
setelah semalam mia mabuk di pagi hari mia merasa sangat pusing di kepalanya, dia membuka jendela dan duduk di tepian jendela sambil menghirup udara pagi, dan terdengar suara ketukan pintu ternyata nisa yang datang membawa sarapan untuk mia, apa kau pusing tanya nisa mia mengangguk, makanlah aku membuat sup untukmu ucap nisa, mia segera bangun dan mencuci wajahnya dan dia pun memakan sarapan yg diberikan nisa, nisa menatap mia yang sedang makan dan mia menyadarinya, lalu mia bertanya kenapa kau menatapku, nisa berkata apa kau baik" saja? mia tersenyum aku baik jawab mia, jika zoe tidak mengingat mu lupakanlah dia jangan mengharapkannya hiduplah dengan bahagia ucap nisa, mendengar itu mia menundukan wajahnya sambil tetap mengunyah sarapannya nisa tau mia menangis, nisa berdiri dan mengusap pundak mia, dan segera pergi dari kamar mia. saat nisa keluar mia menghentikan makannya dan mengusap air matanya. mia pergi ke kamar mandi dan bersiap untuk pergi bekerja.
__ADS_1
saat tiba di rumah sakit mia melihat zoe sedang berjemur disana mia menatapnya dari kejauhan, ternyata ada seseorang juga yang sedang memperhatikannya dia adalah pa adam, pa adam menghampiri mia yang sedang menatap zoe mia menyadari ada yg menghampirinya dia menatap wajahnya, dia masih hidup dan bahagia dengan kehidupaNnya ucap pa adam mia menunduk tanda memberi hormat, tetaplah seperti itu ucap pa adam, lupakanlah dia, hiduplah dengan bahagia mia, mia masih menatap pa adam dan berkata dia masih hidup dan bahagia bagiku sudah cukup, aku tidak akan mengganggunya terlihat air mata mnggenang dan senyuman di wajah mia, pa adam merasa kasihan pada mia, pa adam tau mia sangat mencintai zoe begitu juga zoe, pa adam pun tau jika ingatan zoe kembali tentu zoe akan mencari mia dan mereka akan melewati masa sulit kembali karena orang tua zoe, pa adam tidak ingin hal buruk terjadi kepada mereka dulu zoe hampir mati karena berusaha melindungi mia, dan di sebrang sana terlihat zoe yang sedang meemperhatikan pa adam dan mia yang sedang bercakap, zoe melihat mia mengusap air mata, zoe bertanya dalam hati kenapa pa adam terlihat sangat mengenal mia zoe merasa aneh, karena selama ini pa adam tidak pernah terlihat akrab dengan siapapun, sadar zoe memperhatikan mereka pa adam melambai pada zoe dan segera menghampiri zoe dan meninggalkan mia,zoe bertanya apa kau mengenalnya pa adam tersenyum.tentu saja bukankah dia dr di rumah sakit ini ucap pa adam, zoe tersenyum dan menoleh menatap mia yg sedang berjalan pergi meninggalkan taman, zoe menatapnya lekat pa adam memperhatikan dan segera memegang pundak zoe dan berkata apa dia cantik? zoe tersenyum saat melihat dia aku merasa ada yg aneh disini sambil memegang dadanya, zoe tersenyum menoleh pada pa adam, pa adam berkata tentu saja karena dia dr yg cantik. pa adam dan zoe tersenyum bersama dan pa adam mendorong kursi roda zoe pergi dari taman, sampai di ruangan zoe pa adam berkata besok dr sudah mengijinkanmu untuk pulang zoe senang mendengar itu, dan kita akan menjalankan semua jadwal yang tertunda, termasuk pernikahanmu dangan lea, mendengar tentang pernikahannya zoe menarik napas dan berkata apa aku harus menikahinya ucap zoe, pa adam menatapnya dan berkata tentu saja lea adalah wanita yang cocok untuk menjadi pendampingmu. zoe diam saja, aku harus pergi istirahatlah ucap pa adam zoe pun mengangguk. dan pa adam pergi meninggalkan zoe, lalu tak lama mia masuk memeriksa zoe, mia melihat luka zoe, zoe terlihat sangat canggung karena mia sangat dekat dengannya, lukamu sudah membaik besok kau akan segera keluar ucap mia, zoe mengangguk, mia memberikan obat untuk zoe dan mia melihat piring sarapan yang masih belum tersentuh, kenapa kau belum memakannya tanya mia, aku tidak suka ucap zoe mia mengambil piring dan memberikan kepada zoe makanlah kau harus minum obat agar bisa segera pulang ucap mia mendengar perkataan mia zoe langsung menurutinya dia memakan sarapannya mia hanya melihat dia merasa ingin menyentuh tubuh zoe, tapi mia tak mampu melakukannya. setelah zoe selesai makan mia memberikan obat pada zoe, dan segera pergi dari sana, mia tidak tahan berlama" disana, mia takut dia tidak bisa menahan perasaannya.mia pun pergi dan segera melanjutkan tugasnya. hari ini mia tidak melihat bima di rumah sakit mia menelponnya bima tidak mengangkatnya, selesai bertugas mia bertanya pada staf tentang bima, staf berkata hari ini dr bima izin tidak masuk, mia merasa khawatir pada bima hingga mia memutuskan pergi ke tempat bima, saat mia sampai di rumah bima, ternyata mia melihat bima yang sedang demam kau sakit kenapa tidak menghubungiku, bima tersenyum dan berkata apa kau khawatir ucap bima mia tersenyum, mia pergi kedapur dia membuat makanan untuk bima, sedangkan bima istirahat dikamarnya, setelah selesai mia mengantarkan makanan kekamar bima, mia membangunkannya dan menyuruhnya makan, makanlah dulu supaya kau bisa minum obat bima bangun dan memakan makanannya setelah selesai mia memberikan obat pada bima dan bima meminumnya, terimakasih ucap bima, karena kau sudah minum obat istirahatlah aku akan pulang ucap mia bima menatap mia dan memegang tangannya bima berkata, bisakah kau tetap disini menemaniku, melihat wajah bima yang pucat mia pun merasa khawatir,baiklah ucap mia,
__ADS_1
akhirnya mia memutuskan untuk istirahat di sofa bima karena mia merasa sangat lelah, dia pun tertidur disana. hari sudah malam dan hujan pun turun bima terbangun dan dia melihat mia yang tertidur di sofa, lalu bima bangun dan menyelimuti tubuh mia dengan selimbut, saat menyelimuti mia bima menatap wajah mia dengan sangat dekat hingga bima tak tahan dan mencium bibir mia, mia terbangun karena ciuman bima mia kaget dan berkata apa yang kau lakukan, kenapa jawab bima aku mencintaimu mia, tapi bim, bima tau apa yang akan di ucapkan mia, tapi kau masih mencintai zoe mia melihat bima, bima mendekatkan wajahnya pada mia cobalah mencintaiku mia, cobalah walau sedikit bima kembali mencium mia dengan memaksa hingga mia refleks menampar wajah bima, jujur mia merasa sedih menampar bima, bima menatap mia dan menangis dia berkata maafkan aku, bima menyentuh wajah mia lalu pergi ke kamar mandi, sedangkan mia masih berdiri melihat tangannya yang sudah menampar bima lalu mia pun pergi keluar untuk pulang,, mia naik taksi tapi dia memutuskan untuk pergi ke rumah sakit, sepanjang jalan dia masih memikirkan bima, sejujurnya mia merasa bersalah pada bima, karena sampai saat ini bima setia menunggunya tapi mia masih belum bisa membalas cintanyA,, saat sampai di rumah sakit dia melihat seseorang yg berdiri menatap hujan malam itu, mia mendekati ternyata zoe yg sedang disana, mia menghapiri dan bertanya kenapa kau di luar zoe melihat mia dan berkata aku tidak bisa tidur, mia kembali menatap zoe yang sedang menatap hujan, zoe terlihat sedih, zoe berkata apakah kau pernah merasa saat hujan dan langit malam bertemu dadamu terasa sesak?, aku tidak tau kenapa setiap kali hujan dan langit malam bertemu dadaku menjadi sangat sesak dan itu membuatku ingin menangis. mia melihat zoe dan dia pun menangis mengingat kejadian malam gelap mereka beberapa tahun silam.
__ADS_1