
malam berlalu dan mentari pun menyapa, mia sudah beraktifitas seperti biasa dan zoe baru terbangun karena seseorang mengetuk pintu kamarnya zoe membuka pintu ternyata lea sudah berdiri di depan pintu surpriseee ucap lea, lea memeluk zoe seperti biasa zoe masih terlihat acuh padanya, mau apa kau kesini ucap zoe, ayolah ,zoe sebentar lagi kan kita nikah apa perlu masih merasa canggung zoe pergi mengambil air di meja kamarnya dan meminumnya, apa perlu kau datang sepagi ini ucap zoe sedikit ketus,, perlu karena hari ini kita sudah ada jadwal pemotretan untuk freewed kita ucap lea, ayo cepetan kamu siap" zoe menarik napas baiklah kau keluar aku akan bersiap ucap zoe.
__ADS_1
oke aku tunggu di bawah kita sarapan bersama ucap lea, lea pun pergi dari kamar zoe, zoe duduk di kursi sambil melamun dia berpikir apa mungkin dia akan menikah dengan lea tapi sampai saat ini pun zoe masih belum menyukainya, hati zoe tidak menginginkan siapapun, jadi zoe berpikir mungkin memang lea lah kelak yang akan menjadi istrinya dan mungkin nanti zoe pun akan menyukainya karena lea adalah gadis yang menyenangkan dan hangat mungkin akan mudah untuk zoe agar dapat menyukainya, karena selama ini walau mereka sudah bertunangan mereka tetap terpisahkan oleh jarak, mungkin jika mereka sering bertemu kelak akan ada rasa untuknya, zoe menarik napas dan pergi untuk bersiap, setelah siap zoe turun kebawah disana sudah ada keluarganya dan lea, ayahnya bertanya bagaimana tidurmu? baik ucap zoe, kalian akan berfoto hari ini
__ADS_1
benar om ucap lea sambil tersenyum, sudah sarapan dulu sebelum berangkat, zoe hanya diam ethan melihat zoe, zoe kau sangat beruntung akan menikah dengan lea, tentu saja ucap lea sambil tersenyum zoe hanya melirik dan meneruskan sarapannya setelah selesai zoe dan leapun pamit untuk pergi, mereka masuk kedalam mobil yang sudah siap dengan supir, lea terlihat sangat bahagia dimana kita akan berfoto? tanya zoe ini lea menunjukan sebuah tempat hiburan, zoe terlihat tidak perduli dengan apa yang akan lea lakukan tentang foto freewed itu dia hanya mengikuti saja, apa keinginan lea, setelah sampai di tempat hiburan itu zoe merasa tidak asing dengan tempat itu zoe melihat sekeliling dia merasa pernah kesana, apa ini yang dinamakan dezavu pikir zoe,, mereka segera berganti kostum untuk berfoto, setelah selesai berfoto lea meraih tangan zoe, zoe sudah selesai sekarang waktunya kita berkencan ucap lea, aku ingin sekali berkencan di tempat hiburan seperti pasangan yang lain ucap lea, zoe merasa heran kenapa harus berkencan di tempat seperti ini disini sangat ramai ucap zoe, tapi zoe semua teman"ku pernah berkencan disini ucap lea, seleramu sangat aneh ucap zoe. tapi lea tidak perduli lea langsung menarik zoe untuk bermain disana, zoe mengikuti lea bermain dia sangat merasa lelah mengikuti lea sampai dia duduk di sebuah bangku, zoe istirahat disana di sebuah bangku dia melihat sebuah tulisan berinisial z&m zoe melihat dan merabanya dia merasa tidak asing dengan tulisan itu zoe menatapnya dan bruk lea menduduki tulisan itu haduh capenya,, zoeee tolong belikan minuman untukku zoe pun pergi membeli minuman untuk lea, saat dia kembali dia melihat pemandangan yg aneh disana dia seperti pernah melihat seseorang juga yang menunggunya untuk membeli minuman, ia disanalah tepatnya zoe dulu meninggalkan mia tapi zoe tidak mengingatnya berbeda dengan mia, kadang mia masih mengunjungi tempat ini hanya untuk mengingat zoe disana, karena setidaknya tempat itu pernah memberikan kenangan yang indah walau berujung menyakitkan. setelah zoe selesai zoe dan lea segera pergi meninggalkan tempat itu saat didalam mobil zoe pun masih menatap jalan sekeliling dia merasa tidak asing dengan tempat itu, apalagi saat dia melihat jembatan penyebrangan dia merasa sangat sering berada disana, karena hari sudah siang mereka memutuskan untuk mampir ke sebuah tempat makan didaerah sana, saat sedang makan zoe pamit untuk ke toilet pada lea ternyata saat di toilet zoe dihadang oleh tiga pria mereka meminta zoe memberikan semua miliknya atau mereka melukai zoe dengan sebuah pisau yang sudah siap untuk merobek perut zoe, zoe mengangkat tangannya dan saat salah satu komplotannya mengambil dompet dll saat ada kesempatan zoe dengan sigap memukul salah satu dari mereka hingga terjadi perkelahian di toilet dan akhirnya salah satu dari pelaku menusuk zoe dengan pisau zoe pun tersungkur di sana dan mereka meninggalkan zoe, karena zoe sudah lama belum kembali lea memutuskan menyusul zoe ke toilet dan betapa kagetnya lea melihat zoe sudah tergeletak di kamar mandi dengan banyak darah yang keluar dari perutnya lea berteriak meminta bantuan dan para staf berdatangan, zoee sadarlah teriak lea, saat lea berteriak pada zoe, zoe pun seperti pernah mendengar seseorang berkata seperti itu padanya dan tentu saja itu bukan suara lea, hingga akhirnya, zoe tak sadarkan diri, lea sangat panik, hingga akhirnya datang sebuah ambulance dan zoe segera dilarikan kerumah sakit, bima yang bertugas d ugd sudah mendapat telpon untuk korban luka tusuk dan bima sudah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan saat itu mia datang k ugd hendak mengajak bima makan siang, bim makan yu ajak mia, makan duluaan gih w ada pasien darurat nh, kenapa luka tusuk katanya mendengar itu mia menarik napas masih ada aja pasien disaat makan siang ucap mia, bima tersenyum ya udh w duluan tar lu w bawain makanan deh ucap mia, oke makasih kata bima, saat mia hendak keluar mia melihat seorang pasien yang di keluarkan dari ambulan dia mendekatinya dan perawat bergegas membawa pasien k ugd hingga mia hanya sepintas melihatnya tapi walau sepintas mia merasa sangat kenal dengan pasien dan seseorang yang sedang menangis, zoe gumam mia,mia segera berlari k ugd menyusulnya, lea sedang mengurus administrasi, saat mia membuka tirai penutup mia melihat bima sedang memandang pasien mia melihat pasien dan benar saja tidak salah lagi itu zoe, zoe terbaring tidak sadarkan diri bima segera menanganinya, mia masih terlihat shok melihat zoe seperti itu betapa tidak dulu saat berpisah zoe dalam keadaan sekarat dan sekarang saat mereka bertemu zoe pun sedang dalam kondisi yang tidak baik, mia menangis melihat zoe, ayo kita bawa keruang operasi ucap bima, bima dan perawat yg lain langsung membawa zoe keruang operasi, sedangkan mia masih terpaku dengan apa yang dia lihat saat ini, bima melihat mia dan merasa sangat sedih melihatnya, tp bima adalah dokter yang sangat profesional keselamatan pasien adalah yang utama baginya. mia pergi dari ugd dia kembali keruangannya, dia merasa sangat sedih melihat zoe seperti itu mia sangat cemas memikirkan zoe, jam istirahat habis mia pun harus kembali bekerja dia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya dan setelah selesai dia akan segera melihat zoe.
__ADS_1