
ternyata walau bima melupakan mia tapi dihati bima masih tersisa serpihan kenangan yang menyakitkan, mia dan zoe berdiri bersama menatap hujan dan langit malam, saat mereka berdiri terdengar suara perut zoe berbunyi dan mia pun segera menengok pada zoe, zoe terlihat malu sambil memegang perutnya, apa kau lapar tanya mia, zoe tersenyum, apa kau punya makanan tanya zoe mia tersenyum ada ikutlah dengan ku bima mulai berjalan perlahan mengikuti mia, mia membawa zoe ke dalam dapur rumah sakit duduklah aku akan mengambilkan makanan untuk mu ucap mia, mia segera pergi mencari makanan lalu dia membuat bubur untuk zoe dan mie untuknya, setelah matang mia langsung menyiapkan makanannya, saat melihat mia selesai memasak zoe segera bangun dan duduk di kursi mia memberikan bubur pada zoe, lalu mia pun duduk di kursi dan mia membuka tutup panci kecil dan memakan mienya disana, sedangkan zoe hanya menatap bubur yang sama sekali tidak menarik baginya, apa yang kau makan tanya zoe apa itu mie, ia jawab mia sambil melihat zoe, kenapa kau belum makan ucap mia, aku tidak selera memakan ini, aku bosan makanan rumah sakit, makanlah kau adalah pasien, dan itulah makanan untuk pasien ucap mia sambil memakan kembali mie nya, zoe merasa kesal dengan jawaban mia tapi diapun terpaksa memakan bubur yg diberikan mia, melihat tingkah zoe membuat mia tersenyum dibalik panci yang dia pegang, mia menfingat saat masa dulu dia sering memakan mie bersama zoe dan dia sedikit melamun, zoe yang melihatnya lalu bertanya kenapa kau melamun, mia tersenyum dan berkata aku teringat pada seseorang,ucap mia, besok kau sudah bisa pulang ucap mia, apakah aku sudah sepenuhnya sehat tanya zoe? mia mengangguk, baiklah aku harus pergi ucap mia, saat mia hendak pergi zoe menarik tangan mia hingga mia hampir terjatuh memeluk zoe, mereka bertatapan begitu dekat dan itu membuat keduanya canggung, sampai mia sadar dan segera berdiri, maaf ucap zoe tidak apa" ucap mia, aku mau minta tolong, tolong antar aku ke kamarku perutku sedikit terasa sakit ucap zoe, lalu mia menyikab sedikit baju bagian bawah zoe mia melihat ada sedikit darah disana, bekas lukamu mengeluarkan darah kita harus mengganti perbannya ucap mia, dan mia segera memapah zoe untuk segera ke ruangannya, sampai d ruangan mia menyuruh zoe membaringkan tubuhnya dan mia membersihkan lukanya, aku masih belum merasa sehat kenapa harus pulang ucap zoe, sepertinya zoe mulai betah di rumah sakit dia mulai tertarik pada mia, baiklah sudah beres, mia memberikan obat pada zoe dan setelah selesai mia pamit pada zoe mia pergi keluar zoe dan menatap mia, perasaan yang sama pun datang saat menatap mia hingga zoe mengusap dadanya ada apa ini ucap zoe kenapa aku merasa seperti ini setiap kali melihatnya, zoe pun menarik napas dan membaringkan tubuhnya dan dia pun tertidur, dan mia masuk ke ruangannya dia membaringkan tubuhnya si sofa dan menatap langit" dia teringat pada bima dan zoe, dia tidak tau bagai mana menghadapi perasaan seperti ini, hatinya masih menginginkan zoe, yang sama sekali tidak mengingatnya tapi dia tidak mau melukai bima, mia mendesah menarik napas dan menutup matanya agar bisa tertidur tp dia sama sekali sulit untuk tidur, mia membuka jendela ruangannya dan membiarkan udara dingin menyerang ruangnnya, dan akhirnya mia pun bisa tertidur disana, saat pagi tiba mia terbangun dia segera mencuci wajahnya dan menggosok gigi saat keluar dari kamar mandi mia kaget melihat di ruangannya sudah ada bima, bima menatapnya, mia mnghampiri bima mereka terlihat sangat canggunng karena kejadian semalam, maafkan aku ucap bima, tidak apa" lupakanlah anggaplah tidak pernah terjadi, ucap mia, kenapa harus menganggapnya tidak pernah terjadi tanya bima dia sedikit kecewa apa kah aku tidak sedikitpun ada dihatimu, mia kaget dan berkata aku tidak bermaksud seperti itu ucap mia, aku minta maaf bim, apa hanya ada zoe saja disana bima berteriak kesal dan tanpa mereka sadari ternyata zoe sedang berdiri di belakang pintu ruangan mia, zoe kesana karena dia hendak pamit pada mia karena hari ini zoe akan keluar dari rumah sakit, zoe merasa kaget kenapa namanya disebut" di percakapan mereka, dan betapa kaget bima dan mia saat bima hendak keluar dia melihat zoe sedang berdiri disana, zoe terlihat bingung disana, mia mengusap air mata yg keluar dr matanya dan tersenyum pada zoe, ada apa zoe masuklah ucap mia, zoe bertanya apa kalian sedang membicarakanku? tidak itu zoe yang lain ucap mia, dr bima adalah dokter yang baik dan tampan kenapa kau menolaknya ucap zoe, mia tersenyum aku tidak menolaknya hatiku yang belum siap menerimanya zoe, jika aku wanita aku akan mudah jatuh cinta padanyA ucap zoe, ternyata seleramu sangat aneh gumam zoe. zoe tidak tau kalau dialah orang yang membuat mia belum membuka hatinya pada siapapun, ada apa kau kemari tanya mia, oh ia aku akan pamit pada kalian hari ini aku pulang zoe menjulurkan tangannya mia melihat dan menyambut uluran tangan zoe, zoe tersenyum dan berkata terimakasih dr mia, mia tersenyum dan menatap wajah zoe, zoe terlihat sangat bahagia mia bahagia menatap mata zoe yang berbinar, dan saat mereka bersalaman datanglah lea, zoe pangil lea zoe menoleh lea pun masuk ke ruangan mia, terimakasih dr ucap lea hari ini tunanganku sudah bisa pulang lea mengaitkan lengannya ke tangan zoe, mia menatapnya, dr bulan ini kami akan melangsungkan pernikahan datanglah ucap lea dengan gembira, zoe diam dan melepaskan tangan lea, terimakasih atas undangannya jika sedang tidak bekerja aku pasti mampir di pernikahan kalian ucap mia, lea sangat senang melihat reaksi mia yang tabah, baiklah aku pamit ucap zoe dan mia mengangguk saat mereka keluar dari ruangan mia, mia menatap zoe dari belakang dan dia terduduk disopa dan menutup wajahnya dengan lengannya, dia tidak tau apa yg harus dia lakukan saat ini, semuanya begitu sulit untuknya, dan karena perawat sudah memanggilnya untuk bekerja mia pun pergi bersama perawat.
__ADS_1
saat dia berjalan dia melihat zoe di luar zoe akan masuk kedalam mobil entah kenapa saat mia melihat zoe, zoe pun melihatnya mereka bertatapan sesaat dan disana mereka terlihat seperti berat untuk saling melepaskan zoe masuk kedalam mobil dan mia masih berdiri menatap mobil zoe yang berlalu, pemandangn itu seprti saat mia berlari mengejar ambulan yang membawa zoe pada saat itu, perasaan apa ini ucap zoe dia merasa sangat sedih melihat mia yang berdiri menatap kepergiannya, lea melihat zoe yg sedih dia beepikir apa zoe mengingat mia,,
__ADS_1
lalu zoe pun memejamkan matanya, hingga mereka sampai dirumah zoe, zoe berkata kepada lea, pulanglah aku ingin istirahat, zoe langsung masuk kekamarnya, dia masih melamun membayangkan mia yang menatap kepergiannya, zoe berbaring di tempat tidurnya. dia mengusap gelangnya agar hatinya bisa tenang. sedanggkann mia dia pun berpikir ini adalah perpisahan yang kesekian kali dengan zoe apakah mungkin jika kami bersama akan ada perpisahan yang lain pikir mia.
__ADS_1