Dosen Ku Mantan Ku

Dosen Ku Mantan Ku
Kecelakaan


__ADS_3

Setelah berpisah dengan Intan, Angel sekarang tengah mengendarai mobilnya tak terasa hari sudah mulai menjelang malam.


"Ini semua gara-gara Intan, jika dia tak mengajak ku ke mall pasti aku akan pulang cepat. Dan aku harus mengantarkan nya pulang lagi, ini pasti Mommy dan Poppy marah.." Gumam Angel.


Angel yang tengah mengendarai mobilnya, saat dia melihat ke spion mobil ada sebuah mobil hitam tepat berada di belakangnya. Angel merasa mobil itu terus mengikuti nya.


Angel yang takut pun langsung tancap gas, dia mempercepat laju mobilnya, dan seperti yang Angel duga. Rupanya mobil itu pun ikut mempercepat laju nya.


"Sialan, siapa sih?" Gumam Angel.


Brak...


Tanpa di duga mobil di belakang nya itu sudah berada di sampingnya, dan menyenggol mobil Angel.


Angel yang tak mau kalah pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, tapi tanpa di duga mobil di belakangnya menabrak Angel sehingga dia kehilangan kendali mobilnya.


Angel yang kaget saat mobil yang di tumpangi menabrak pembatas jalan.


"Aaaaaaa......."


Brak.....

__ADS_1


Angel yang masih berada di dalam mobil pun hanya bisa diam dengan tubuh yang lemas, darah bercucuran keluar dari keningnya. Kini wajah dan tubuhnya berlumuran darah, tapi kesadarannya masih ada.


"Arg.." Angel berusahalah untuk bangkit, mobilnya kini berada di posisi terbalik.


Angel mulai merangkak keluar dari dalam mobil, suasana jalanan tengah sepi dan tak ada gedung atau pun rumah di jalan tempat Angel kecelakaan.


Angel berusaha keras mengambil handphone milik nya, dan dia berusaha untuk menelpon nomor seseorang.


Tanpa di duga Angel menelpon nomor pria misterius yang waktu itu.


Jonathan yang melihat Angel menelpon langsung tersenyum, kemudian dia segera mengangkat panggilan dari mantan kesayangannya itu.


"Ha..Lo.. Tolong, tolong aku.."


Jonathan yang menderita suara Angel yang terdengar terbata-bata.


"Ada apa?" Jonathan memasang wajah panik.


"Tolong..."


Tapi sebelum Angel menyelesaikan ucapannya, panggilkan nya terputus. Dan samar-samar Jonathan mendengar suara laki-laki.

__ADS_1


Dengan cepat Jonathan segera melacak lokasi ponsel milik Angel, setelah mendapatkan lokasi Angel. Jonathan segera bergegas pergi menuju ke lokasi Angel.


Angel yang sudah tak berdaya hanya bisa terbaring di jalan aspal, dua orang suruhan Olivia pun memeriksa keadaan Angel. Setelah itu mereka segera pergi meninggalkan Angel sendirian.


Angel merasakan sakit di kepalanya, tubuhnya terasa lemah tak berdaya. Dia tak sanggup untuk bergerak sedikit pun, dia hanya berharap semoga saja ada orang yang bisa menolongnya


...


Olivia yang tengah berada di rumahnya pun menerima telpon dari orang suruhannya, sebuah senyuman terukir di wajahnya.


Dia sangat puas setelah mendengar kabar dari dua orang suruhannya itu.


Setidaknya rasa kesalnya karena Jonathan, kini telah terobati oleh kabar yang di sampaikan kedua orang itu.


"Itulah akibatnya telah berani merebut Jonathan dari ku.." Gumamnya.


Dia tak sabar ingin mendengar berita kematian wanita itu, sudah banyak wanita yang Olivia bunuh. Dan alasannya pun sama karena mereka berusaha untuk mendekati Jonathan.


Lagi pula Olivia adalah orang yang kaya raya, tak ada satu pun orang yang berani memenjarakannya. Meski kejahatannya di ketahui, orang tuanya pasti akan siap siaga memberikan perlindungan untuk nya.


Jadi Olivia tak pernah takut dengan kejahatan yang di lakukan, karena di negara ini hukum bisa di beli dengan uang.

__ADS_1


__ADS_2