
Jonathan yang baru pulang pun langsung di sambut oleh ibunda kesayangan nya.
"Kok kamu baru pulang?" Tanya nya.
"Emmm... Tadi ada sedikit kerjaan." Jawab Jonathan.
"Coba tebak siapa yang lagi nungguin kamu." Ucap Ibu Jonathan sambil tersenyum.
"Menunggu aku? Siapa?" Tanya Jonathan.
"Tebak aja..." Ucap Ibunya.
"Aku gak suka main-main." Jawab Jonathan.
"Ih.. Kamu tuh yah... Siapa lagi kalau bukan Olivia." Ucap ibundanya.
Jonathan yang mendengar hal itu hanya ber Oh ria, kemudian Olivia pun datang menghampiri Jonathan.
"Lihat, Olivia datang ke sini sengaja. Dan dia juga membuatkan makanan untuk mu, ayo kita makan malam bersama." Ucap Ibundanya.
"Emm.. Aku tak lapar." Jawab Jonathan karena kebetulan dia sudah makan di rumah Angel.
"Kamu jangan gitu dong, Jo. Kasian Olivia, dia sudah susah payah buatin makanan untuk kamu." Ucap Ibundanya.
"Oke." Jawab Jonathan yang tak ingin berdebat dengan ibundanya, meski perutnya sudah sangat kenyang.
Di atas meja makan sudah tersaji banyak makanan, terlihat Olivia dengan lembut menarik kursi untuk Jonathan dan juga menyiapkan makanan untuk pria yang berstatus tunangan nya itu.
"Kamu liat, Olivia sangat telaten melayani kamu. Kalian pasti akan menjadi pasangan suami istri yang sangat romantis." Ucap Ibunda Jonathan.
"Tante bisa aja, Olivia hanya melakukan hal kecil." Ucap Olivia sambil tersipu malu.
__ADS_1
"Itu bukan hal kecil, Olivia. Tapi itu memang tugas seorang wanita." Ucap Ibunda Jonathan.
Jonathan yang mendengar perbincangan antara Olivia dan ibu nya, hanya bisa diam sambil memakan makanan yang ada di atas meja. Tapi Jonathan hanya makan sedikit karena perutnya sudah sangat kenyang.
"Jo, kok kamu makan sedikit sih?" Tanya Ibu Jonathan kepada Putra nya.
"Aku lagi gak nafsu makan, Bu." Jawab Jonathan.
"Jangan gitu dong, Olivia udah susah payah nyiapin ini semua buat kamu." Ucap Ibu Jonathan kepada putranya.
"Gak papa kok Tante, mungkin Jonathan udah makan di luar. Lagian gak baik juga kan, kalau kita memaksa makan jika perut udah kenyang." Ucap Olivia.
"Kamu memang wanita yang sangat pengertian Olivia, lihat Jo. Tunangan kamu, dia sangat perhatian pada mu." Ucap Ibu Jonathan kepada putra nya.
Rosalina Joice Stevanikoo nama ibu dari Brian, wanita keturunan Inggris indo itu merupakan Nyonya besar di keluarga Brian.
Suami nya yang kini sedang berada di luar negeri sangat menyayangi istri nya, apa yang di katakan oleh Rosalina pasti akan di turuti oleh suaminya.
Setelah selesai makan, Rosalina langsung menyuruh para pelayan untuk membereskan semua sisa makanan yang ada di atas meja.
"Ke kamar, istirahat." Jawab Jonathan sambil berjalan tanpa menghiraukan panggilan dari Ibundanya.
"Aduh... Maaf yah, Olivia. Jonathan mungkin lagi lelah jadi seperti itu." Ucap Rosalina meminta maaf kepada Olivia.
"Gak papa kok Tante. Olivia ngerti kok, kalau gitu. Olivia pamit pulang dulu yah.." Ucap Olivia.
"Gak nginep aja di sini?" Tanya Rosalina.
"Enggak Tante, lain kali aja." Jawab nya.
"Ya udah, kamu hati-hati di jalan yah." Ucap Rosalina.
__ADS_1
Setelah itu Olivia langsung bergegas keluar dari dalam rumah tersebut dan segera masuk ke dalam mobil miliknya.
"Sialan kau Jo.. Beraninya kamu mengacuhkan keberadaan ku, awas saja. Jika ayah mu sudah pulang, aku akan mendesak nya untuk menentukan tanggal pernikahan kita." Ucap Olivia.
Kemudian Olivia langsung melaju kan mobil milik pergi meninggalkan rumah Jonathan.
Sementara itu..
Jonathan masih terbaring di atas ranjang sambil melihat ke langit-langit kamar nya, sebuah senyuman terukir di wajah Jonathan ketika otaknya memutar memori saat dia bersama dengan Angel.
"Jo.. Kamu sudah tidur?" Tanya Ibu Jonathan sambil masuk ke kamar anak nya tanpa mengetuk pintu.
"Ada apa Bu?" Tanya Jonathan.
"Kamu harus lebih baik memperlakukan Olivia, mau bagaimana pun dia itu tunangan kamu. Yang kelak akan menjadi istri mu." Ucap nya.
"Jonathan sudah memperlakukan Olivia dengan baik." Jawab Jonathan.
"Ibu juga punya mata Jo.. Ibu tahu kamu gak memperlakukan Olivia dengan baik. Dan ibu harap kamu memperlakukan Olivia dengan baik, karena bagaimanapun dia adalah tunangan kamu. Pertunangan kalian sudah di tentukan dari dulu, dan lagi keluarga Olivia setara derajat nya dengan keluarga kita." Ucap Ibu Jonathan.
"Terserah ibu saja, aku tak ingin berdebat." Ucap Jonathan.
"Jangan bilang kamu masih memiliki perasaan terhadap wanita itu, Jo.." Ucap Rosalina dengan tatapan dingin.
Jonathan terdiam saat ibunya menyebut wanita itu yang tak lain adalah Angel.
"Apa sih Bu, kenapa harus bahas itu terus. Aku sudah berpisah dengan nya selama bertahun-tahun dan aku sudah menuruti kemauan Ibu untuk berpisah dengan nya, jadi jangan ungkit-ungkit dia lagi." Ucap Jonathan.
"Ibu tak ungkit-ungkit wanita itu, ibu hanya bertanya karena bisa saja kau masih memiliki perasaan untuk nya. Dan kau harus sadar diri Jonathan, dunia mu dan wanita itu berbeda. Kalian tak di terlahir di dunia yang sama, wanita itu adalah kasta rendah." Ucap Rosalina mengingat kan anak nya.
"Oke.. Oke.. Aku ingat, sekarang ibu keluar dari kamar ku. Karena aku ingin istirahat." Ucap Jonathan sambil mengusir ibunya pergi.
__ADS_1
Setelah kepergian ibu nya, Jonathan hanya bisa menghela nafas panjang.
Kisah cinta nya tak seberuntung kehidupan nya. Jonathan di paksa harus berpisah dengan Angel karena perbedaan status mereka.