Dipeluk Langit

Dipeluk Langit
dia menangis


__ADS_3

bima mengantar mia sampai di pintu kosan saat zoe hendak keluar zoe menyapa mia, sudah pulang, ia sahut mia, bima menatap zoe mia melihat mereka saling menatap ah bim kenalin ini zoe, zoe ini bima merekapun bersalaman walau sepertinya enggan, zoe pergi ke kamar mandi mia masuk ke kamar dan bima hendak mengikutinya zoe mengintip dari kejauhan zoe marah karena zoe melihat bima masuk ke kamar mia zoe langsung keluar kamar mandi dan masuk ke kosan mia, zoe mulai mengganggu mereka dengan alasan zoe mau ikut memasak mie instan zoe memasak 2 mie untuk zoe dan mia, bima melihat dia langsung mengambil 1 mie lagi dimasukan kedalam panci, setelah selesai masak merekapun makan bersama mia terlihat sangat akrab dengan bima,, hingga zoe merasa tersingkir dan akhirnya memilih masuk kembali kedalam kamar, setelah zoe masuk tidak lama bima keluar dari kamar mia, dia berpamitan untuk pulang dan terdengar dia menghawatirkan mia, mi telpon gw kalo ada apa" siap sahut mia. terdengar suara mia menutup pintu zoe merasa lega dia segera membaringkan tubuhnya menatap langit" sampai tertidur seperti biasa zoe terbangun dr tidurnya dia merasa haus dia mengambil minum sambil keluar dari kamar dia melihat pintu mia tergembok, apa ini pikir zoe apa dia pergi kerja pikir zoe, zoe melihat jam dinding menunjukan pukul 11'30 biasanya saat bekerja jam segini dia sudah pulang zoe segera mengambil jaket dan berlari keluar dia pergi ketempat mia bekerja di perjalanan dia melihat ada seorang perempuan yg sedang diganggu oleh empat orang pemuda saat dilihat mia gumam zoe, zoe segera berlari menghampiri mia yg sudah tersungkur di sebuah jalan, hinga zoe berkelahi dengan para pengganggu zoe dipukuli oleh mereka dan mia berteriak" minta tolong sampai ada suara sirene polisi yg kebetulan melintas dan para pengganggu itu kabur mia segera menolong zoe yg sudah tersungkur karena dipukuli oleh berandal itu, mia melihat pelipis mata zoe terluka dan mulutnya yg berdarah mia segera mengangkat zoe mia memapahnya dan mereka berjalan pulang


di perjalanan zoe bilang mulai sekarang aku akan menjemputmu pulang, mia hanya terdiam saat sampai di kosan mia membawa zoe ke kamar zoe mia membersihkan wajah zoe yg berdarah mia mengelap wajah zoe, zoe memegang tangan mia dan berkata jagalah dirimu baik" jangan sampai ada yang melukaimu kelak, zoe tidak tau kenapa dia berkata seperti itu mia terus membersihkan wajah zoe keadaan sangat hening lalu mia berkata terimakasih sudah membantuku, aku berhutang padamu, zoe melihat mia dan berkata ia kau berhutang padaku ingatlah untuk membayarnya jangan sampai lupa sahut zoe, zoe sengaja berkata seperti itu agar mia tidak merasa bersalah pada zoe, sudah istirahat sana sahut zoe mia pun pergi meninggalkan zoe dia masuk kedalam kamarnya, saat mia pergi zoe memandangnya lagi" zoe ingin sekali memeluknya tp zoe tidak berani melakukannya, zoe berpikir, kenapa hidup mia begitu susah dia bekerja, sekolah dia menghidupi hidupnya sendiri padahal usianya masih seperti zoe, zoe menarik napas dan memejamkan mata tp zoe tidak bisa tidur karena dia terus memikirkan mia akhirnya zoe memutuskan untuk pergi ke atap lagi" dia melihat mia disana mia sedang terbaring menatap langit malam dan lagi" zoe pergi meninggalkan mia karena tidak mau mengganggunya, zoe masuk kembali kedalam kamar dia mencoba memejamkan mata sampai dia tertidur. pagi hari seperti biasa mia pergi ke sekolah dan zoe pergi ke bengkel zoe menatap mia dari belakang sampai mia bertemu bima dan mereka pergi ke sekolah tanpa zoe sadari ada seseorang yg sedang membuntuti dan memotretnya sepertinya keberadaan zoe sudah tercium oleh ayahnya tapi zoe tidak menyadarinya. sampai sore hari zoe pulang dan beristirahat tidur pada malam hari zoe terbangun dan melihat jam sudah jam 10 malam dia segera bergegas pergi ketempat kerja mia karena dia sudah berjanji akan menjemputnya setiap mia bekerja malam, dari kejauhan dia melihat mia yang sedang bekerja tapi mia tidak tau kalau zoe sedang memperhatikannya tiba" datanglah tamu untuk makan terlihat seperti keluarga bahagia,, melihat mereka zoe teringat pada keluarganya dirumah zoe berpikir andai saja keluarganya dapat menjadi akrab seperti keluarga itu zoe menarik napasnya sambil meminum minumannya, saat mia keluar mia terlihat sangat kaget melihat keluarga itu zoe merasa heran dan terus memperhatikan mia, dan keluarga itupun terlihat sangat canggung terhadap mia, mereka seperti melihat sesuatu yg membuat mood mereka menjadi turun tapi seorang nyonya berlaku biasa saja kepada mia seperti seorang pelanggan kepada pelayannya hingga mereka melanjutkan obrolan dan mengacuhkan mia, apa mereka saling mengenal pikir zoe, ah tidak mungkin, karena sekarang mia terlihat biasa saja dan keluarga itupun sebaliknya, setelah mia menyajikan pesanan mereka langsung menyantap sambil bercanda ria tp dari kejauhan mia terlihat menatap keluarga itu penuh dengan kesedihan hingga zoe menyadari kalo mia sedang menatap zoe, zoe segera tersadar dan pura" tidak melihatnya,, saat mereka beres makan ada salah seorang yg terlihat seperti bos dari keluarga tersebut memanggil mia dan memberikan tip padanya sambil tertawa, mia menerimanya dan berterimakasih pada orang tersebut dan org itu tertawa melihatnya zoe merasa ingin menghajar pria tersebut ayo kita pergi sahut pria berbaju putih dan mereka pun pergi mia segera membereskan meja dan bersiap pulang karena mereka adalah tamu terakhir di restoran tersebut dia tau zoe sudah menunggunya dan menghampirinya zoe aku dapat tip besar hari ini, sekarang aku akan mentraktir mu ayo kita beli ayam goreng dan beberapa minuman diperjalanan mia membeli semuanya zoe melihat mia walau dia berusaha tersenyum tapi zoe tau dia sedang merasa sedih saat ini tapi zoe tidak mau bertanya zoe akan berusaha menghibur mia malam ini, mereka minum" di atap sambil memakan ayam goreng, zoe anggap ini sebagai bayaran karena kemarin kau menolongku, aku tidak mau sahut zoe,, kenapa aku sudah membelikan minuman dan ayam goreng sahut mia aku tidak mau karena minuman dan ayam goreng kaulah yg telah menghabiskannya aku hanya minum dan makan sedikit mia tertawa keras zoe baru kali ini melihat mia tertawa keras mungkin mia sudah mulai mabuk pikir zoe. zoe apa kau punya keluarga tanya mia, zoe melihat kearah mia, wajah mia mulai memerah seperti udang rebus itu berarti dia sudah mabuk zoe menarik napas dan menunduk pasti malam ini akan menjadi malam yg panjang untuk zoe karena dia harus menjaga mia, bruk mia merebahkan tubuhnya di bale dan menarik zoe supaya berbaring di sampingnya, zoe sangat canggung saat itu karena mia mendekatkan wajahnya ke wajah zoe, zoe kau tau sambil menjauhkan wajahnya dari zoe dia kembali menatap langit, tamu di restoran tadi adalah keluargaku ibu itu adalah ibuku perempuan cantik yg sedang bersama laki" yg memberiku tips adalah adikku dan laki" yg memakai baju putih adalah kk ku, zoe kaget mendengarnya, pacar adikku adalah PNS zoe, kk ku juga seorang PNS bahkan apaku juga adalah seorang PNS adik ku cantikan zoe,, banyak orang yang menyukainya dibanding aku bahkan keluargaku lebih menyukainya dari pada aku terutama ibu ku, saat aku marah pada adikku ibu selalu bilang aku iri padanya padahal aku sayang pada adikku zoe, aku tidak suka pada pacar adikku dia bukan pria baik zoe, dan aku khawatir pada adikku aku takut adikku akan terluka oleh pria itu tp ibu mengira aku cemburu pada adikku dan saat pacar adikku kurang ajar padaku aku menamparnya dan pacar adikku memanipulasi keadaan bahwa akulah yg menggodanya hingga ibu marah dan memukuli ku bersama adikku apa/ bapa pun hanya melihat saat itu, apa merasa kecewa kepadaku saat itu tidak ada yg percaya padaku zoe, hingga aku di usir dari rumah dan aku bertemu dengan nisa, zoe apa kau tau kenapa mereka seperti itu apa karena adikku lebih cantik dariku zoe,,ibu mengusirku dan bilang kalau dia malu punya anak sepertiku, kk ku juga mengusirku zoe apa aku begitu memalukan?? mia menangis sesegukan dan zoe menatapnya penuh rasa sedih mia masih menangis tanpa sadar zoe memeluknya dan mia menangis dan menenggelamkan wajahnya ke dada zoe mia menangis sampai tertidur di pelukan zoe, zoe mendekapnya erat zoe merasa tidak ingin melepaskan pelukannya dia ingin selalu melindungi mia. hingga mereka sama" tertidur di bale atap kosan.


__ADS_2