
matahari menyambut seperti biasa mia dan zoe melaukan aktifitas yg sama setelah selesai bekerja di Rs dia pergi ke klinik saat selesai bekerja dia pulang tp karena dia merasa lapar dia mampir ke warung dekat taman langganannya, ternyata saat mia masuk ke warung disana sudah ada zoe, zoe menatap kearah mia, dan mia pun menghampiri zoe, setelah mia memesan makanannya tak lama ibu warung membawa pesanan milik mia, dan mia pun memakan makanannya, zoe melihat mia makan dan dia tersenyum, mia mengabaikkan zoe yg berada di hadapannya, sebenarnya dalam hati mia merasa tidak nyaman ada zoe di depannya tapi mia berusaha mengabaikannya, zoe masih meliihat mia dan zoe berkata kemarin malam kau menciumku mendengar itu mia langsung tersedak dan segera mengambill air, tp zoe hanya melihatnya sambil tersenyum, muka mia memerah dia merasa malu dia berharap zoe tidak mengungkit atau mengingat kejadian itu, tenang saja aku tidak akan memberitahukan kepada bima goda zoe, zoe tidak tau kalo semalam mia memang mencium zoe, yang zoe tau mia sedang mabuk dan zoe berpikir bahwa mia mengira zoe adalah bima, mia kaget dan merasa tenang saat zoe tidak menyadari hal itu, apa kau tidak pulang tanya zoe, aku akan pulang ini sudah malam aku akan mengantarmu tidak perlu ucap mia aku akan menunggu taksi ucap mia, mereka pun pamit kepada ibu warung dan berjalan menuju halte miA menunggu taksi disana begitu pula zoe mengikutinya, mia berkata zoe terimakasih kau sudah mengantarkan ponselku ucap mia, zoe tersenyum kau berhutang padaku ucap zoe, aku akan membayarnya ucap mia, aku tidak suka berhutang, tentu kau harus membayarnya ucap zoe, apa yang kau inginkan ucap mia, hari ini aku tidak menginginkan apa" ucap zoe mungkin nanti aku akan membutuhkannya, ucap zoe, oh ia aku lupa belum mengunjungi pa imam ucap zoe, biasanya pa imam masih berjualan jam segini ucap mia, benarkah tanya zoe, apa dia sudah sembuh? sudah kemarin aku liat udah mulai jualan, ok kalau gitu ayo kita jalan bareng aku mau ke pa imam, zoe menarik mia menuju mobilnya karena kita searah aku akan memberimu tumpangan, saat zoe memegang tangan mia, mia merasakan perasaan itu masih ada dihatinya, zoe membuka pintu mobilnya dan menyuruh mia masuk, mia terlihat sangat canggung dengan keadaan itu, mobil zoe melaju sesekali zoe mencuri pandang pada mia, zoe merasa senang saat bersama mia, saat sampai di dekat kosan mia, zoe menepikan mobilnya, mia membuka sabuk pengamannya zoe berkata, mia? mia menoleh dan bertanya apa? apa kau mengenalku jauh sebelum kita bertemu saat ini, mia kaget mendengar pertanyaan zoe, apa maksudmu tanya mia berpura" tidak mengerti tentang pertanyaan zoe, maksudku apakah kau sebelumnya mengenalku sebelum kita bertemu di RS? mia berkata RS adalah tempat pertama kita bertemu ucap mia, kenapa kau bertanya seperti itu ucap mia, aku merasa kita pernah bertemu jauh sebelum ini ucap zoe terlihat bingung, mia menatap zoe dalam hati mia berkata, apa kau meningatku zoe aku sangatmerindukanmu, lalu mia berkata baiklah zoe terimakasih atas tumpangannya, dan mia segera pamit meninggalkan zoe mia takut zoe bertanya kembali, sambil berrjalan mia menangis karena pertaanyaan zoe, tapi mia sadar seandainya zoe nengingatnya keadaan saat ini pun akan sama seperti waktu itu bahkan saat ini lebih sulittt karena mia telah membiarkan bima masuk kedalam hidupnya, dan dia tidak bisa melukai bima, apalagi zoe pun akan menikahi lea, semuanya sudah terlambat zoe maafkan aku yang tak setia, sampai dikamarnya mia membaringkan tubuhnya sambil menatap langit" dia masih menangis, saat mia pergi zoe masih menatap mia dari belakang dan dia berkata aku pasti sudah gila ucap zoe pada dirinya sendiri, dan zoe segera pergi melajukan mobilnya dan di perjalanan dia melihat pa imam yang sedang berjualan zoe menepikan mobilnya dan dia menghampiri pa imam, mlm pa sapa zoe, pa imam tersenyum zoe ada apa kamu kesini, aku sengaja mampir pa bagaimana keadaan bp? aku sudah sehat zoe ucap pa imam ayo duduk bapa bikinkan nasi goreng ya, tidak usah pa aku sudah makan ucap zoe, kau harus mencicipi nasi goreng buatanku jangan menolak ucap pa imam zoe tersenyum mendengar itu, pa imam menyiapkan nasi goreng untuk zoe, saat sedang duduk dia melihat sekeliling dan dia masih memikirkan dejavu, lalu terdengar suara pa imam berkata hayo ko bengong zoe tersenyum disini enak ya pa tenang kalo malam, ia zoe makanya bapa betah tinggal dilingkungan ini, dr mia juga tinggal di lingkungan ini, ia aku tau bahkan aku heran kenapa dia tidak tinggal di tempat yang lebih bagus bukankah dia mampu untuk tinggal di apartement, kalo itu bp pernah denger dia ga mau pindah katanya sih dia lagi nunggu seseorang, itu menurut rumor disini, zoe kaget mendengar pa imam berkata begitu dan dia bertanya nunggu seseorang? ia katanya sih nunggu cinta pertamanya, dulu bp jg suka liat dr mia suka duduk di tangga jembatan penyebrangan seperti sedang menunggu seseorang, Zoe melihat jembatan peyebrangan yang di tunjuk pa imam, apa sekarang dia masih seperti itu tanya zoe? sudah sekitar 2 bulan bp ga liat dr mia di penyebrangan, entah kenapa mendengar tentang mia zoe merasa sedih tapi dia kan pacaran dengan dr bima, celetuk zoe dan pa imam mendengarnya waah benarkah? bagus kalo gitu mereka orang" baik. kalo bener mereka pacaran pasti semua pasien di klinik seneng ngedengernya. zoe terdiam mendengar perkataan pa imam, dalam hati zoe berkata bima tidak sebagus itu, lalu dia berkata ada apa denganmu zoe apa kau cemburu kau sudah gila, aku pasti gila ucap zoe, apa zoe tanya pa imam ah ngga pa gpp ucap zoe, mia itu gadis yg hebat zoe dia pekerja keras, tapi dulu waktu dia lulus sekolah dia gaa langsung kuliah dia kaya org depresi, kaya orang ga punya semangat hidup untung aja ada dr bima yang selalu setia nemenin dr mia, bima ? tanya zoe, ia dr bima itu temen sekolah dr mia dari mereka SMU, dari jaman sekolah mereka itu udah kaya dua sejoli, mendengar pa imam berkata seperti itu zoe berpikir berarti dr bima adalah org yang sangat berjasa dalam hidup mia, tapi kenapa mereka baru pacaran saat ini kenapa ga dari dulu, zoe merasa heran, ya sudah pa aku pamit ya sudah malam ak harus pulang, ia zoe hati" ucap pa imam lalu zoe pun pergi menuju hotelnya, untuk beristirahat.