah zoe bisa hilang dari pikirannya, mia sibuk dengan pasien"nya hingga saat hendak selesai terlihat bima datang menjemput mia bima tersenyum dan membantu mia membereskan peralatannya, mia berkata bagaimana kalau kita minum, nisa pulang hari ini ucap mia, oke jawab bima, mia tersenyum pada bima setelah selesai mereka pun pergi berbelanja makanan dan minuman untuk pesta atap.


saat sampai di kosan mia mereka langsung naik menuju atap disana sudah ada nisa dan rico yang sedang bersantai, haloo ucap mia dan bima menyapa nisa disana mari kita berpesta ucap mia, merekapun segera membuka makanan yang dibeli oleh mia dan memakannya sambil minum bir terlihat mia selalu tersenyum tapi bima tau ini hanyalah cara mia menghadapi semuanya, bima mengerti apa yang mia rasakan saat ini, jadi dia membiarkan saja mia minum dan makan sepuasnya sampai mia mabuk nisa yang melihat tingkah mia saat itu hanya menatap bima tatapan nisa menjelaskan apa yang dipertanyakan pada bima. saat mia mabuk dan tertidur nisa berkata apalagi ini ucap nisa, bima hanya menarik napas sambil meminum minumannya, sedangkan rico pamit pergi setelah merasa kenyang dan dia tidak mau menggangu pembicaraan mereka, zoe kembali ucap bima, nisa menatap zoe dan berkata benarkah dimana dia aku akan menghajarnyA sampai sekarat ucap nisa,, nisa sangat geram mendengarnya dia sangat marah terhadap zoe karena zoe membuat sahabatnya sangat terluka saat zoe tak pernah kembali, dan sekarang saat mia terlihat sedang menikmati dunianya kenapa pria berengsek itu datang ucap nisa, dimana dia tanya nisa, dia di rumah sakit ucap bima, dia sakit kemarin dia masuk akibat luka tusukan pada perutnya, baguslah ucap nisa pria itu pantas mendapatkannya. dia tidak mengenali kami ucap bima nisa mengerutkan keningnya dan berkata apa maksudmu? ucap nisa, bagi zoe mia tidak pernah ada dalam hidupnya, mungkin itulah penyebabnya mengapa mia merasa sedih saat ini ucap bima, nisa menatap mia dan mengelus rambutnya wanita malang dan bodoh ini kenapa kau mencintai pria seperti itu ucap nisa sambil menangis, nisa pun melihat bima, bima pun terlihat sangat sedih, nisa tau bima pun saat ini sangat terluka dan nisa kembali menangis sambil berkata kenapa kalian seperti ini ucap nisa sambil menangis, kenapa begitu rumitt nisa menangis sambil tetap meminum minumannya. dan bima terlihat menutup wajahnya dengan lengannya. sungguh ini permainan yang kejam

__ADS_1


__ADS_2