Dipeluk Langit

Dipeluk Langit
disapa mentari pagi


__ADS_3

zoe dan mia terbangun karena matahari pagi menyapa wajah mereka saat membuka mata mereka saling menatap setelah sadar mereka segera bangun sambil berteriak kaget, kenapa kau tidur bersamaku kata mia zoe menatap mia sambil tersenyum dan menggodanya bukankah semalam adalah malam yang menyenangkan ucap zoe,, apa kau gila mia memeriksa tubuh dan pakaiannya zoe menyeringai hah dasar wanita mesum sambil bergegas pergi kebawah untuk mandi, tinggallah mia di atap yg terduduk di bale sambil memukul dan menggaruk epalanya dia bicara pada dirinya sendiri apa yang kau perbuat miaaaa huuhhuuuu dia berusaha mengingat apa yg terjadi semalam,, tidak lama suara org naik ke atap dilihatnya nisa berdiri disana, apa kau tidak mau sekolah kata nisa mendengar itu mia segera bergegas pergi dan bersiap untuk sekolah nisa tersenyum, nisa tau mereka tidur bersama di atap karena pagi-pagi buta nisa sudah bangun dan saat naik ke atap untuk menjemur dia melihat mia dan zoe yg sedang tidur sambil berpelukan mia hanya tersenyum mengingat apa yg dia lihat tadi pagi.


mia berangkat pergi ke sekolah dan zoe pun pergi bekerja seperti biasa bima sudah menunggu mia di jalan, tumben telat kata bima, sorry malem gw ga bisa tidur saut mia,, lu ga kerjakan ngga sahut mia, mia bohong pada bima karena mia tidak mau bima mengkhawatirkannya, disekolah mia masih mengingat-ingat apa yg terjadi semalam, Semakin mengingat dia semakin merasa gatal di kepalanya, lu ga mandi ya dari tadi garuk-garuk kepala melulu, mandi bim,, itu kenapa lu garuk-garuk" terus mia tersenyum cih malah nyengir,,, bima sangat perhatian terhadap mia bima adalah teman satunya mia disekolah, bima sangat baik dan sayang kepada mia.dan mia pun adalah teman yg baik untuk bima mereka sangat cocok. bahkan orang" mengira mereka adalah sepasang kekasih.

__ADS_1


sepulang sekolah seperti biasa mia pergi bekerja dia pulang larut malam, tapa di duga hari ini bima menjemput mia k tempat kerja mia kaget melihat bima menjemputnya tak lama mia pun melihat zoe datang dan zoe pun melihat bima sudah disana, hingga akhirnya zoe kembali pulang ke kosan dan tak lama mia sampai dikosan diantar bima saat mia hendak masuk ke kamar bima menarik tangan mia,, apa?? bima tersenyum emmm mia menatap bingung apaan si lu,, bima tersenyum sambil berkata selamat malam mia melihat bima sangat aneh hari ini,, padahal sebenarnya hari ini bima berniat mengutarakan isi hatinya tapi lagi" dia tidak berani dan mengurungkan niatnya. zoe yg sudah berada hanya mendengar dan sebagai laki" zoe tau bahwa bima pun menyukai mia. zoe berpikir bahwa bima adalah pria yang baik, kalau saja mereka bertemu lebih dulu sebelum zoe bertemu mia mungkin mereka akan menjadi teman baik, zoe tidak pernah punya teman baik karena sejak kecil dia penyendiri. hanya pengawal dan asisten dirumahnya yg selalu menemaninya.


sepertinya zoe sedikit merindukan suasana rumahnya, walau begitu zoe ingin hidup menjadi dirinya sendiri dia ingin terlepas dari bayang" orang tuanya dia sudah muak berhadapan dengan manusia" yg menghalalkan segalanya untuk mencapai tujuan mereka, zoe ingin merasakan ketulusan dan cinta yg sebenarnya hidup sederhana namun penuh dengan kehangatan seperti keluarga" yang lain.

__ADS_1


hingga tak terasa zoe tertidur, didalam kamar miA pun sedang menatap langit" dan berpikir kenapa zoe tidak menyapanya tadi apa zoe marah karena , dia pulang bersama bimA, ah bodo amat ngapain gw mikirin zoe, sambil menggaruk kepalanya inget mia yang harus lu pikirin itu kenapa lu bisa tidur bareng zoe tadi malem,, bodo ah inget itu bikin gw lebih pusing lagi. sambil menutup wajahnya menggunakan selimbut oh ia mia ingat bsk adalah hari senin mia akan bangun sebelum subuh, mia segera menyetel alarmnya tepat di jam 3 pagi.


tepat jam 3 alarm berbunyi dan mia pun terbangun karena alarm mia sangat kencang zoe pun sampai terbangun mendengarnya,, zoe melihat jam ternyata baru jam 3 pagi saat zoe akan memejamkan mata dia mendengar suara pintu mia terbuka zoe mengintip di celah pintunya ternyata mia keluar, zoe segera meraih jaket dan memakainya sambil mengikuti mia keluar, dasar wanita gila mau kemana dia dipagi buta seperti ini zoe melihat mia berdiri di jembatan penyebrangan dia melihat ke sebrang jalan dilihat oleh zoe mia sedang menatap seorang pria paruh baya yg berusia sekitar 50 th lebih memakai jaket tebal, mia terus menatap pria itu mengikutinya dari belakang tanpa mia sadari bahwa dia pun sedang di ikuti oleh zoe sampai pas saat mia melihat pria itu tersandung mia seperti refleks ingin menolongnya tp mia tidak berani menemui pria itu, pria itu masuk kedalam stasiun dan mia menatap pria itu dari kejauhan sampai pria itu tak terlihat, mia terlihat berjongkok sambil menenggelamkan wajahnya ke lengannya, apa itu kenapa dia jongkok disitu dasar cewe aneh zoe memandangnya dan menyadari sepertinya mia sedang menangis, hingga tak lama mia bangkit dan berjalan kembali menuju penyebrangan jalan

__ADS_1


disana dia menatap jalan raya dibawahnyA dia menatap lurus kearah jalan itu,dia terlihat sangat sedih, sekarang zoe mengerti mia sedang merindukan keluarganya dan zoe tau mungkin pria tadi pun adalah ayahnyA, karena seburuk apapun keluarga mereka tetaplah keluarga, tidak akan menjadi orang lain. zoe mengerti itu karena dia pun mengalami itu dalam hidupnya, sayangnya dalam hal ini zoe pergi meninggalkan rumah karena kemauan sendiri sedangkan mia dia di usir dari rumahnya.


zoe tidak bisa berbuat apa" dia hanya menatap mia dikejauhan,, sampai mia kembali ke kosan dan zoe pun kembali masuk kedalam kamarnya hari ini mia dan zoe sedang sama" libur jadi mereka bebas bangun siang. setelah matahari sudah terasa panas, terdengar suara rico memanggil mia dan zoe,, kk bangun sudah siang dipanggil k nisa zoe dan mia pun terbangun mereka segera mencuci muka dan masuk kedalam kamar nisa, ada apa sahut mia,, masuklah kita makan bersama sahut nisa ayo zoe duduk makanlah hari ini aku sengaja masak banyak supaya kita bisa makan , mia terlihat senang zoe menatap mia dia pun tersenyum karena melihat mia yang sangat terlihat terhibur karena mereka berkumpul, tak lupa nisa pun memotret kebersamaan mereka tak lupa mia menjepret candid saat zoe menatap mia, nisa suka melihat pemandangan itu dia pun tau zoe adalah pria yang baik, wah kurang k bima nih kata rico, zoe nyeletuk baguslah dia tak ada sambil tersenyum mia langsung menatap zoe dan zoe kembali tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2