
enam bulan berlalu sebentar lagi mia akan menghadapi ujian disekolahnya, begitupun bima, tak lupa lea dia pun akan mengikuti ujian sama seperti mia, sedangkan zoe terus mengasah kemampuannya dalam mengelola perusahaan, dia ingin bangkit dan ingin mempunyai perusahaan yang bisa berdiri sendiri tanpa harus melibatkan perjodohan bodoh demi memperkuat perusahaan, dia ingin kelak penerusnya tidak mengalami hal yang dia alami saat ini, biarlah saat ini zoe mengalaminya, tp bukan untuk memperkuat perusahaan melainkan untuk melindungi mia, mungkin saat zoe kuat dia beharap kelak dapat melindungi orang yang dia cintai,, saat ini zoe bekerja seperti singa yang sedang kelaparan, dia bagai manusia tak berjiwa, tidak pernah mengeluh lelah atau apapun ayahnya senang melihat perkembangan zoe dalam bisnis tp dia tidak sadar hubungan darah antara ayah dan anak semakin menjauh,, saat ini zoe seperti mesin pencetak uang diperusahaan, namun saat sendiri zoe menangis. ponsel berdering lea menelpon, zoe datanglah ke sekolahku besok semangati aku dipertandinganku zoe tidak menjawab dan menutup telpon lea, zoe tidak pernah datang kepertandingan lea zoe masih belum menyukainya walau lea selalu mendekatkan diri pada zoe. tidak berselang lama pintu kamar zoe terbuka ternyata lea yang datang, zoe memanggil pelayannya dan memarahinya kenapa dia bisa masuk ke kamarku? pekerja hanya menunduk zoe menarik napas dan mengusir para pekerja dirumahnya. jangan marah zoe, di rumah ini tidak ada yg bisa mengusirku ucap lea, besok datanglah kalau tidak aku akan memberikan poto wanita itu kepada ayahmu, lea mengancam zoe menggunakan mia, zoe semakin tidak menyukai lea, keluarlah ucap zoe mengusir lea, lea mengacuhkan zoe sambil berlalu keluar bsk pagi jangan lupa ucap lea, lea suka melihat zoe sangat setia mencintai mia, zoe adalah tipe cowo setia itu semakin membuat lea ingin mendapatkan zoe. pa adam masuk kekamar zoe, besok adalah hari penting bagi nona lea datanglah hargai sedikit perasaannya.ucap pa adam. zoe hanya terdiam, pa adam pun pergi meninggalkan zoe dikamarnya.
__ADS_1
pagi datang zoe sudah terbangun walau sangat malas tapi dia terpaksa bangun karena harus pergi kesekolah lea untuk menghadiri petandingannya, zoe bersiap dan pergi berangkat ke sekolah lea, tanpa diduga mia pun sudah diperjalanan dia mewakili sekolahnya untuk mengikuti pertandingan disekolah lea, sekolah lea adalah sekolah yang sangat bergengsi, walau lea berdarah kalimantan tapi sejak kecil dia menetap dijakarta, sedangkan sekolah mia hanyalah sekolah biasa, tapi karena mia sangat berbakat dibidang olah raga mia selalu mewakili sekolahnya untuk pertandingan antar sekolah mia sudah banyak menyumbang piala untuk sekolahnya.mia sampai disekolah lea bersama bima dan rombongan yang akan mengikuti lomba mereka berbaris mengikuti arahan panitia, dan lea pun sudah ikutt berbaris rapi, lea tidak tau bahwa gadis yang dicintai tunangannya sedang ada disekolahnya saat ini, mia bebaris didekat lea, lea daan temannya sangat berisik mungkin karena mereka merasa menjadi tuan rumah dan karena sekolahan mereka adalah kaum elit, teman" lea terlihat menggoda bima tidak dipungkiri bima pun memang tampan sehingga siapapun yang melihat pasti akan tertarik padanya, mia tersenyum melihatnya, tentu saja bima merasa tampan saat itu kareena gadis" menggodanya,sampai akhirnya terdengar suara teman lea berkata lea bukankah dia tunanganmu lihat disana, menunjuk kearah zoe, dan lea memanggil zoe,,,, aku disini, seketika mia menoleh melihat kearah lea memanggil zoe seketika jantung mia serasa tertikam benar mia melihat zoe disana dan bima pun menoleh kearah mia, bima langsung memakaikan mia topi yang dipakainya, mia terlihat gugup dan bima memegang tangannya dan menatap mia, sedangkan disebrang zoe terlihat terduduk dn memandang tak tentu arah, sesekali mia mencuri pandang ke arah zoe, walau zoe menyakitinya tapi terkadang mia masih merindukannya, mia melihat zoe mia merasa saat ini zoe terlihat lebih kurus berbeda saat mia mengenal zoe dulu, saat pembukaan berakhir para siswapun dibubarkan mereka mulai berlomba dengan bidang masing"
__ADS_1
lea segera mendekati zoe dia menggaeg tangan zoe, sontak saja mereka menjadi perhatian zoe diam saja karena dia mencoba menghargai lea dilingkungnya, dan zoe pun tidak ingin mencari masalah supaya dia bisa segera pergi dari sana, mia sudah bertanding dengan yang lain begitu juga lea hingga mereka bertemu difinal, tibalah saatnya pertandingan mia dan lea zoe tidak peduli pada pertandingan itu dia hanya duduk dan tertunduk di kursinyA, sampai saat juri memanggil nama lawan yang akan melawan lea, juri memanggil nama mia dan zoe menatap ke arah lawan lea, zoe hampir tidak percaya bahwa saat ini mia berada dekat dengannya,zoe tidak berkedip menatap wanita yang sangat dia rindukan kini ada dihadapannya dia sangat ingin memeluknya, pa adam memegang pundak zoe dan zoe pun tersadar dan menundukan wajahnya, mia tidak merespon tatapan zoe padanya dia bertingkah seperti tak pernah mengenalnya, dan bima sangat benci melihat zoe, karena dia telah membuat mia terluka. selama pertandingan zoe selalu mencuri pandang melihat mia sambil memegang gelang yang pernah diberikan mia padanya, tapi saat melihat lea zoe kembali teringat pd perjanjiannya bersama ayahnya saat mengingat hal itu zoe merasa sedih dan sakit pada hatinya, dia harus menepis semua perasaannya terhadap mia karena dia tidak mau mia menderita kembali. pertandingan berlangsung dan lea memenangkan pertandingan dengan skor yang berbeda tipis dari mia, lea sangat bersemangat dipertandingan karena mendapat lawan yang kuat seperti mia, hingga saat pertandingan selesai lea mengahampiri mia dan mengajak berjabat tangan kau sangat hebat ucap lea, dan mia tersenyum saat lea melihat mia tersenyum lea teringat sesuatu tentang wajah mia, lea menatap mia dan lea segera tersadar, bahwa mia adalah wanita yang zoe cintai, lea menjabat tangan mia dan melihat zoe, dan lea melihat saat zoe menatap mia. setelah berjabat tangan mia pergi untuk menghampiri bima, bima merangkulnya dan memberi mia suport. saat mia makan dijamuan makan siang mia teringat pada kalung yg zoe berikan padanya, mia akan mengembalikannya pada zoe dia mengambil kalung ditasnya, dan memasukannya kedalam saku. mia melihat zoe pergi ke arah taman belakang dan mia menyusulnya,saat sampai di taman belakang mia melihat zoe yang sedang berdiri sambil membawa botol air minera, mia memanggilnya menghampirinya, zoe panggil mia zoe menoleh dan tidak menyangka saat ini mia ada dihadapannya, mia ucap zoe mereka terdiam sejenak, lalu terdengar zoe bertanya apa kabar? aku baik jawab mia, mia mengambil kalung dari sakunya, ini milikmu aku kembalikan, hati zoe merasa tercabik zoe tau mia pasti membencinya, tapi apakah kau benar" ingin melupakanku mia bahkan kau tidak ingin memiliki kenangan bersamaku ucap zoe dalam hati. aku sudah memberikannya padamu ucap zoe kalau kau tidak mau kau boleh membuangnya sahut zoe dingin, mia menaruh kalung itu di meja dan bekata, aku tidak mau memilikinya kalung itu selalu mengingatkanku bahwa kau ada, sekarang ambilah kembali bersamamu agar aku tau kau hanyalah mimpi bagiku, mendengar mia bekata seperti itu zoe merasa belati yg terbuat dri es sedang menusuk dadanya saat ini, mia pergi meninggalkan zoe, dan zoe masih berdiri dan menahan tangis disana, di kejauhan lea memperhatikan mia dan zoe, setelah mia pergi, bima mencari mia dan melihat zoe d taman belakang bima menghampiri zoe, zoe apa kabar ucap bima zoe melihat kearah bima dan bugg bima mendaratkan sebuah tonjokann diwajah bima hingga bibir bima berdarah, zoe erjatuh dan bima mengangkat zoe dengan menarik kerah bajunya, ingatlah dan menonjoknya kembali, satu untuk mia dan satu lagi hadiah dariku karena kau sudah berani menyakitinya. zoe tidak melawan dan bima melepaskannya sambil berlalu pergi, lea datang menghampiri zoe kenapa kau tidak melawan ucap lea zoe bangun dan pergi darisana didalam mobil zoe melihat mia yang sedang terduduk sambil menatap langit zoe menyuruh supir menghentikan mobillnya sebentar, zoe memperhatikan mia, mia terlihat sedih disana, lalu zoe menyuruh supir berjalan dan mobil zoe berlalu di depan mia zoe menyentuh jendela ingin menyentuh mia maafkan aku mia ucap zoe dalam hati, dan merekapun berpisah disana.
__ADS_1